*BRAKKK*
Suara bantingan pintu membuat kai dan sehun yg sedang menikmati minuman berakohol itu sontak melihat ke arah suara.
"Astaga caplang! Kau membuat pecah gelasku aishh" ucap kai kesal melihat chanyeol membanting pintu utama nya.
"Dimana istriku?!" Tanya chanyeol
"Tentu saja dikamar nya bodoh, disebelah kamar kai" jawab sehun.
Chanyeol pun berlari menuju kamar yg disebutkan oleh sehun, di buka nya pintu dengan tergesa gesa ia melihat malaikat nya sedang tertidur dengan damai namun ada kerutan di dahi nya. Chanyeol pun duduk di pinggir tempat tidur dan mengelus lembut kerutan di dahi nya hingga perlahan lahan menghilang. Kecup nya dengan lembut.
"Maafkan aku karna tidak ada disamping mu. Mulai sekarang kau harus ikut kemanapun aku pergi, aku tidak akan meninggalkanmu" ucap chanyeol lalu dikecupnya kembali kening baekhyun.
Terkadang chanyeol bingung dengan istri nya yg tidak akan terganggu jika ia menciumi nya saat sedang tertidur. Apa sebegitu lelap nya kah istri nya setiap tidur?bahkan chanyeol pernah memecahkan gelas di kamar saat baekhyun tertidur, namun lagi lagi baekhyun tidak terganggu sedikit pun.
Chanyeol kembali bertemu kedua sahabat nya dan menanyakan hal yg terjadi, tentu saja kai dan sehun menceritakan hal yg baru saja terjadi. Dan kai serta sehun pun menjelaskan pada chanyeol tentang perasaan mereka yg seperti dipermainkan oleh pelaku tersebut.
"Aku yakin ia penjahat yg baru chan.. kalau ia sudah mahir, tentu ia akan mengetahui siapa kita sebenarnya bukan?" Tanya kai yg diangguki oleh sehun
"Itu benar. Kalangan penjahat penjahat kelas atas pun sudah tau dengan kita. Berarti sudah jelas ini hanya orang yg awam dengan hal hal seperti ini" tambah sehun
"Ya.. aku akan membahas ini lg besok" ucap chanyeol memijit kening kepala nya.
Sedangkan baekhyun tiba tiba saja terbangun ditengah malam dan merasa mual, hingga ia pun berlari ke kamar mandi untuk memuntahkan isi perut nya. Namun yg keluar hanya cairan bening. Setelah selesai ia pun kembali ke tempat tidur untuk melanjutkan tidur nya. Ketika ia ingin tidur, entah tiba tiba saja ia tidak nyaman memakai piyama. Atau mungkin bawaan janin nya? Baekhyun pun melepas piyama nya dan hanya memakai celana dalam, karna setiap tidur ia tidak nyaman jika menggunakan bra. Baekhyun pun mencoba kembali ke alam mimpinya, tanpa menyadari suami nya yg berada dibawah dengan kedua sahabat nya.
Pagi hari nya baekhyun mengerjapkan mata nya untuk menyesuaikan cahaya yg mengenai nya. Pemandangan pertama yg ia dapatkan adalah suami nya sedang tersenyum hangat melihat ke arah nya.
"Apa yg kau lakukan disini?" Tanya baekhyun
"Bertemu denganmu tentu nya. Aku merindukan mu" ucap chanyeol lalu memeluk baekhyun erat.
"Aahh baek. Mengapa kau tidak memakai baju mu?kau ingin menggodaku hm? Aku merindukan tubuhmu baek.." chanyeol mencium lembut leher istri nya.
"Eunggh aku sedang tidak ingin chan. Aku ingin mandi" ucap baekhyun lalu mencium lembut bibir chanyeol dengan cepat dan menggenggam sesuatu dibawah chanyeol yg sedang berdiri tegak dengan sengaja, lalu baekyun berlari ke arah kamar mandi.
"YAKK PARK BAEKHYUN! Aishh kau harus tanggung jawab sayang!" Teriak chanyeol agar baekhyun mendengarnya.
Pagi itu mereka sarapan bersama, ber enam seperti biasa tidak lagi berlima karna chanyeol sudah kembali dengan cepat untuk menemui permata nya yg sangat ia cintai. Kai chanyeol dan sehun pun pergi untuk berkerja. Sedangkan baekhyun luhan dan kyungsoo pergi untuk kuliah. Hari itu mereka lewati seperti biasa, seakan akan hal yg semalam itu tidak pernah terjadi.
Ketika malam tiba, setelah mereka makan malam bersama mereka memutuskan untuk menonton film bersama di ruang santai. Ditengah tengah film, baekhyun membisikkan sesuatu pada luhan dan kyungsoo yg berada di samping nya.
"Aku ingin ramen yg sangat pedas..." ucap baekhyun dengan nada sedih
"Apa?kita baru saja makan baek" ucap luhan kaget. Pasalnya menu makan malam tadi adalah steak, dan baekhyun masih merasa lapar?
"Ya tapi aku ingin ramen..." ucap baekhyun sedih
"Tidak baek. Yg lain saja, ramen tidak baik untukmu" ucap kyungsoo membuat baekhyun tiba tiba saja mendadak seperti ingin menangis tanpa di sadari oleh ketiga lelaki didepan nya yg sedang fokus menonton.
"Eh eh? Jangan menangis baek! Astaga aku lupa hormon mu sedang labil. Bagaimana ini soo?" Tanya luhan
"Aishh jangan menangis baek aku akan membuatkan nya. Sudah jangan menangis" ucap kyungsoo lalu berdiri ke arah dapur dan membuat ramen pedas sesuai keinginan baekhyun.
Tak lama kyungsoo kembali dengan membawa ramen dan langsung saja dimakan dengan lahap oleh baekhyun, membuat luhan dan kyungsoo melebarkan mata nya. Ramen habis dalam 5 menit, luhan dan kyungsoo pun bertatapan bingung dengan perubahan kehamilan baekhyun yg drastis. Baekhyun yg kuat, sekarang jadi cengeng. Baekhyun yg makan nya sedikit sekarang layaknya memberi makan kudanil. Namun mereka memaklumi hal itu mengingat ada nyawa yg berada di perut sahabat nya. Film pun selesai, para lelaki pun membahas beberapa scene film. Kai menoleh ke arah kyungsoo yg sedang mengobrol dengan baekhyun dan luhan.
"Eoh?kau memakan ramen sayang?" Tanya kai
"Eoh? Ani.. ehm ini.. ini.." kyungsoo tidak tahu harus menjawab apa
"Ini aku yg makan" ucap luhan membuat ketiga lelaki itu melebarkan mata nya
"Astaga kau seperti sapi yg makan nya banyak" ucap sehun pelan namun terdengar oleh luhan
"Apa kau bilang?sapi?!" Luhan dengan nada tinggi lalu menghampiri sehun dan menjambak rambut nya dengan keras, membuat sehun teriak kesakitan sedangkan yg lain hanya tertawa sudah biasa melihat pertengkaran sehun dan luhan.
Setelah selesai menonton film, mereka pun kembali ke kamar masing masing untuk beristirahat. Chanyeol memeluk erat istri nya, sesekali mencium puncak kepala baekhyun.
"Apa kau tidak ingin mencoba lagi?" Tanya chanyeol
"Mencoba apa?" Ucap baekhyun
"Mencoba mendapatkan little park" jawab chanyeol namun baekhyun hanya terdiam bingung. Karna ia sendiri tahu bahwa suami nya sudah menginginkan nya sejak kemarin, ia pun merasakan hal yg sama. Namun di sisi lain baekhyun belum mengkonfirmasi tentang hal ini pada dokter nya, ia takut jika ia dan chanyeol melakukan nya. Hal itu justru malah membuatnya kehilangan si kecil.
"Besok besok saja chan. Aku benar benar lelah sayang" ucap baekhyun yg sebenarnya tidak tega
"Baiklah.. mimpi indah sayang." Ucap chanyeol mencium lembut kening istri nya
"Mimpi indah Park Chanyeol" baekhyun mencium lembut dada chanyeol. Lalu kedua nya pun tertidur dengan tenang.
Hari hari berikutnya pun mereka jalani dengan seperti biasa, baekhyun yg sudah mengunjungi dokter untuk menanyakan hal yg kemarin. Ternyata ia bisa melakukan nya asalkan dengan pelan tidak boleh terlalu keras melakukan nya. Baekhyun juga mencoba menahan morning sickness nya setiap pagi, kadang ia memuntahkan isi perut nya dengan mencoba tidak mengeluarkan suara. Sulit bukan?ya semua itu ia lakukan agar chanyeol tidak curiga dengan nya. Mereka melalui hari hari bersama dengan tenang tidak ada masalah masalah, hingga tak terasa 2 minggu sudah mereka lewati dengan tenang.
Suatu malam, pukul 2 pagi baekhyun terbangun dari tidur nya dan menuju lemari es untuk mencari es krim. Namun ia tidak menemukan apa apa, baekhyun pun berjalan ke kamar luhan dan membangunkan nya.
"Enghh apa baekk" ucap luhan yg masih memejamkan mata nya.
"Lu.. ingin es krim pisang..." ucap baekhyun mengguncang tubuh luhan
"Kau tidak suka pisang baek" luhan yg sudah terduduk namun masih dengan mata menyipit
"Tapi aku ingin es krim sekarang" ucap baekhyun yg sudah ingin menangis
"Ck baiklah. Aku akan membangunkan kyungsoo dulu" ucap luhan yg diangguki baekhyun. Mereka pun berjalan ke kamar kyungsoo dan membangunkan nya.
"Soo bangun! Baekhyun mau es krim pisang" ucap luhan
"Enghh dia tidak suka pisang bodoh" jawab kyungsoo
"Tapi dia ingin sekarang soo. Nanti ia menangis!" Ucap luhan yg sudah melihat baekhyun meneteskan air mata nya.
"Ck astaga baek jangan menangis! Baiklah baik. Kami akan membeli nya" ucap kyungsoo. Kedua nya pun bergegas mengendarai mobil ditengah malam hanya untuk membeli es krim pisang untuk sahabat nya.
Setelah mereka membeli begitu banyak es krim rasa pisang, mereka pun hanya bisa memperhatikan baekhyun yg menghabiskan 3 mangkuk es krim, mereka melihat baekhyun yg memakan es krim seperti memakan ramen yg cepat. Setelah selesai, baekhyun pun memeluk kedua sahabat nya dan mencium pipi kedua sahabat nya. Namun satu hal lagi, baekhyun menginginkan mereka bertiga tidur bersama yg tentu saja disetujui oleh kedua sahabat nya. Mereka pun tertidur bersama di kamar luhan, di kasur yg sama. Luhan dan kyungsoo berharap, kemanjaan yg di alami baekhyun tidak berkepanjangan.. karna jika hal itu terjadi selama kehamilan baekhyun, bisa dikatakan jadwal tidur mereka akan berantakan untuk memenuhi keinginan sahabat nya yg menurutnya aneh. Namun di sisi lain luhan dan kyungsoo merasa senang karna kehamilan baekhyun, dan mereka selalu berharap agar bisa selamanya seperti ini.. damai dan tidak ada yg mengganggu kehidupan mereka. Tidak ada salah nya berharap bukan?
TBC
FOLLOW. VOTE. COMMENT.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Lovely Troublemaker - END
FanfictionPark Chanyeol seorang CEO di perusahaan milik nya Park Corp. park chanyeol yg terkenal dengan sifat dingin dan misterius nya itu. Namun ia juga terkadang bisa bersifat hangat terharap orang terdekat nya. Hanya kedua sahabat nya saja yg mengetahui ba...
