CHAP 18

9.1K 672 18
                                        

Cahaya matahari di pagi hari menganggu tidur chanyeol yang nyenyak. Chanyeol mengerjapkan mata nya berkali kali menyesuaikan mata nya melihat cahaya. Lalu matanya terbuka sempurna dan melihat kearah samping. Tidak ada baekhyun disamping nya. Ia pun bergegas ke kamar mandi namun nihil tidak ada baekhyun di dalam.

Chanyeol pun keluar kamar dan samar samar mendengar suara seperti ada yang sedang masak di dapur nya. Lalu ia melihat baekhyun sedang masak membelakangi chanyeol. Chanyeol pun menghampiri baekhyun dan memeluknya dari belakang dan mencium lembut leher baekhyun. Baekhyun yang merasa di peluk chanyeol, tubuh nya mendadak kaku.

"Morning sayang" ucap chanyeol dengan suara yang menurut baekhyun sangat sexy! Suara serak karna baru bangun tidur. Baekhyun pun mematikan kompor dan membalikkan badan nya.
"Ehm morning. Duduk lah, aku akan menyiapkan makanan" ucap baekhyun yang dibalas senyuman hangat oleh chanyeol

Sumpah, saat ini jantung baekhyun benar benar tidak bisa di ajak kerja sama. Baekhyun merasa kaki nya lemas dengan perlakuan chanyeol tadi. Baekhyun berkali kali menarik nafas untuk menormalkan detak jantung nya.

Baekhyun menyiapkan sarapan untuk chanyeol dan dirinya.

"Aku tidak tahu kau bisa masak baek" ucap chanyeol dan memakan masakan baekhyun.
"Kau tidak tahu apa apa tentang ku" balas baekhyun cuek
"Hm. Maka dari itu biarkan aku mengetahui segala tentangmu. Apapun itu" ucap chanyeol sambil melihat ke kedua mata baekhyun dengan dalam.

Baekhyun serasa tenggelam oleh tatapan yang diberi chanyeol. Sangat dalam. Lalu ia menyadarkan dirinya.

"Ehm. Mianhe, karna semalam aku mabuk. Walau aku tidak mengingat apa apa, tapi sungguh aku benar benar minta maaf karna sudah merepotkanmu. Sehabis sarapan aku akan pulang" ucap baekhyun
"Tidak. Kau tidak pernah merepotkan ku baek, bahkan aku selalu berharap agar kau selalu merepotkan ku baek. Karna hanya itu aku bisa berdekatan denganmu." Ucap chanyeol, chanyeol dapat melihat wajah baekhyun yang blushing walaupun baekhyun sedikit menunduk.
"Jangan pulang. Ini hari libur, bagaimana kalau kita jalan jalan?" tanya chanyeol
"Jalan jalan kemana?"
"Kemana pun yang kau mau" jawab chanyeol sambil tersenyum hangat.
"Jinjja?" Tanya baekhyun
"Ne.. sehabis sarapan kita bersiap siap, lalu kita pergi kemana pun kau mau baek" ucap chanyeol lembut.

Lalu mereka menyelesaikan sarapan nya, dan bersiap siap untuk pergi. Chanyeol dengan pakaian musim dingin nya yang simple, chanyeol sudah menyuruh kevin untuk membelikan pakaian untuk baekhyun. Pakaian musim dingin yang simple namun elegant. Setelah mereka selesai bersiap siap, mereka pun berjalan ke parkiran untuk memasuki mobil dan berjalan ke tujuan yang baekhyun inginkan.

Beberapa menit perjalanan mereka sampai di sebuah taman yang indah namun tidak begitu ramai akan pengunjung nya. Baekhyun bilang hari ini ia ingin merasakan tenang makanya ia mengajak chanyeol ke tempat seperti ini.

Mereka berdua duduk di bangku taman menikmati pemandangan serta angin yang tenang.

"Baek apa kau ingin es krim?" Tanya chanyeol
"Mauu, aku ingin es krim strawberry"
"Arraseo. Tunggu sini, aku akan membelikannya untukmu" ucap chanyeol mengusap lembut pipi baekhyun lalu pergi untuk membeli eskrim.

Baekhyun yang sedang menikmati pemandangan tiba tiba ia merasa ada bola berada di kaki nya. Lalu ia melihat ke samping, disana ada anak laki laki yg mungkin berumur 4 atau 5 tahun berjalan ke arah nya.

"Permisi noona, bolehkah aku mengambil bola ku?" Tanya bocah tersebut
"Tentu saja, apakah kau bermain bersama teman teman mu?" Tanya baekhyun dengan senyuman tulus nya.
"Ani, aku bermain sendiri. Noona sedang apa disini?" Tanya bocah itu yang tiba tiba saja duduk disamping baekhyun.
"Noona sedang menikmati pemandangan, ngomong ngomong siapa nama mu?"
"Ah aku jiwon, kalau noona siapa namanya?"
"Baekhyun. Jiwon apakah kau kesini bersama orang tua mu?" Tanya baekhyun
"Ne, oemma sedang mempunyai adik diperutnya untukku" ucap jiwon semangat
"Benarkah?wahh apa kau senang?"
"Tentu saja. Noona apakah noona ingin menjadi temanku?" Tanya jiwon
"Tentu saja! Mari kita berteman mulai sekarang jiwon" ucap baekhyun menunjukkan senyuman hangat nya seraya mengelus lembut rambut jiwon.

My Lovely Troublemaker - ENDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang