20. Kesalahan.

5.1K 324 4
                                        


🎸🎤🎶

Ku tak bahagia, melihat kau bahagia dengan nya.. 

Aku terluka, tak bisa dapatkan kau sepenuhnya.. 

Aku terluka, melihat kau bermesraan dengan nya.. 

ku tak bahagia, melihat kau bahagia.. 

Harusnya..

Aku yang di sana dampingi mu dan bukan dyaa.. 

Harusnya..

Aku yang kau cinta dan bukan dia.. 

Harusnya..

Kau tau bahwa, cintaku lebih dari nya.. 

Harusnya..

Yang kau pilih bukan dia..

Ali melantunkan suara britonnya dengan iringan gitar. Ia mendalami lagu dari band Armada yang berjudul Harusnya Aku.

Jujur..

Ali selalu resah jika meningat prilly dan rasya bisa tertawa selepas itu.

Ya.. ali masih mengingat kejadian waktu itu. Saat prilly menyuapi rasya dan keduanya bisa tertawa bahagia.

Hati ali sesak jika melihat prilly bermesraan dengan rasya.

Katakanlah jika ali Cemburu, 
sama seperti prilly yang menangis melihat ali memeluk wanita lain! Adil bukan?

"Jadi, Sekarang lo mau apa li? Lo udah berani ngelakuin itu sama prilly, tapi lo sendiri gak bisa jujur sama perasaan lo, apa lo gak takut kalo nanti rasya bakal rebut prilly?"tejay menatap ali yg masih menekuk wajahnya.

Ali sudah menceritakan semua yang terjadi pada tejay & verel. Jadi jangan heran jika keduanya sudah mengetahui sedetail mungkin, termasuk insiden di toilet itu.

Tejay dan verel selalu memiliki cara tersendiri untuk membuat ali jujur, keduanya bahkan tau jika ali tidak bisa berbohong dan menutupi apapun dari mereka.

"Kalo menurut gue si ya, prilly itu ada rasa sama lo. Pas lo ngelakuin itu, dia malah diem kan? Dia gak nolak apalagi gampar muka lo, itu berarti dia emang suka sama lo. Dan lo juga gak lupa kan kalo gue lebih pengalaman dalam soal bercinta? Gue tau mana cewek punya rasa sama yang engga!"tutur verel menerawang setiap wanita yang pernah menjadi kekasihnya.

"Bener kata verel, gue yakin kalo prilly cuma gengsi buat akui itu, lo jangan malu buat tembak dia, so? kalo nunggu waktu lagi lo pasti bakal nyesel li. Tunggu apa lagi, tembak aja. Jangan sampe lo kebebani sama budinya rasya. Lo cowok dan lo harus gentel man!"tambah tejay, ia dan verel melirik satu sama lain.

Ali tak merespon keduanya, ia hanya diam sembari memeluk gitar kesayangannya.

"Iya ah cemen lo. Udah di tikung rasya aja nyesel lo!"celetuk tejay namun ali masih diam.

First LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang