15 - Healing Self

6.4K 584 20
                                        

It might take a year
It might take a day
But what's meant to be
will always find its way

****

Aku tidak langsung meninggalkan bandara dan menuju ke tempat tujuanku begitu menginjakkan kaki di negara ini. Aku masih butuh waktu untuk diriku sendiri. Aku harus menyelamatkan diriku sendiri terlebih dahulu sebelum bisa menyelesaikan masalah orang lain bukan?

Aku masih berjalan di dalam Changi Airport. Masih ingin menikmati beberapa keindahan yang ada di airport ini. Yang selalu kusukai yaitu indoor waterfall. Sengaja aku memilih penerbangan malam karena aku ingin menikmati sejenak keindahan air terjun buatan di bandara ini yang dihiasi lampu ketika malam hari.

Cukup lama aku menikmati keindahan air terjun tersebut sambil mendengarkan suara deru airnya. Hatiku merasakan kelegaan yang cukup besar setelah seminggu ini cukup sesak dengan hadirnya kembali Rava dan Dyandra dalam hidupku. Bahkan kehidupan baru yang kupikir akan mengobati luka hatiku pun ternyata berisikan mereka berdua di dalamnya. Perih itu lagi-lagi kurasakan bila mengingat hal tersebut. Ya Allah, What should I do?

Setelah puas memandangi indoor waterfall tersebut, aku segera meninggalkan bandara dan menuju tempatku akan menginap selama di Singapura

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Setelah puas memandangi indoor waterfall tersebut, aku segera meninggalkan bandara dan menuju tempatku akan menginap selama di Singapura. Aku memang belum memesan hotel namun sudah menjatuhkan pilihan kemana akan menginap. Credit card unlimited milik Aldric yang kubawa pun membuatku tersenyum evil. Tanpa pikir panjang, aku langsung menuju ke resort favoritku jika sedang berada di Negeri Singa ini. Mendapat kamar suite favorit pula. Urusan Aldric akan marah padaku akan menjadi hal terakhir yang kupikirkan.

Netraku berbinar cerah ketika memasuki Ocean Suite di Santosa Resort. Aku selalu menyukai laut. Dan hal yang paling kusuka adalah berada di akuarium raksasa seperti ini. Melihat ikan berenang ke sana kemari dengan latar birunya aur laut, sungguh mampu menenangkan hatiku.

Aku memilih untuk segera membersihkan diri dan merebahkan badan di ranjang. Sambil melihat ke arah akuarium raksasa di depanku, netra ini pun terasa berat dan larut terseret ke alam mimpi.

 Sambil melihat ke arah akuarium raksasa di depanku, netra ini pun terasa berat dan larut terseret ke alam mimpi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Love You, Latte! (COMPLETED)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang