Sembilan tahun yang lalu..
Pertemuan pertamaku dengannya diawali dengan sebuah hujan. Saat itu aku berada di akhir bangku menengah atas sekolah yang berarti aku akan segera lulus dan memulai tahun ajaran baru dengan menjadi mahasiswa nantinya.
Aku yang saat itu sedang berteduh karena hujan lebat di sebuah halte yang mengharuskan ku untuk berteduh disana karena aku tidak ingin buku sketsa dan peralatan menggambar ku lain nya akan rusak karena air hujan.
aku sangat mencintai peralatan menggambar ku..
Waktu sudah menjelang sore dan tidak ada tanda-tanda akan berhenti hujan. Saat aku termenung saat itu juga ada seorang laki-laki dengan seragam hapkido nya menyerahkan sebuah payung kearahku. Ia tersenyum manis saat itu. aku tertegun beberapa saat mengamati wajahnya.
Senyumnya membuat hati ku bergetar. getaran yang sama saat aku memegang pencil untuk menggambar.
"pakailah noona, hujannya sepertinya tidak akan berhenti."
"tidak, terima kasih. lebih baik payung itu kau pakai sendiri adik kecil." jawabku sambil tersenyum. ku lihat ia langsung cemberut mendengar aku memanggilnya adik kecil. ia sebenarnya lebih tinggi dariku, hanya saja wajahnya sangat imut menurutku.
"aishh. aku bukan anak kecil. tahun depan aku sudah masuk sekolah menengah atas tahu!"
aku tertawa kecil tanpa alasan. aku bukan orang yang mudah akrab dengan orang. tapi bersama anak lelaki itu berbeda. aku merasa nyaman saat pertama kali ia mengulurkan payung nya.
ia meraih tangan kanan ku tiba-tiba dan meletakan payung nya disana yang membuat ku beberapa saat tertegun, merasakan hangat tangan nya menyentuh tanganku.
"ini sudah sore. cepatlah pulang kerumah dan beristirahat lah, taeyeon noona."
iya tahu nama ku dari mana?
"yak! adik kecil nama mu siapa?" teriak ku karena anak kelaki itu sudah berlari kecil menerobos hujan.
entah kenapa aku tersenyum sendiri sambil menatap payung yang berada digenggaman tanganku setelah anak lelaki tersebut membalas pertanyaan ku tadi dengan berteriak juga.
Byun baekhyun, itulah nama nya...
Baekhyun bahkan sudah mengetahui nama ku terlebih dahulu sebelum aku memberi tahunya. Ia bilang, ia pernah melihatku saat aku mengikuti kontes menggambar satu bulan yang lalu.
Usianya terpaut hampir tiga tahun dariku, tapi aku begitu nyaman didekatnya. Kami sering tidak sengaja bertemu berakhir dengan berjalan-jalan sebentar sebelum ia mengantarku pulang. Awalnya aku hanya bersikap selayaknya menganggapnya sebagai adik, tapi nyatanya lain. Waktu itu ia menyatakan perasaanya setalah hampir satu tahun kami saling mengenal.
"Aku menyukaimu Taeyeon-ah,"
Aku langsung menatapnya saat itu juga, memastikan apa yang aku dengar tidaklah salah. Ia menggenggam tangan ku erat dan aku yakin bahwa ia bersungguh-sungguh.
"hmm," ku anggukan kepalaku sebagai jawaban atas pertanyaanya barusan.
Ia tersenyum manis sampai menampilkan deretan giginya yang rapih, sedetik berikutnya ia sudah membawa ku dalam pelukannya yang hangat.
Aku pun tidak bisa menampik bahwa aku juga mempunyai perasan yang sama padanya. Waktu itu ia baru saja berada di kelas dua sekolah menengah atas dan aku sudah menjadi mahasiswa saat itu. kami seperti pasangan pada umumnya. Walau aku lebih tua darinya tapi ia selalu berusaha menjadi lelaki dewasa yang siap melindungi ku.

KAMU SEDANG MEMBACA
Camouflage
Fanfiction[Completed] [Baekhyun Fanfiction] Hidup dalam kebohongan dan persembunyian. Perlahan namun pasti, semua mulai terkuak. Keberadaan ku mulai di sadari dan disitulah bukan diriku saja yang bisa terluka. Namun dirinya juga... - Kim Ye Na (Private some...