Part 17

100K 4.7K 63
                                        


Adham mengelus pipi nya yang lebam dengan kain basah. Sepupunya itu benar benar kalau sedang emosi.

"Mas, apa yang terjadi??" Loly tiba tiba sudah berada di ruangan Adham.

"Urusan laki laki" jawab Adham.

"Berikan pada ku, biar aku yang mengobatinya"

Adham memandangi Loly yang sedang mengobati lebam di wajah nya. Ada yang berbeda saat Adham terus saja memandangi Loly.

Adham menahan tangan Loly yang masih bergerak mengobati wajah nya.

"Ada apa mas??" tanya Loly bingung.

"Biar aku saja"
Loly terkejut, secara tidak langsung Adham sudah menolaknya untuk mengobati luka Adham.

"Ada apa kamu datang??" tanya Adham.

"Hanya memastikan keadaan mu saja mas. Semalam kamu tidak mengabari ku sama sekali, dan maaf aku pergi tanpa bilang dulu semalam"

"Tidak apa apa. Semua baik baik saja"

Adiba dan Nita sedang berada di supermarket untuk membeli beberapa keperluan dapur dan bahan masakan.

"Mah, Diba mau membeli susu ibu hamil dulu ya??"

"Baik lah, jangan lama lama. Mama tunggu di kasir"

Adiba memilih susu untuk ibu hamil. Terlalu banyak merek susu membuat Adiba bingung memilih yang mana.

Dan akhirnya, pilihan Adiba jatuh pada susu yang bermerek ******** itu. Saat akan meninggalkan rak yang berisikan susu itu, Adiba menabrak seseorang yang berada di samping nya.

"Kalau jalan lihat lihat dong" bentak orang tersebut.

"Maaf mbak, saya tidak sengaja" ucap Adiba.

"Lo.." orang itu menujuk Adiba.
Saat Adiba menatap orang itu, Adiba juga sama kaget nya.

"Lo, bukannya wanita yang bersama mas Adham waktu itu??" tanya Tia.

Ya, orang yang di tabrak oleh Adiba tadi adalah Tia.

"Maaf, saya harus pergi" Adiba berlalu dari sana. Tapi bukan Tia namanya kalau tidak bertindak.

Tia mengikuti Adiba sampai Adiba bertemu dengan Nita.

"Itu bukannya mama mas Adham?? Apa sebenarnya hubungan wanita itu dengan mas Adham??"

Tia menghampiri Adiba dan Nita yang hendak beranjak.
"Tante Nita" seru Tia memanggil Nita.

"Tia.."

"Tante apa kabar?? Udah lama Tia gak ketemu tante. Dan, siapa wanita ini tan?? Saudara nya mas Adham??" tanya Tia menunjuk Adiba.

"Dia menantu saya" jawab Nita ketus.
Pasalnya, Nita juga tidak menyukai gadis yang tergila gila pada Adham itu.

"Hahaha. Tante ini bisa aja becanda nya"

"Apa saya terlihat sedang bercanda??" Tia pun bungkam. Sesaat ia menatap Adiba dengan penuh kebencian.

"Ayo Diba. Kita pulang" ajak Nita menarik tangan Adiba. Adiba hanya pasrah mengikuti Nita.

Sepeninggalan Adiba dan Nita, Tia menggebu menahan amarah.
"Mas Adham sudah menikah?? Itu berarti, ada dua orang yang harus ku singkirkan" gumam Tia lalu tersenyum miring.

Zein begitu frustasi karena Adiba sama sekali belum membalas pesan nya. Zein sudah mendatangi rumah Adham, tapi rumah itu kosong.

"Adiba, kamu kemana sih??"

Mengejar Cinta SUAMI KU Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang