Ch. 5 : Her

7.2K 934 179
                                        

"Love makes a person go crazy."

.
.

Aku menutup kedua mataku. Menikmati hembusan angin yang terus menerpa wajahku. Beberapa detik kemudian, aku membukanya.

Kulihat air yang terlihat gelap dihadapanku. Namun, pantulan lampu dapat membuat sungai dihadapanku ini terlihat indah.

Ya, benar. Aku masih disini. Duduk menghadap sungai Han, dan tidak sedikitpun aku bergeser.

Setelah Jungkook kembali ke Bighit, aku tidak berniat meninggalkan tempat ini dan kembali ke rumah.

Bedanya, kali ini langit sudah gelap. Bintang pun sudah menghiasi langit gelap di atasku. Lampu taman sudah dinyalakan.

Tidak kusangka, sudah berjam-jam aku duduk disini. Untung saja tadi aku bawa roti dan air mineral untuk mengisi perutku.

Aku meluruskan pandanganku menatap Namsan Tower yang berdiri jauh disebrang sana. Lampunya membuatku tertarik.

Mungkin aku harus mencari teman untuk ku ajak pergi ke sana.

Lagi pula aku ARMY, tentu saja mudah bagiku untuk mendapatkan teman, fandom terbesar saat ini adalah ARMY. Apalagi saat ini aku ada dipusat kota. Ini akan lebih mempermudah ku untuk menambah teman.

Aku menghembuskan nafas, rasanya bosan, jadi aku mengambil handphone-ku dan membaca beberapa artikel dari situs web terkenal.

Aku terus men-scroll artikel yang menurutku tidak begitu menarik. Lalu aku melihat ada nama '방탄소년단 ' disalah satu artikel. Tanpa berpikir panjang aku langsung membuka artikel tersebut. (Bangtansonyeondan (BTS))

Begitu aku membacanya, mataku membulat. Disitu dijelaskan bahwa BTS akan comeback pada bulan Mei.

Itu artinya dua bulan lagi. Bahkan sekarang sudah mulai memasuki akhir bulan Maret.

Tidak ku sangka, teori yang dipecahkan olehku dan juga ARMY lain ternyata benar. Mereka akan comeback pada bulan Mei.

Good job ARMY!

Aku kembali membaca artikel tersebut dan dituliskan bahwa RM mengatakan, pada comeback kali ini mereka akan menggunakan konsep tentang kesepian dan kegelapan.

Ini semakin membuatku tertarik. Aku yakin, comeback kali ini mereka akan sukses besar.

Uwhh~ Aku sudah tidak sabar.

Aku tidak bisa menghilangkan senyumku. Aku yakin, jika orang melihatku, pasti mereka mengira kalau aku ini gadis yang aneh.

Ya. Aku memang aneh.

Disaat aku bahagia seperti ini, tiba-tiba angin berhembus dengan kencang kearahku. Membuat gigiku kering karenanya.

Mataku pun sepertinya terkena debu. Aku mendengus jengkel.

Musim semi memang banyak angin yang berhembus. Namun tidak ku sangka, anginnya masih terasa dingin.

Tubuhku tiba-tiba merinding. Aku jadi ingat, ada sebuah berita yang mengatakan bahwa banyak orang yang melakukan aksi bunuh diri di Sungai Han.

Wtf.

Aku pun memutuskan untuk pulang. Aku tidak ingin sakit hanya karena terkena angin malam.

Magic ShopTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang