|28| Flashback : Namanya Arga Nugraha

17.4K 730 84
                                        

28. Flashback : Namanya Arga Nugraha

4/3/2012Dear diary, kayaknya dewi fortuna lagi nggak mau dekat-dekat sama gue belakang ini

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

4/3/2012
Dear diary,
kayaknya dewi fortuna lagi nggak mau dekat-dekat sama gue belakang ini.
Pertama, gue hampir kena tusuk!
Kedua, gue ketemu cowok brengsek!
Ketiga, gue ketemu cowok brengsek itu lagi!
Sial sekali nasib gue kan bulan ini?
Dan yeah ... gue akhirnya tahu nama cowok brengsek itu.
Arga Nugraha.

~

Setelah insiden penyerangan yang terjadi beberapa hari yang lalu, SMA Nusantara dijaga ketat oleh polisi. Hasil penyelidikan menyatakan bahwa penyerangan terjadi karena SMA Garuda merasa dicurangi dalam kompetensi basket yang diadakan minggu lalu. Motif itulah yang membuat siswa-siswa SMA Garuda memilih menyerang SMA Nusantara.

Kasus ini sudah diselesaikan secara baik-baik antar kedua belah pihak sekolah. Mereka sepakat bahwa apa yang terjadi berawal dari kesalahpahaman semata. Sekarang, semuanya telah berdamai. Hanya saja, untuk berjaga-jaga selama seminggu akan tetap dilakukan patroli keamanan oleh polisi setempat. Para siswa yang ikut terlibat tawuran sudah diberi pelajaran dengan hukuman skorsing selama dua minggu.

Saat tahu Aira hampir jadi korban dalam insiden penyerangan itu, Gesang merasa sangat bersalah. Menurutnya, kejadian kemarin adalah salah dia.

Pertama, penyerangan terjadi karena alasan pertandingan basket yang ia ikuti. Kedua, Gesang tidak bersama Aira hari itu.

Untung saja Aira selamat, Gesang bisa menjadi sedikit tenang. Hanya saja, sejak saat itu Gesang menjadi super protektif pada Aira. Ia selalu memastikan Aira pulang sekolah bersamanya. Kalau pun ia ada kegiatan sepulang sekolah, makan ia akan pastikan untuk mengantar Aira pulang terlebih dahulu baru ia berkegiatan.

Sudah tiga hari sejak insiden mengerikan itu. Sudah tiga hari pula Aira berhenti memikirkan cowok brengsek itu. Payung merah bermotif polkadot itu juga sudah masuk ke dalam tong sampah. Pastinya juga sudah dibuang oleh Mbak yang bertugas membersihkan rumahnya.

"Sayang, kamu sudah bangun?" Suara lembut dari Walkie-talkie membuat kening Aira berkerut. Tumben sekali pagi-pagi begini ia mendapatkan sambutan ramah nan lembut. Biasanya kan selalu disambut oleh suara menyebalkan milik Gesang.

"Bunda, ada apa? Kok tumben suara bunda yang aku dengar?"

"Gesang lagi mandi, bunda pinjam sebentar Walkie-talkie-nya. Bunda mau ngajak kamu belanja hari ini. Mau ikut nggak?"

Sebenarnya Aira punya agenda lain hari ini seperti bergelung di kasur sepanjang hari. Ya ... gimana dong, namanya juga hari minggu. Tapi, mendengar Vera yang mengajaknya, Aira jadi tidak enak menolak.

Lalu, di sinilah Aira sekarang. Di swalayan sambil memegang troli yang sudah terisi setengah.

"Kamu lagi kepengin makan sesuatu nggak? Biar bunda masakin."

Hello, Rain!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang