[PEMENANG THE WATTYS 2018 KATEGORI THE HEARTBREAKERS]
Aira suka hujan, namun Gesang tidak suka jika Aira menyukai hujan, karena menurutnya hujan adalah apa yang membuat sahabatnya sakit.
Aira suka Arka, namun lagi-lagi Gesang tidak suka jika Aira me...
The hardest thing in life is having feeling in your heart that you can't put into words.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
~
Matahari tidak malu-malu menampakkan sinarnya pagi ini. Gerombolan burung mengepakkan sayapnya dan menari-nari bebas di atas langit. Kicauannya terdengar nyaring, menyusup masuk ke sela-sela dinding kamar hingga bisa Aira dengar. Matahari, langit, burung, dan pepohonan sekitar seolah-olah ikut senang dengan pagi yang cerah ini. Persis sama seperti suasana hati Aira hari ini, sangat cerah.
Aira mengingat kembali apa yang terjadi kemarin. Ia dan Arka memang belum pacaran—maksudnya mereka belum secara resmi menetapkan status pacaran—karena Aira ingin mereka menyalin hubungan secara pelan-pelan saja, mengingat baru beberapa hari juga mereka saling mengenal.
Bukannya Aira tidak percaya pada Arka, tapi lebih kepada menjaga hatinya yang selemah imunnya. Lagi pula, Aira juga ingin Gesang tahu tentang perasaannya pada Arka. Bagaimana pun juga Gesang selalu ada di sepanjang hidupnya, tentu saja ia ingin Gesang tahu sebelum berpacaran secara resmi dengan Arka.
"Tumben banget cepat," kata Gesang saat menemukan Aira sudah duduk manis di ruang makan keluarga Radhinka. Faisal belum pulang dari perjalanan bisnisnya, jadi Aira harus sarapan di rumah Gesang lagi.
Aira menegak sisa susu di gelasnya, meninggalkan bercak-bercak putih di sudut bibir. Gesang yang melihat itu langsung mengambil tisu dan memberikan satu pada Aira. Aira langsung menerima dan menyeka bibirnya.
"Lo pikir selama ini gue nggak bisa bangun cepat gitu?" balas Aira yang merasa tersindir oleh perkataan Gesang.
"Kan lo memang kebo!" balas Gesang enteng yang langsung membuat empunya mendelik.
Andai saja ruang makan ini hanya ada dirinya dan Gesang, sudah pasti akan ada sendok melayang ke arah wajah Gesang. Sayang sekali, keluarga Radhinka dalam formasi lengkap hari ini.
"Lo belum jawab pertanyaan gue. Kenapa lo bisa bangun cepat hari ini?"
"Loh, lo tadi tanya? Gue pikir lo lagi nyindir gue."
Ingin sekali rasanya Gesang menjitak dan mengacak rambut Aira sekalian, biar ia marah karena Gesang juga sedang kesal melihat ekspresi berseri-serinya sekarang.
Gesang tahu alasan Aira bangun cepat. Gesang tahu alasan Aira bisa tersenyum selebar itu pagi ini. Gesang tahu alasannya, makanya Gesang sangat kesal.