*********Happy Reading**********
Typo everywhere
Fanfic abal-abal
Author labil
Jimin berjalan malas kearah kelas paginya, sesekali ia menguap karena kantuk. Sesampainya di kelas, Jimin langsung mendudukkan dirinya seraya menatap bosan kedepan. 15 menit lagi kelas di mulai, Jimin memilih menghubungi Jungkook karena tadi pagi ia tak sempat bertemu dengannya, ia bahkan belum bertemu Jungkook sejak kemarin padahal ia khawatir. Tapi pada akhirnya Jimin mendengus kesal karena Jungkook mengabaikan telfonnya.
"Huh dasar menyebalkan". Gerutu Jimin
"Siapa yang menyebalkan?".
Jimin mengalihkan pandangannya menatap orang yang baru tiba dan duduk di sebelahnya, ia sedikit bergeser tapi raut wajahnya tak berubah.
"Bukan siapa-siapa, hanya kelinci gembul yang menyebalkan". Jawab Jimin
Orang yang duduk di sebelahnya yang tak lain adalah Irene hanya memiringkan kepalanya bingung.
"Kau baik-baik saja Irene?".
"Ah ya aku baik-baik saja, memangnya kenapa?".
"Ah tidak, hanya saja kemarin kau tidak masuk. Jadi ku pikir kau sedang tak baik-baik saja, malam itu kau juga pingsan".
"Kemarin aku harus mengurus sesuatu. Terima kasih telah mengkhawatirkanku".
"Tak masalah".
"Lalu bagaimana dengan Taehyung? Kemarin aku ingin ke rumah sakit tapi tak jadi karena urusanku belum selesai".
"Entahlah, aku juga tidak tau. Jungkook belum menghubungiku, aku bahkan belum bertemu dengannya sejak kemarin dan dia terus mengabaikanku". Keluh Jimin
Irene sedikit tertawa melihat wajah cemberut Jimin yang terlihat lucu. Jimin tak memperdulikan Irene dan kembali menatap malas kedepan seraya menunggu kelas di mulai.
Beberapa menit kemudian mata Jimin yang semula terlihat bosan sekarang terbelalak terkejut melihat pria yang berjalan masuk dan menaruh barangnya di meja dosen. Mulutnya sedikit terbuka karena terkejut, Irene bahkan mengayun-ngayunkan tangannya di depan wajah Jimin untuk menyadarkannya namun tak berhasil.
"Jimin sadarlah". Ujar Irene seraya sedikit mengguncang tubuh Jimin.
"Irene... Kenapa.. Dia ada di sini?".
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
#JeonJungkook
Jungkook menatap jam di ponselnya dengan raut wajah kesal, ia telat dan 3 menit lagi kelas paginya sudah akan segera selesai. Jungkook menghela napas melihat misscall yang sangat banyak dari Jimin dan pesan yang memakinya yang tentunya dari Jimin pula, memilih tak memperdulikannya Jungkook bangun dari kasurnya seraya sedikit merutuki dirinya yang memilih terjaga semalaman hingga jatuh tertidur pagi tadi, seingat Jungkook ia tertidur di sofa lalu kenapa dia bangun di kasurnya. 'Apa Taehyung yang memindahkanku?'. Batin Jungkook
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Jimin menekan bel apartemen Jungkook dengan beringas, ia kesal Jungkook mengabaikannya padahal ada banyak hal yang ingin dia bicarakan termasuk pria yang sementara menjadi dosennya. Beberapa menit berlalu dan tak ada tanda-tanda pintu itu akan terbuka, tapi meskipun kesal kesabaran Jimin cukup tinggi melebihi tingginya sekarang ini jadi ia tetap menekan bel dan ia tak peduli bila bel itu rusak nantinya. Jimin tak menyadarinya Taehyung yang berdiri di belakangnya kesal dengan tangan tergantung hendak mencekiknya namun di urungkan karena pintu tadi telah terbuka menampilkan Jungkook dengan handuk yang masih membungkus rambutnya yang masih basah tanda bahwa ia baru saja selesai dengan ritual mandinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Curiosity//kthXjjkGS [Proses]
FanficNamaku Jeon Jungkook.. Dan aku bisa melihat KEMATIAN seseorang! . . . . #Kim taehyung x boy #Jeon jungkook x girl Don't copas my story Vote&komen diperlukan ^_^ ⚠️ alur lambat Start 24 Juli 2018
![Curiosity//kthXjjkGS [Proses]](https://img.wattpad.com/cover/149568021-64-k262840.jpg)