***********Happy Reading***********
Typo everywhere
Fanfic abal-abal
Kegajean yang haqiqi
Irene menatap berkas yang ia pegang, sebuah berkas mengenai biodata seseorang. Dengan perlahan Irene kembali menutup laci yang ia buka tadi dan dengan langkah perlahan berjalan meninggalkan ruangan kerja Ayahnya. Irene meninggalkan ruangan tersebut seraya membawa berkas tadi, ada sesuatu hal yang harus ia pastikan.
Irene hendak membuka pintu kamarnya namun ia dikagetkan dengan seseorang yang tiba-tiba muncul entah darimana berdiri dibelakangya.
"Apa yang kau bawa?" Sahut orang tersebut
Irene yang semula terkejut langsung menyembunyikan berkas yang ia pegang saat berhadapan dengan orang tersebut.
"Ah Oppa.. I-ini bukan apa-apa. Aku masuk dulu sampai jumpa Yoongi Oppa". Balas Irene yang langsung terburu-buru masuk dan menutup pintu kamar
Yoongi hanya menatap pintu kamar Irene tak berminat, ia langsung berjalan tanpa memperdulikan hal tadi.
Didalam kamar Irene segera memeriksa berkas tersebut, setelah beberapa menit memeriksa Irene tak nampak begitu terkejut tapi jelas ia nampak semakin penasaran.
"Sudah ku duga... Tapi kenapa Ayah menyembunyikannya?".
#JeonJungkook
Jungkook menatap takut-takut gerbang dihadapannya, yah dia sudah sampai di kediaman keluarga Jeon beberapa menit yang lalu. Jungkook menutup mata dan menarik napas dalam, berusaha mengurangi ketakutannya.
"Sampai kapan kau akan berdiri di situ, pintu itu tidak akan terbuka hanya karena kau memandangnya". Sahut Seokjin namun kemudian pintu gerbang tersebut terbuka. Jungkook membulatkan matanya terkejut, Taehyung yang berada di sampingnya tanpa sadar menahan napas seiring gerbang itu terbuka makin lebar.
Seokjin berjalan di antara mereka berdua, mendahului masuk ke dalam kediaman keluarga Jeon. Jungkook masih diam takut-takut namun kakinya perlahan melangkah mengikuti Bibinya, Taehyung nampak terkejut karena barisan pelayan berpakaian tradisional korea berbaris menyambut mereka ia juga nampak terpukau dengan rumah kediaman keluarga Jeon yang sangat kental akan gaya tradisionalnya tapi entah mengapa terasa mistis.
Jungkook terus berjalan mengikuti Seokjin, beberapa kali pelayan menyapanya dengan hormat dan di balas anggukan oleh Jungkook. Jujur saja ia tak begitu suka pulang ke kediaman keluarga ibunya, ia punya kenangan buruk di sini tapi bagaimana lagi ia diwajibkan untuk ada disini melakukan ritual yang hanya bisa di lakukan olehnya sebagai pewaris kekuatan leluhur.
Seokjin tiba diruang keluarga, disana sudah ada nenek Jungkook dan beberapa orang lagi yang dipanggil guru. Mereka memandang Jungkook dengan tatapan dingin, Jungkook memasuki ruangan tersebut namun saat Taehyung ingin menyusul masuk ujung kaosnya di tarik oleh Seokjin tanda bahwa ia tak boleh masuk. Seokjin memberi hormat dan kembali menutup pintu tersebut dengan Jungkook di dalamnya.
"Kita tidak boleh masuk, jika kau masuk aku khawatir ibuku akan melihatmu dan itu bisa membuat Jungkook mendapat masalah baru lagi". Jelas Seokjin
"Ikut aku". Lanjutnya seraya berjalan disusul Taehyung.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Jungkook duduk seraya terus menundukkan kepalanya, aura intimidasi dari para orangtua itu benar-benar menekannya dan itu menyebalkan bagi Jungkook. Ia tidak suka perasaan seperti ini tapi tetap saja setiap ia berada dikediaman ini ia pasti akan merasakan hal seperti ini terus.
KAMU SEDANG MEMBACA
Curiosity//kthXjjkGS [Proses]
Fiksi PenggemarNamaku Jeon Jungkook.. Dan aku bisa melihat KEMATIAN seseorang! . . . . #Kim taehyung x boy #Jeon jungkook x girl Don't copas my story Vote&komen diperlukan ^_^ ⚠️ alur lambat Start 24 Juli 2018
![Curiosity//kthXjjkGS [Proses]](https://img.wattpad.com/cover/149568021-64-k262840.jpg)