Destiny

2.7K 272 7
                                        

~~~~~~~Happy Reading~~~~~~~

Typo everywhere
Kalau nemu typo bilang yahh
Fanfic abal-abal










#JeonJungkook

Jungkook membuka pintu apartemennya dan langsung menuju ke dapur untuk mengambil segelas air.

"Kau sudah pulang, dimana Taehyung?". Ucap bibi Jungkook yang kini berdiri di belakangnya.

Jungkook tersentak hampir saja ia tersedak minumannya. Ia berbalik menghadap bibinya yang sedang membawa kantung belanjaan. Jungkook mengernyit.

"Bibi masih disini?".

"Memang apa salahnya jika bibi disini, kau ingin mengusirku?".

"Tidak juga".

"Kenapa baru pulang sekarang? Lalu dimana Taehyung?".

"Aku dari tempat Jimin kalau Taehyung sedang di tempat pacarnya mungkin?". Jawab Jungkook dan bibinya hanya ber-Oh ria saja.

"Bibi ingin memasak makan malam?".

"Ya, cepat mandi dan bantu bibi menyiapkan makan malam". Perintah bibi Jungkook dan Jungkook segera beranjak dari dapur menuju kamarnya.



#KimTaehyung

Taehyung kembali ke apartemen Jungkook saat jam 19.00. Wajahnya kusut tapi tak mengurangi kadar ketampanannya. Ia menembus pintu apartemen Jungkook dengan pandangan yang selalu menuju lantai. Taehyung mendengar suara Jungkook dari arah dapur dan segera berjalan ke sana.

"Ada apa denganmu?". Tanya Jungkook menyadari kehadiran Taehyung.

"Berapa lama sisa waktuku?". Tanya Taehyung kembali.

"Hmm aku rasa 37 hari. Heh kau belum menjawabku, apa yang terjadi denganmu? Wajahmu terlihat kusut dan kutebak kau habis menangis".

"Aku tak apa-apa".

"Lalu kemana kau seharian ini?".

"Aku...dirumah sakit".

"Rumah sakit? Ah Irene pergi mengunjungimu di rumah sakit".

"Irene?"

"Saat ingin pulang aku melihatmu mengikuti Irene".

"Ah aku tak kerumah sakit bersama Irene. Saat digerbang aku melamun dan tanpa sadar Irene sudah pergi dengan mobil jemputannya". Jelas Taehyung.

"Lalu kenapa kau bisa dirumah sakit?".

"Heh aku punya kaki kau tau. Aku berjalan dan tanpa sadar sudah berada dirumah sakit, dan... aku bertemu mommy ku".

"Jadi itu yang membuatmu menangis".

"Aku tak menangis". Bantah Taehyung

"Lalu kau sebut apa peristiwa keluarnya air dari matamu kalau bukan menangis". Ujar Jungkook membuat raut wajah Taehyung menjadi kesal. Dia seorang pria tentu saja tak mau mengaku jika ia menangis.

"Menangislah jika kau ingin menangis, hanya karena kau pria bukan berarti kau tak boleh menangis". Sambung Jungkook kemudian membereskan piringnya.

Curiosity//kthXjjkGS [Proses]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang