*********Happy Reading***********
Typo everywhere
Fanfic abal-abal
Author no lep
Semua benda dialam semesta termasuk manusia memiliki energi, namun tak semua manusia maupun benda lainnya dapat menggunakan energi mereka. Itu dikarenakan jumlah energi yang mereka miliki sangat kecil dan terbatas, bagi manusia biasanya energi ini akan terus ada sepanjang hidupnya dan perlahan-lahan akan menghilang saat manusia tersebut akan meninggal. Namun bagi sebagian orang tertentu, mereka memiliki jumlah energi yang melimpah dan dapat menggunakannya sebagai kekuatan spiritual. Mereka menyebut energi mereka sebagai energi kehidupan. Biasanya orang seperti ini memiliki garis keturunan khusus yang dipercaya merupakan keturunan dewa. Tapi, dibalik keistimewaan dan kekuatan dari energi kehidupan yang melimpah tersebut tetap saja sesuatu yang berlebihan tidak selamanya mendatangkan hal baik. Orang-orang dengan energi kehidupan yang melimpah pada akhirnya harus menyeimbangkan kekuatan alam yang sudah digariskan, untuk itulah seseorang dengan energi kehidupan yang melimpah akan memiliki energi kematian untuk menyeimbangkannya.
Didunia ini, semua hal haruslah memiliki timbak balik untuk menyeimbangkan kehidupan. Baik buruk, terang gelap, kehidupan kematian, semua itu harus saling berdampingan bila salah satu diantara keduanya berlebihan maka dapat mengganggu keseimbangan kehidupan didunia ini maupun dunianya sendiri.
.
.
.
.
.
Seokjin memarkirkan mobilnya di tempat parkir rumah sakit terbesar di kota ini. Setelahnya ia segera memasuki rumah sakit dan menuju kamar inap yang tak lain adalah kamar inap milik Taehyung. Matanya terus terfokus pada jalan yang ia lewati, lorong-lorong, belokan dan perawat maupun pasien yang berlalu lalang. Setelah menaiki lift yang membawanya ke lantai tempat kamar inap Taehyung ia segera menuju ruangan kamar tujuannya.
Seokjin mengetuk perlahan pintu kamar tersebut, meminta izin masuk. Ia sedikit terkejut melihat ayah Taehyung yang juga ada di kamar tersebut.
"Ah tuan Kim".
"Bukankah ini Seokjin?".
"Benar, dia Seokjin. Silahkan masuk". Jawab Nyonya Kim lembut
Seokjin tersenyum kecil dan mendudukkan dirinya di sofa ruangan tersebut.
"Bagaimana kabarmu Seokjin? Sudah lama kita tidak bertemu?". Ujar Ayah Taehyung
"Aku baik-baik saja emm tuan_".
"Panggil aku dengan santai saja".
"Ah ya.. Aku baik-baik saja Oppa".
"Kau kesini untuk menjenguk Taehyung?"
"Sejujurnya aku ke sini untuk menjenguk Tae dan sekaligus bertemu dengan Eonni".
"Apa ada sesuatu yang keperlukan dariku Seokjin-Ah?".
"Soal itu.. Eonni.. Pernah bilang kalau kakakku menyelamatkan Taehyung, apa Eonni bisa menceritakannya padaku?".
"Apa terjadi sesuatu?".
"Ti-tidak, hanya saja aku ingin tau, sepertinya aku melupakan sesuatu".
"Hmm baiklah aku tidak tau ada masalah apa, tapi bila kau ingin aku menceritakannya akan aku lakukan".
Nyonya Kim tersenyum lembut menatap Seokjin yang terlihat kelelahan dan penuh banyak pikiran. Ia melirik suaminya yang duduk tak jauh darinya, Tuan Kim nampak menganggukkan kepalanya seolah memberi isyarat pada Nyonya Kim untuk bercerita.
"Aku tidak tau harus bercerita darimana, bagaimana kalau aku ceritakan dari awal saja karena mungkin itu yang kau butuhkan".
Seokjin menatap Nyonya Kim serius, ia begitu penasaran dengan apa yang akan diceritakan olehnya. Di diary kakaknya tidak memceritakan alasan dan kenapa nama Taehyung tiba-tiba disebut oleh sang kakak. Jika benar dugaannya ini pasti berhubungan dengan energi kehidupan yang dimiliki oleh Taehyung.
KAMU SEDANG MEMBACA
Curiosity//kthXjjkGS [Proses]
FanfictionNamaku Jeon Jungkook.. Dan aku bisa melihat KEMATIAN seseorang! . . . . #Kim taehyung x boy #Jeon jungkook x girl Don't copas my story Vote&komen diperlukan ^_^ ⚠️ alur lambat Start 24 Juli 2018
![Curiosity//kthXjjkGS [Proses]](https://img.wattpad.com/cover/149568021-64-k262840.jpg)