Kekuatan

1.2K 119 7
                                        

**********Happy Reading************

Typo everywhere
Fanfic abal-abal

Suka? Like&Komen dan jangan lupa pula follow akun authornya😄

Sankyu...

.
.






Roh jahat masih terus menginjak kepala Taehyung, tangannya perlahan terangkat seolah sedang menyiapkan serangan untuk menghabisi Taehyung, namun belum sempat ia melancarkan serangannya, roh itu langsung menghindar  menghilang dan muncul kemudian beberapa meter dari tempat sebelumnya.

"Ah ku pikir akan berhasil.."

"Sepertinya tadi ada yang memanggilku".

Taehyung terkejut mendengar suara familiar itu, ia langsung mengangkat kepalanya melihat ke sumber suara. Disana Seokjin berdiri menatap kearah roh jahat tanpa mengalihkan sedikitpun pandangannya.

"Cepat bangun dan menjauh dari sana".

.
.
.
.
.
.

#KimTaehyung

Taehyung segera bangkit dari posisinya, meski dengan pikiran yang masih sangat kebingungan kenapa Seokjin bisa tiba-tiba berada disini. Taehyung bisa melihat roh itu menatap mereka sambil menampilkan seringaiannya, tangan Seokjin terlihat sedikit gemetaran Taehyung melihat semua itu dengan seksama.

"Tae, cepat amankan Jimin". Perintah Seokjin

Taehyung mengangguk dan dengan cepat segera menghampiri Jimin yang tak sadarkan diri. Seokjin tak mengalihkan sedikitpun pandangannya dari roh yang berada beberapa meter didepannya, setelah merasa Taehyung sudah bersama Jimin Seokjin segera mengeluarkan auranya membuatnya terselimuti jubah aura berwarna putih kemerahan.

Seringaian yang ditunjukkan roh jahat itu kian membesar bersamaan dengan aura hitam ditubuhnya yang juga kian membesar. Taehyung memperhatikan seraya membopong Jimin, sesaat ia terkejut mendengar suara Seokjin yang berbicara dipikirannya.

"Tetap berada ditempatmu, Bibi akan berusaha mengulur waktu. Selama itu cobalah pikirkan sebuah tempat yang menurutmu aman dan berusahalah menghindari serangan roh itu".

Taehyung terdiam, tak menanggapi.

"Ini telepati, kau benar-benar bisa mendengar suaraku dikepalamu karena aku berbicara langsung ke pikiranmu". Jelas Seokjin menyadari keterkejutan Taehyung

"Lakukan apa yang ku katakan tadi, kau mengerti". Taehyung mengangguk

Seokjin mengumpulkan energi dikedua tangannya, ia kemudian mengangkat dan mengayunkan tangannya seperti sedang memegang cambuk kearah roh jahat tersebut. Energi putih kemerahan itu menyambar dan seperti membelah udara, namun sayang roh jahat itu masih bisa menghindarinya.

Sedikit berdecak, Seokjin terus melancarkan serangannya. Ia tipe petarung jarak jauh meski tak begitu hebat setidaknya ia bisa sedikit memberikan perlawanan. Taehyung memperhatikan dengan terkesima, terlihat seperti film-film yang biasa ia tonton tapi sekarang serasa melihat versi live action-nya.

Seokjin masih berusaha menyerang, ia tak bisa menggunakan energinya dalam jumlah besar untuk waktu yang lama. Roh jahat itu terus menghindari serangan Seokjin dengan santai, merasa serangan Seokjin semakin melambat membuatnya ingin tertawa mengejek.

"Sepertinya sekarang giliranku".

Seokjin dan Taehyung sontak membelalakkan kedua mata mereka disaat roh itu langsung berada tepat didepan Seokjin dengan sangat cepat dan menyerang Seokjin hingga terhempas.

Curiosity//kthXjjkGS [Proses]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang