Maap typo:))
_________________________________
"Selamat pak, anak bapak telah lahir namun...""Kenapa, dok? Dia cacat? Dia punya penyakit serius? Atau apa dok!!"
"Ibu dari si bayi meninggal dunia"
"Apa!?"
"Maafkan pihak rumah sakit pak,kami tidak dapat membantu. Kondisi Bu Zheva sangat lemah sewaktu persalinan"
"Tapi... anak saya cowok kan, dok?"
"Sayang nya bukan, anak bapak cewek"
Pria tua itu menghela napas nya,mata nya memperlihatkan sebuah amarah. Tanpa pamit, pria tua itu berlalu dari hadapan si dokter, ternyata dia pergi ke kamar bayi. Setelah mencari-cari dengan waktu yang lumayan lama, akhirnya ia dapat menemukan bayi nya, bayi perempuan itu.
"Nak, Bunda kamu udah ngga ada. Dan itu justru bagus, karena apa? Saya akan membunuh kamu, karena saya ingin anak laki-laki, bukan perempuan" kata pria tua itu dengan smirk di wajah nya.
"Coba kita lihat, nama apa yang bagus untuk mu? Hm... Zhea?"
Bayi perempuan yang ada di gendongan pria itu menangis.
"Baiklah, Zhea ya? Zheanna Ratu Kusuma"
Selang waktu beberapa detik, seorang suster masuk. "Pak, mohon bayi nya di adzan-kan. Tadi kami tidak sempat memanggil bapak karena kondisi Bu Zheva kritis" kata nya.
Pria itu mengangguk, kemudian dengan suara merdu, ia mengumandangkan suara adzan di dekat telinga anak nya itu.
Setelah selesai, ia dan suster itu pun keluar dari ruang bayi itu, kemudian ia mendapat pesan masuk dari istri nya.
Istri ku tercinta.
Cpt plg, aku hamil:)
Senyuman pun terlukis di wajah pria tua itu, ia pun buru-buru pulang kerumah tanpa memperdulikan anak nya.
Hari berganti hari, bulan pun berganti bulan, tahun pun berganti. Begitulah yang nama nya waktu, semua berubah. Pria itu sama seperti dulu, menginginkan anak perempuan.
"Mas, apa mas ngga malu punya anak perempuan?" Tanya seseorang yang di perkirakan itu istri nya pada pria itu.
"Bukan malu, saya ngga suka kalau yang lahir itu anak perempuan!!"
"Mas, mau bagaimana pun. Dia tetap anak kamu, dia butuh kasih sayang. Kenapa kamu tega?"
"Tega? Saya ngga seperti itu, Yana!"
"Lalu? Kalau bukan tega apa nama nya itu? Membiarkan anak nya, tidak mempedulikan anak nya bahkan untuk melihat anak nya saja tidak mau, ayah macam apa itu?"
"Sudah lah, lebih baik. Kita buang dia ke panti asuhan"
Plak!!!
"Mulut mu itu mas!! Saya ngga pernah sudi untuk menitipkan anak saya di sana, saya ngga sudi!!"
"Yana!! Buang anak itu ke panti asuhan dan kita bebas, kita akan bekerja tanpa harus di sibukkan dengan anak. Itu kan mau mu? Sejak awal saja kamu sudah punya ancang-ancang untuk tidak ingin mempunyai anak, dan sekarang setelah sudah mempunyai anak, justru kamu membela anak mu!"
"Karena saya seorang ibu, saya tahu, bahwa anak saya membutuhkan kasih sayang!!"
"Sudah!! Saya ngga mau kehilangan kamu, besok akan saya urus dia untuk masuk ke panti asuhan Nusa Indah, dan saya juga akan mengurus kepindahan kita ke Australia"

KAMU SEDANG MEMBACA
The Story of a Badgirls [END]
Random[Follow dulu baru baca, terima kasih] Kisah tentang seorang gadis remaja yang harus melewati pahit nya kehidupan dan hubungan percintaan dengan sebuah senyuman yang tulus. -The Story of a Badgirls