Menjadi Pria yang sukses dalam karir tidak menjamin mendapatkan kehidupan yang nyaman. Bahkan hanya untuk mengeluarkan pernyataan dalam sebuah seminar umum pun Elias harus bisa memilih kalimat yang bijak.
Elias tidak menyangka bahwa kesuksesannya membuatnya menjadi perhatian dunia, terutama di bidang bisnis. Tak ayal banyak para pengusaha berlomba-lomba untuk mengajukan kerja sama dengannya. Berbagai cara mereka tempuh, dari cara yang wajar hingga kurang ajar.
Beruntungnya Elias, dia selalu di support orang terdekat di hidupnya. Nicky, sahabat sekaligus orang kedua di perusahaannya yang berjuang bersamanya dari nol hingga sesukses sekarang. Jeremy, meski hubungannya seperti Tom & Jerry tapi ia adalah keluarga yang selalu ada untuknya. Dan Violetta adalah belahan jiwanya.
"Stop! Aku gak suka kamu mabuk." Elias menarik gelas milik Vio, dan Vio mencebik kesal.
Sudah hampir 2bulan mereka tidak bertemu, Elias sibuk mengurus perusahaannya begitu juga dengan Vio.
"Dasar tukang ngatur!"
Vio menyandarkan kepalanya di bahu Elias, melingkarkan tangannya di pinggang Elias. Elias mengusap puncak kepala Vio, mencium keningnya.
"Aku cape El, rasanya ingin tidur selama satu minggu."
"Aku juga."
Vio melepas pelukannya, lalu duduk tegap menghadap Elias. "Gimana kalau kita cuti kerja seminggu, terus kita liburan ke Grace?"
Elias menggelengkan kepalanya, lalu menarik kembali Vio ke pelukannya.
"Kerjaan aku numpuk."
"Ambil cuti El, kamu butuh liburan."
"Vio, disaat aku liburan siapa yang handle perusahaan? Nicky? Aku gak mau nyusahin dia."
Vio melepas kembali pelukannya, dan menyambar gelas di hadapannya. Saat Vio akan meminumnya, Elias langsung menyambarnya dan meminumnya. Vio melotot ke arah Elias.
"Aku gak suka kamu mabuk Vio!"
"El, seenggaknya aku butuh pelepasan, Oke?"
Vio mengisi kembali gelasnya dan langsung meminumnya.
"Setidaknya kamu temani aku minum, kalau kamu gak bisa temani aku liburan."
Vio menyerahkan gelas yang telah ia isi lagi kepada Elias. Dengan berat hati Elias meminumnya.
"Dad, mindahin aku kerja disini. Dia minta aku gantiin posisi Mom. Dan aku gak bisa nolak."
"Kamu anak penurut." Ucap Elias sambil tertawa.
"Aku gak pernah punya pilihan, menyedihkan."
"Kita sudah tidak bisa memilih, tidak ada jalan kembali." Elias mengangkat gelasnya mengajak Vio bersulang.
Vio menatap Elias lekat, lalu menghembuskan nafas beratnya.
"Apa kita akan bahagia setelah menikah?" tanya Vio.
Elias tidak menjawab, ia malah tertawa. Kesal, Vio akhirnya memukul kepala Elias.
"Ouch, sejak kapan kamu jadi sekuat ini." Elias mengusap kepalanya. "Setidaknya, anak kita nanti tidak kekurangan kasih sayang dan materi." Jawab Elias.
"Bagaimana bisa anak kita nanti tidak kekurangan kasih sayang, sementara orang tuanya tidak saling jatuh cinta."
Elias mengerutkan dahinya, ia menarik Vio kepelukannya lalu mencium dahi, pipi hingga bibir Vio. Vio langsung menarik diri dan menarik bibir Elias.
"Berani cium bibir lagi, aku gunting bibir kamu!" Ancam Vio. Dan Elias mengangguk.
"Jeremy bilang, kamu punya asisten cantik. " Vio bertanya dengan nada serius. "Lebih cantik dari aku?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Kiss Me More!
Romance[Konten Dewasa] [Highest Rank #1 Adult on 21/5/19] [Highest Rank #1 Komedi on 14/7/19] [Highest Rank #1 Cinta on 24/10/19] [Highest Rank #2 Romantis on 26/10/19] Ps; kalau kalian suka baca cerita toxic relationship, cerita ini cocok buat kalian. Res...
