Bab 35.1 : Menyesal

7K 412 49
                                        

"Thanks god." Jeje langsung menarik Sheinna ke pelukannya.

"Aku gak bakalan ngecewain kamu lagi Sheinna, aku janji." Jeje mendekap Sheinna begitu kuat, seolah tidak akan melepaskannya lagi.

"I'm sorry Je."

"Tidak Sheinna, aku yang harusnya minta maaf. Aku sudah banyak salah sama kamu. Tapi aku bakalan perbaiki semuanya."

"Sorry Je, aku gak bisa kembali sama kamu. Aku gak bisa, aku minta maaf."

Jeje langsung melepaskan pelukannya dari Sheinna dan menatapnya tak percaya.

"Na.."

"Aku gak bisa Jeje, kita gak bisa!" Sheinna tak bisa menahan air matanya yang terus membanjiri wajahnya.

"Jangan bercanda Sheinna!" teriak Jeje.

"Aku minta maaf Jeje, aku ngerti kamu mungkin ngerasa di perlakuin gak adil sama Ayah aku, atau Dean atau bahkan aku sekalipun." Sheinna berusaha meraih tangan Jeje, namun Jeje melangkah mundur.

"Perasaan ini udah gak sama kaya dulu, dan aku gak sama kaya Sheinna yang dulu."

"Jangan Na, jangan!" Jeje menggelengkan kepalanya, ia menolak pengakuan Sheinna yang menyakiti hatinya.

"Je, kita gak bisa maksain hubungan ini. Pada akhirnya kita bakalan saling nyakitin Je. Aku gak mau nyakitin kamu."

"Sheinnaaa, jangan bicara lagi!" tangis Jeje pecah, tangisan yang pernah Sheinna lihat 2th lalu saat Ayah Sheinna memaksa Sheinna pulang ke Indonesia.

"Jeje.." Sheinna berjalan mendekati Jeje.

"Kenapa Na? Aku harus kaya gimana lagi?" Jeje duduk berjongkok sembari terisak.

"Boss sialan kamu itu, iya?" Jeje mendongak menatap Sheinna.

Sheinna menggelengkan kepalanya.

"Sialan! Harusnya dulu aku pukulin dia sampai mati!"

"Jared!" bentak Sheinna. "Dia gak ada urusan sama hubungan kita..."

"Ada! Kalau bukan karena dia, kamu gak bakalan kaya gini!" Jeje bangkit berdiri, dan Sheinna langsung berdiri di hadapannya.

"Bukan karena dia, tapi aku Jeje! Aku! Aku yang udah gak punya perasaan cinta sama kamu, aku yang udah berhenti berharap sama hubungan kita, dan aku yang mutusin buat ngasih seluruh perasaan aku buat dia! Aku Je, aku yang jatuh cinta sama dia!" teriak Sheinna dan itu berhasil membungkam Jeje.

"Meskipun hubungan kita gak kaya dulu, bukan berarti aku lupain kamu. Kamu tetep berarti di hidup aku Je, kalau bukan karena kamu, aku gak bakalan kaya sekarang ini." Sheinna menangis lagi.

"Je, kita harus move on. Kita harus lanjutin hidup kita." Sheinna melangkah mendekati Jeje, lalu menggenggam tangannya.

"Kamu berhak bahagia, dan bahagia kamu bukan tergantung aku, Je. Sama halnya dengan aku, setelah aku mencoba mencarinya, akhirnya aku di pertemukan sama Elias. Aku belum yakin hubungan aku sama dia akan sejauh apa, karena kita baru saja memulainya, tapi kita, aku yakin dia udah punya planning buat hubungan kita." Jeje menatap jauh ke mata Sheinna.

"Kamu yakin bisa bahagia tanpa aku?" tanya Jeje.

"Kebahagiaan itu kita yang nentuin Je, bukan orang lain."

"Kamu yakin bakalan bahagia?" tanya Jeje mencoba meyakinkan Sheinna kembali.

"Aku yakin, dan aku juga yakin kalau kamu juga bakalan nemuin kebahagiaan yang kamu cari." meski dalam isakan tertahan, Sheinna mencoba tersenyum kepada Jeje.

Kiss Me More! Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang