Kepingan Hati

2K 79 0
                                    

Siang hari ketika Ima pulang menjemput Azqa. Ia melihat satu buah mobil parkir di depan rumahnya. Pada awalnya ia mengira tamu Yudi. Setelah membuka pintu mobil Azqa berlari ke rumah.
"Assalamualaikum...Ayaahhh..."
"Cucuku...."
Terdengar suara perempuan yang dikenal Ima.
"Cucuku..ini kakek"

Ima yang berdiri di depan pintu mematung melihat pemandangan itu. Setelah bertahun-tahun kedua orang tua nya tidak menghiraukannya kini tiba-tiba ada di depan matanya sedang memeluk anaknya.

Yudi yang berdiri tak jauh dari mereka pun memanggil Ima.
"Sayang..ini ayah dan ibu datang"
"Ima....ini ayah...maafkan kami"
"Kenapa...kenapa kalian bisa ada di sini"
"Ima..ayah dan ibu sungguh menyesali perbuatan yang telah kami perbuat padamu nak..."
"Ayah..ibu...taukah kalian bertahun-tahun aku bagaikan anak yang terbuang, selama ini tak pernah sedikitpun kalian mencariku"
"Maafkan kami nak..."
"Ayah..ibu..taukah kalian betapa menderitanya aku selama ini"
"Ayah..tau nah..ayah minta maaf...bertahun-tahun ayah mencari keberadaanmu, baru sekarang ayah mengetahuinya...ayah menyesalnya, akhirnya kami menyadari betapa berartinya kamu bagi kami nak...maafkan kami nak.."

Kedua orang tua Ima berlinang air mata. Yudi berusaha menengahi mereka.
"Sayang...mereka kedua orang tua mu...mereka juga orang tuaku..maafkan lah mereka, walaupun mereka pernah salah"
"Iya nak...izinkan kami menata kepingan hati untuk meminta maaf pada mu nak..."

Ima tertunduk, jujur di lubuk hatinya Ima masih teringat perlakuan kedua orang tuanya di masa lalu yang tidak memperdulikan penderitaannya. Namun ia mencoba membolak-balikkan hatinya untuk memaafkan kedua orang tuanya.
"Ii..iiya...ayah ibu...Ima juga minta maaf sudah membuat kalian kecewa"
"Alhamdulillah..kamu mau memaafkan kami nak.."

Mereka berpelukan saling melepas rindu. Ima tak kuasa menahan air matanya dipelukan ayahnya. Azqa yang sedari tadi memperhatikan mereka terlihat merajuk.

"Bunda....Azqa dicuekin...huuhuuu"
"Uuhh...jagoan ayah...jangan marah dong..sini ayah peluk.."
"Enggg....gak mau...."

Ibu dan Ayah Ima tertawa melihat Azqa.

"Azqa....azqa kan pernah tanya sama bunda..tentang nenek dan kakek.. nah ini nenek dan kakek Azqa"
"Ini nenek..dan kakek Azqa" kata azqa sambil menunjuk kedua orang tua Ima.
"Iya...ini nenek dan kakek sayang"
"Horreeeee...Azqa sekarang punya nenek dan kakek"
"Sini nak..kakek gendong"
"Ehh..kakek...nenek juga mau gendong"

Kedua orang tua Ima berebut ingin menggendong Azqa. Ima dan Yudi tersenyum melihat mereka. Mereka berharap kebahagiaan ini tidak cepat berlalu.

Kutemukan Cintaku di Kaki GunungTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang