-PART 1(revisi)-

160K 5K 60
                                        

Seorang gadis masih terlelap dibalik selimutnya walaupun pagi hari telah menyambutnya. Padahal, pagi hari ini adalah awal kehidupan barunya.

Tok!
Tok!
Tok!

"Naya, bangun! Udah pagi woy!" teriak Dira, kakak dari Nayara.

Suara ketukan pintu mengganggu tidurnya, namun ia masih tidak ingin beranjak dari tidurnya. Mendengar tidak ada respon dari sang adik, Dira pun memutuskan untuk masuk ke dalam kamar adiknya itu.

Betapa kesalnya Dira saat melihat adiknya masih terlelap dalam tidurnya. Walaupun ia sudah berteriak sekencang-kencangnya untuk membangunkan Nayara, tapi tetap saja gadis itu tidak terbangun.

"Ck, Kebiasaan deh. Gue udah teriak- teriak bangunin dia, eh malah masih tidur," gerutu Dira.

Melihat adiknya yang masih tertidur pulas membuat Dira mendengus kesal. Ia pun membuka jendela agar cahaya matahari dapat masuk, lalu menyalakan lampu dan mematikan AC supaya adiknya bisa cepat bangun.

Dira menyingkap selimut adiknya, "Nay, bangun! Udah pagi ini, mau tidur sampai berapa lama lagi?" ucap Dira pada adiknya.

"Eungh,"

"Nay, astaga! Kebo banget sih lo!" ucap Dira kesal sambil mengguncang pelan bahu sang adik.

Naya mulai terusik dan memutuskan untuk membuka matanya. Ia mengucek dan mengerjapkan matanya untuk menyesuaikan cahaya yang masuk.

"Apasih kak? Nayara masih ngantuk loh," ucap Nayara dengan nada serak khas bangun tidur.

"Ada apa? Lo lupa kalo hari ini hari pertama lo sekolah, hah?!" Ucap Dira ketus.

"Oh," ucapnya dengan santai.

1 detik!

2 detik!

3 detik!

Setelah menyadari apa yang Dira katakan, Nayara langsung bangun dari tidurnya dan berteriak kesenangan.

"HA? SEKOLAH? GUE SEKOLAH HARI INI? AAAAA YUHUUUU! SEKOLAH BARUUUU, I'M COMING!" ucap Nayara dengan penuh semangat.

Teriakan Nayara, membuat Dira menutup telinga dengan kedua tangannya. "Astaga, Naya! Bisa diem nggak lo?! Lebay banget sampe teruak-teriak gitu. Telinga gue sakit dengernya, bego!" ucap Dira dengan nada tinggi.

Nayara yang sadar akan kekesalan kakaknya pun hanya menunjukan cengiran tanpa dosanya sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal.

"Ehehe, sorry kak. Kakak kan tau kalo Nayara terlalu seneng jadi nya kayak gimana,"

"Iye-iya. Kebiasaan banget,heran. Yaudah, sana mandi tapi jangan lama lama nanti telat!" titahnya.

"Oke!"

Nayara beranjak dari kasurnya dan mencepol rambutnya asal, lalu berjalan masuk kekamar mandi. Setelah masuk? ia langsung berteriak lagi yang membuat kakaknya menggelengkan kepalanya heran.

"HUAAA MY NEW LIFE I'M COMING!"

"NAYAAAA DIEM!" teriak Dira.

"Ups!"

Nayara keluar dari kamar mandinya setelah 20 menit. Gadis itu pun membuka lemarinya dan mengambil baju seragam barunya, lalu mempoles wajahnya dengan bedak dan liptin tipis. Setelahnya ia mengecek kembali penampilannya di pantulan cermin.

"Perfect."

Setelah Nayara memastikan penampilannya sudah cukup, ia pun turun kebawah. Ternyata, keluarganya sudah berkumpul di sana.

BABY KIARA (TERBIT)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang