HOLAAA
ADA YANG KANGEN AUTHOR UPDATE?
UDAH BERAPA LAMA AUTHOR GAK UPDATE GUYS? LAMA BANGET YA? HEHE.
MAAF MAAF BANGET, SOALNYA AKHIR-AKHIR INI ADA SEDIKIT MASALAH, TAPI SEKARANG UDAH MENDINGAN KOK YA MESKIPUN BELUM TUNTAS SEPENUHNYA.
OKE, HAPPY READING!
Pagi ini rencananya, Nayara akan pergi mengunjungi rumah Devan dengan Kiara. Sejak kemarin Kiara terus saja memanggil Devan dan itu membuat Nayara tak tega hingga memutuskan untuk membawa Kiara bersamaya ke rumah Devan.
"Mom... Nayara ke rumah Devan ya?"
"Iya,"
Setelah pamit, Nayara pun mencium punggung tangan mommy nya, kemudian beranjak pergi meninggalkan rumah menuju rumah Devan.
Setelah perjalanan sekitar 20 menit, Nayara dan Kiara pun sampai di rumah Devan.
"Eh, Non Nayara. Selamat pagi, Non!" sapa Pak Juki, satpam rumah Devan.
"Pagi pak! Devannya ada?"
"Ada non, silahkan masuk!"
"Makasih, pak!"
Sesuai dengan apa yang Pak Juki ucapkan, Nayara pun langsung memasuki rumah Devan dan menuju ke lantai 2, kamar Devan.
Pintu kamar Devan terbuka, maka dari itu ia pun memutuskan untuk langsung masuk saja, toh biasanya juga seperti itu.
"Gue cinta dia? Ga mungkin. Ini semua cuman rencana gue."
"...."
"Sesuai rencana gue, gue cuman mau balas dendam."
"..."
"Nayara itu bodoh, ga susah buat nipu dia."
"..."
"Diginiin aja udah luluh, bodoh!"
"..."
"Gue infoin nanti."
Pip
Nayara yang berada di depan kamar Devan terkejut mendengar pembicaraan Devan tersebut, apa maksudnya Devan berbicara seperti itu? Apakah ia terjebak dalam rencana Devan untuk kedua kalinya?
"Dev?"
Devan terkejut mendengar suara Nayara, ia pun membalikkan badannya dan benar, Nayara berada disana.
"Maksudnya apa?" tanya Nayara pada Devan.
"Mampus, kenapa gue takut? Sialan!" batin Devan.
Meskipun takut, Devan tetap tidak memperlihatkan itu. Devan mengubah ekspresi wajahnya menjadi datar, lalu ia berjalan mendekati Nayara.
"Lo denger?" tanya Devan datar.
"Iya."
"Hemm...bagus kalo lo denger, jadi gue ga perlu pura-pura lagi." ucap Devan santai.
"Maksud lo apa ngomong kaya gitu?"
Devan tersenyum miring "Lo bodoh, Nay. Bodoh banget, lo tau gue gasuka cewe bodoh."
Mata Nayara mulai berkaca-kaca, bagaimana bisa Devan berbicara seperti itu? Apa ia tak berpikir bagaimana perasaan Nayara? Kenapa saat Nayara mulai kembali mencintai Devan, Devan juga kembali menyakitinya?
"Dev,"
"Lo pikir apa yang gue lakuin selama ini beneran? Nggak. Ini semua cuman bagian dari rencana gue buat hancurin lo, Nayara. Inget prinsip gue kan? Sekali benci, bakal tetep benci." ucap Devan dengan senyuman miring.
Plak
Nayara menampar Devan dengan keras, rasa marah, kecewa, benci, sedih menyatu dalam dirinya. Ia tersakiti oleh Devan untuk kedua kalinya.
"Dev, gue benci sama lo." ucap Nayara parau.
Karena tak tahan, Nayara berjalan cepat keluar meninggalkan rumah Devan dan juga Devan yang masih mematung.
Nayara memasuki mobilnya dan tamgisannya pun langsung pecah. Ia merasa begitu bodoh, Nayara marah pada dirinya sendiri.
"Mam-mama," oceh Kiara.
Ocehan yang keluar dari bibir Kiara, menyadarkan Nayara. Ia melihat putrinya yang tengah mengoceh sambil memainkan rambutnya itu, dadanya semakin sesak saat melihatnya.
Nayara merasa gagal memberikan Kiara kebahagiaannya, Kiara terlanjur dekat dengan Devan, lalu bagaimana jika Devan pergi? Tak masalah jika Devan meninggalkan Nayara, tapi bagaimana dengan putrinya?
CIEEE...DIGANTUNG CIEEEE
MAAF TELAT DIKIT UPDATENYA HEHE.
SESUAI YANG UDAH AKU UMUMIN DI IG, JAM 8 MALEM ADALAH PESTANYA NAYARA DAN DEVAN. JADI, DARI SINILAH PESTANYA DIMULAI.
SIAP GAK?
MINTA VOMMENT NYA DONG, BIAR MAKIN SEMANGAT.
SPAM NEXT YANG BANYAK GUYS, KLIK TOMBOL BINTANG DIBAWAH JUGA! GA SAMPE 1 MENIT KOK, MASA GITI AKA SUSAH SIH?
YOK VOMMENTNYA YOK!
BTW, JANGAN LUPA FOLLOW IG AUTHOR JUGA @naylaakhan_
OKE SEGITU DULU, SAMPE KETEMU DI NEXT PART! SEMOGA BESOK BISA UPDATE YA:)
SEE U, SALAM CINTA DARI AUTHOR💞
KAMU SEDANG MEMBACA
BABY KIARA (TERBIT)
Ficção Adolescente(TELAH TERSEDIA DI SHOPEE) Ia hancur, bahkan sangat hancur, saat mahkota yang telah ia jaga selama 16 tahun direbut paksa darinya. Dan, yang paling membuatnya hancur ialah, saat ia mengetahui bahwa ada kehidupan lain dalam dirinya. Lalu apa yang aka...
