Ya, jadi selama 4 tahun ditempa di lembah tidar dan 4 tahun menjadi penghuni di lembah tidar, seminggu lagi akan diadakan kegiatan yang sangat sangat dinantikan oleh para taruna taruni.
Praspa Day
Upacara Prasetya Perwira yang biasa kita sebut Prasa. Gerbang menuju pengabdian sebagai perwira akan dimulai dari sana. Setelah sebelumnya banyak rangkaian yang taruna taruni lalui, bangga rasanya bisa berakhir di Praspa ini.
Seminggu sebelum pelaksanaan Praspa yang akan dilakukan di Istana Negara, kami para taruna taruni akademi TNI dan Kepolisian diberangkatkan menuju Mabes TNI, Jakarta.
Disana kami mendapat pengarahan dan motivasi dari Panglima TNI, Kapolri, ibu kehormatan akademi TNI dan Kepolisian. Bisa bertemu dan mendengar langsung motivasi dari beliau beliau adalah yang tak pernah terduga sebelumnya.
Tak lupa, di h-3 kami melaksanakan gladi kotor dan gladi bersih di h-2. Baru gladi aja rasanya udah bangga, deg degan gitu, kayak mau nembak doi.
Ngomong ngomong soal doi, sayang banget Tya gabisa dateng. Lebih tepatnya setelah gue selesai sidang skripsi gaada kabar lagi dari dia. Ku sedih.
H-1, lebih tepatnya malam sebelum Praspa. Gue dan rekan rekan gue bercengkrama membahas kembali kisah kami selama pendidikan.
"Siapa aja yang dateng besok?" Tanya Rio pada kami. Tepatnya, gue, Alan dan Wisnu.
"Ayah bunda gue doang. Kan aa gue Praspa juga." Jawab gue. Akhirnya, gue dan aa mencapai cita cita kami. Praspa bersama.
"Keluarga gue sama calon makmum." Jawab Alan.
"Udah resmi nih bosque?" Tanya Wisnu pada Alan.
"Udah dong." Jawabnya bangga sambil menunjukkan cincin di jari manisnya.
"Kapan lo pake bambang?" Tanya Rio.
"Tadi, abis mandi."
"Gercep juga kau bambang. Nu, siapa yang dateng, Nu. Kenalan yang bu dokter dateng, Nu?" Tanya gue lebih tepatnya menggoda Wisnu.
"Menghina apa menghibur bosque?" Ujarnya mendengus ke arah gue.
"Sabeb lo anggep apa." Ucap gue santai lalu diiringi gelak tawa Rio dan Alan. Sebenarnya 3 hari lalu, Wisnu baru putus dari kekasihnya yang berprofesi sebagai dokter di Magelang, tepatnya di jalan menuju akademi kami.
"Haha, sabar sabar. Lo sendiri gaada gandengan nih Praspa?" Tanya Rio pada gue.
"Gaada kabar gan." Sahut Wisnu lalu menertawakan gue.
"Ya gapapa juga padahal mah."
"Van, van." Panggil Alan menarik narik kaos gue.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sarah💕 Mas Alan!! Ihh kok lama balesnya Masss Aallaannn Mas ALAN! Mass Alan Mahendra Atmaja sayang😘😘 Jawab gan Ya Allah kacang banget
Alanmhn Apasi sar? Foto siapa kamu kirim ke mas? Gaada ya kenal kenalin mas ke temen kamu