keadaan keluarga Kyfa mulai membaik,jauh lebih baik dan mungkin bisa dikatakan sangat baik.
Rizky tidak pernah sibuk lagi dengan handphone nya, bahkan saat ada tawaran film baru, Rizky masih belum mau menerima alias menolaknya. Setiap Senin dan Rabu Rizky rutin kontrol Restoran nya,dan selasa kamis ikut mengurus bisnis yang sekarang semakin maju,sedangkan jum'at sabtu minggu Rizky habiskan untuk keluarga kecilnya.
Seperti jum'at ini misalnya, Rizky sibuk dengan kedua putranya dan Syifa bersama gadis kecilnya.
Rizky dan Abi baru saja selesai membaca surat al-kahfi,meskipun Abi belum terlalu lancar membaca al-qur'an tapi sedikit-sedikit ia hafal ayat per ayat nya karna sering mendengar Rizky atau Syifa membacanya. Athaya juga memperhatikan ayah dan abangnya itu dengan anteng tanpa rewel. setelah itu,Rizky mengajak Abidzar dan Thaya bermain di mini playground yang ada dirumahnya.
mari tengok Ibu cut! xixi
"adekk,dibaju duluu " Syifa berjalan sambil menenteng baju Nania, sedangkan Nania berlari kesana kemari hanya menggunakan diapers dan Nania acuh dengan panggilan Syifa
"Masyaallah.. nah kan jatoh" tegur Syifa saat melihat Nania jatoh karna kesandung kaki nya sendiri
Nania malah biaasa saja lalu bangun sendiri, "nnii buu,mam yayam nyamnyam " celotehnya sembari menunjukkan mainan ayamgoreng nya pada Syifa
"hoalaah ngga kapok kamu kaak, hhh" Syifa mendekat dan berjongkok mensejajarkan dirinya dengan Nania," ooo adek mau mam sama ayam?"
"mauuu" jawabnya sambil menggeleng
Syifa mengerutkan dahinya bingung, "mau tapi kok geleng kepala?"
"mau mam yayam, ayot mam ayott!"
Syifa semakin dibuat bingung, apa maksudnya? ,hah ngerti aja dulu deh. , "okee,sini dibaju dulu adek nya,nanti kita mam yaa"
Rania akhirnya mendekat dan mau memakai baju setelah hampir setengah jam enggan memakai baju dengan drama kabur-kaburan.
"masyaAllah.. anak nya siapa coba ini hmm,pinternya bikin Ibu gemes dek" Syifa mulai memakaikan baju pada Nania
"nak bu tut niih buu tut yaa? emmmaahh" mungkin maksudnya Ibu Cut ya ? haha. Nania menunjuk Syifa,lalu mencium hidung sang Ibu
"cewet yaa adek,sisir dulu rambutnya"
"buu cewet buu dadda cewet tsana angiss huu huu ubit Niaa akitt huu huu"
Syifa terkekeh mendengar apa yang dibicarakan Nania, cerewet sekali putrinya ini ,sekarang makin pandai pula membuat kalimat meskipun belum terlalu jelas.
"jangan dong,kok di cubit daddy nya?" ucap Syifa, Nania didudukkan di kursi kecil miliknya sendiri lalu mulai menyisir Nania ,mengajak ngobrol agar tetap diam ditempatnya
"akan! dadda akan!"
"akan? Nakal maksudnya?" tanya nya memastikan
"akan! ubit nia huhuu cewet dadda"
Syifa tertawa kecil, "coba bilang nya yang bener, Na-Kal"
KAMU SEDANG MEMBACA
Cut' Nazar's Family!
Short StoryAWAS BAPER! BACA CERITA INI BISA MENYEBABKAN : *KEJANG-KEJANG *SENYUM-SENYUM SENDIRI *KZL *EMOSI *NGE HALU TINGKAT NEGARA *KETAGIHAN! * DAN GILAAAA ENJOY! 🙏🏻❤
