Hari Penuh Masalah ( Dangerous Brother )

13 2 0
                                        

Bi Laras sedikit ngedumel sambil berjalan keluar dari paviliun menuju halaman depan. Ia memasak untuk makan malam para anak – anak majikannya karena Bi Jani harus pulang rumahnya tiba – tiba. Bi laras menunggu mereka tapi tak ada yang pulang bahkan Moira. Ia kesal karena membuang waktunya. Dan ia memutuskan pulang setelah memanaskan beberapa makanan.

Ia berjalan melalui taman samping yang gelap dan melihat mobil Alpha masuk kepekarangan dan berhenti tepat di depan teras. Penglihatannnya tidak buruk sehingga ia dapat melihat Alpha dan Moira berada di dalam mobil. Bi Laras bermaksud pamit dulu pada mereka dan menyampaikan Bi Jani minta izin selama dua hari karena anak bungsunya sakit.

Bi Laras berhenti melangkah dan sontak bersembunyi di balik bonsai besar sambil mengintip ke arah mobil.

Ia pikir ia salah melihat. Bi Laras terkejut dan heran  menyaksikan si sulung sedang mencumbu si bungsu di dalam mobil itu.

✳️✳️✳️

Moira terkejut. Jantungnya terasa berhenti berdetak karena syok. Tubuhnya seketika kaku karena otaknya tidak bisa berpikir. Namun kemudian ia berusaha melepaskan diri.

Pertama kalinya ia mendapat ciuman.

Dan itu dari kakaknya.

Dengan sangat kasar.

Tangan besar Alpha tidak beralih dari wajah Moira, ia merasakan pukulan dari moira di dadanya. Ia sudah banyak di pukul hari ini, pukulan Moira bukan apa – apa baginya. Ia tidak peduli rahangnya masih terasa sakit dan bibirnya terluka, ia tetap membungkam bibir tipis Moira. Melumatnya dengan penuh gairah, amarah, dan kegilaan yang tidak sempat ia pikirkan sebelumnya. Tubuhnya bergerak lebih dulu tanpa berpikir.

Airmata Moira mengalir semakin deras ketika ia merasakan mulut Alpha membuka paksa mulutnya dan lidah Alpha memaksa masuk kedalam mulutnya. Percuma baginya melawan, ia hanya gadis lemah berusia delapan belas tahun yang melawan pria dewasa yang bertubuh lebih besar. Lidah Alpha terus bermain membelai dinding dalam mulutnya. Ia sungguh tidak mengenal kakaknya.

Ini menjijikkan!!

Ia berusaha menutup mulutnya sekuat tenaga, namun Alpha berhasil menggigit bibirnya agar ia tetap pasrah menerima ciuman gila itu.

Alpha berhenti. Namun tangannya masih mencengkeram hampir seluruh kepala Moira. Tubuhnya bergetar berkat emosi yang ia luapkan barusan. Yah..melaui ciuman kasar kepada orang yang salah.

Moira benar – benar tidak mengenali pria itu. Ia melihat tatapan Alpha yang tidak pernah ia lihat sebelumnya. Bahkan dengan airmatanya ia tidak berhasil menghentikan Alpha. Ia menepis kedua tangan Alpha dan langsung berlari masuk kedalam rumah.

Di dalam mobil, Alpha tercengang dengan perbuatannya sendiri. Menghujat dirinya yang tidak terkontrol. Ia merasa benar – benar gila karena mencium gadis belia yang masih sedarah dengannya.

✳️✳️✳️

Selama dua hari Moira mengurung dirinya di kamar. Butuh keberanian untuk keluar untuk sekedar ke kamar mandi, makan dan minum. Untungnya sekolah pun libur hingga ia dapat bersembunyi lebih lama.

Tidak mungkin mudah bagi Moira melupakan kejadian malam itu karena itu pengalaman pertamanya. Rasa bibir Alpha seakan terus menempel, ingatan betapa liarnya lidah pria itu memaksa untuk menjelajahi mulutnya juga terus membayanginya. Bahkan jika ia tidur ia akan memimpikannya.

Ciuman itu begitu mengerikan dan menjijikkan baginya.

Tok Tokk

Bi Jani sudah kembali dan mengetuk kamar Moira. Ia membawakan makan malam ke kamar. “Non..”

Moira segera membukakan pintu setelah mendengar suara bi Jani. Kepalanya celingukan. Ia sangat takut bertemu Alpha. “Ka Alpha ga ada di rumah ya bi?”

“Kayaknya lembur, bi Laras bilang udah berangkat dari tadi pagi”

“Kalo ka Ed?”

Bi Jani menggeleng tidak tahu. Ia baru kembali tadi sore dan bi Laras bercerita udah dua hari juga Edwin tidak terlihat ada di rumah. Jika Edwin pulang bi Jani akan tahu karena akan ada pakaian kotor Edwin di kamar. Tapi di dalam kamar itu selama dua hari tidak ada perubahan. “Mas Edwin apalagi, sudah dua malam kayaknya ga pulang”

“Kalo gitu aku makan di bawah aja bi”

Bi Jani kembali ke ruang makan bersama Moira. Moira juga ingin makan beberapa camilan di kulkas. Sebenarnya sedikit repot jika ia makan di kamar.

Moira menyantap hidangan makan malamnya dengan lahap. Selama bersembunyi ia hanya makan sekali sampai dua kali sehari karena tidak punya selera. Tapi malam ini ia sadar ia butuh tenaga untuk menghadapi kenyataan.

Bi Jani melihatnya dengan senang. Selama majikannya pergi ke luar kota anak – anak jarang makan di rumah. Membuat makanan yang sudah di siapkan jadi sia – sia dan hanya ia, bi Laras dan penjaga yang makan. Kadang akhrinya bi Laras harus membawa makanannya pulang karena anak – anak itu tidak ada yang mau makan di rumah.

Bi Jani kembali ke paviliun untuk beristirahat lagi. Ia meninggalkan Moira sendiran.

Moira membuka kulkas untuk mencari sesuatu yang bisa ia makan. Makanannya di meja sudah habis masuk ke dalam perut kecilnya dan ia ingin memakan sedikit cemilan.

Moira mengambil sebotol soda dingin di pintu kulkas untuk menyegarkan tenggorokannya. Ia kurang puas hanya dengan air putih yang baru ia minum. Ia juga melihat puding buatan bi Jani, cheesecake yang menggiurkan, sedikit buah ada eskrim juga di dalam freezer. Moira juga tergiur dengan susu segar yang bertengger di pintu. Tiba – tiba semangat makannya kembali setelah beberapa hari ia tidak berselera.

Ia berjongkok di depan kulkas yang terbuka, menyendok cheesecake tanpa membawanya keluar. Nyemil langsung di depan kulkas memang sudah jadi kebiasannya. Ia  baru memakan dua sekopan sendok cheesecake, mulutnya juga masih mengecapnya dengan lezat. Kelembutan yang melumer di dalam mulutnya membuatnya merasa melupakan masalahnya hingga ia mendengar sesuatu dari belakangnya.

Seseorang telah meletakkan gelas kaca di meja hingga membuat suara kecil yang cukup mengagetkan Moira. Moira berbalik dengan mulut yang masih penuh.

Jantungnya langsung berdebar seketika.

Alpha berdiri di samping meja makan dan menatapnya.

Entah sejak kapan.

✳️✳️✳️
🤯🤯🤯

To be continue..

Jangan lupa tinggalkan jejak ya reader...

H.O.M.E Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang