20

377 38 7
                                    

Ok langsung aja zeyeng
Cekidot joh







Happy reading
Abaikan typo











'Brak!!-prang'

"Aaaaa..hah hah hah.."

Jisoo terjerit saat dirinya melihat luapan kasar dari kekasihnya sendiri.

Pagi itu juga, Bobby datang kerumah Jisoo. Belum ia mengatakan tujuan awalnya, kakinya menendang meja yang menyimpan beberapa vas mahal disana. Dia tidak perduli bila nanti bobby harus mengganti rugi.

Bobby marah, sangat marah. Semua kepercayaan yang Bobby berikan pada wanita itu, telah dihancurkan dengan sekejap. Ia berusaha mati-matian untuk terus mempertahankan Jisoo agar dirinya tidak menyakiti perasaan Jisoo. Tapi, apa ini? Seseorang yang selalu ia jaga, kini membuat ledakan besar dalam jantungnya.

Bobby menatap Jisoo dengan mata elangnya. Begitu menusuk hingga wanita dihadapannya tidak berani menatapnya.

"Sekarang jelaskan padaku!!" Bentak Bobby yang masih menatap wanita itu dengan tajamnya.

"A-apa yang kau maksud? A-ada apa, oppa?" Tanyanya ketakutan.

"Katakan apa kesalahanmu selama ini padaku!!"

Jisoo terjenggit saat dirinya mendapat bentakan yang lebih keras dari sebelumnya.

"A-apa s-sa-salahku?"

"Jangan membuatku semakin marah jisoo-ya!! Katakan!! Apa hubunganmu dengan Park Jimin!!!" Teriaknya memenuhi seisi ruangan. Dadanya naik turun mencoba untuk tetap terkontrol.

Jisoo mendongakkan wajahnya kaget. Tidak, mata Bobby terlalu mengerikan untuk dia tatap. Jisoo kembali melempar pandangannya kesembarang arah. Otaknya terus berputar untuk mencari jawaban yang tepat.

"Jawab aku Jisoo-ya!!!"

Lagi-lagi Jisoo tersentak dan kembali menatap mata Bobby. Ketakutan begitu tergambar jelas di mata Jisoo. Mulutnya bergetar mencoba mengatakan sesuatu.

"Jawab!!"

"I-iya..dia..d-dia adalah hyungku" jawabnya asal. Sungguh membuat Bobby lebih marah berkali-kali lipat.

"Kau mencoba berbohong? Apa kau ingin melihat isi rumah ini tak berbentuk lagi?" Ancamnya tanpa teriakan namun penuh penekanan.

"Kau sudah menghancurkan hidupku. Kau memaksaku untuk meminum minuman sialan itu dan membuatku tidur denganmu. Tapi, sebuah fakta mengejutkan terbongkar di saat yang salah. Kenapa kau menipuku!!"

Ucapnya yang diawal pelan namun berakhir dengan bentakan yang kembali mengobrak ruangan. Jisoo diam, dia takut kali ini.

"Maafkan aku oppa..hiks" tangisnya sambil memohon pada kaki jenjang Bobby. Bobby hampir menendangnya, namun hal itu tidak ia lakukan sebab orang dibawahnya adalah seorang wanita. Dia tidak boleh sekasar itu kan?

"Lepas tanganmu itu dari kakiku, atau kau akan mendapat tendangan gratis dariku"

Tak ada cara lain, Jisoo pun melepaskan tautannya. Dia juga tidak mau mati konyol kan?. Namun, posisinya masih sama yaitu memohon dibawah.

MY STORY (✔✔)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang