Cekidot joh
Happy reading
Abaikan typo
"Aku baik-baik saja hanbin"
Sepasang kekasih ini tengah melakukan sebuah panggilan. Keduanya saling rindu. Mendengar suaranya saja itu mampu membuat kedua namja itu bahagia. Tidak, meski kebahagiaan itu ada namun hal itu tidak dapat membuang rasa rindu mereka.
"Apa kau sedang menangis?"
Alih-alih menjawab, namja mungil itu malah semakin deras mengeluarkan cairan beningnya. Tangisannya bukan karna hanya tentang kerinduannya, melainkan apa yang sudah terjadi padanya. Saat ini namja mungil itu membutuhkan tempat curahan hatinya. Tapi, akan menjadi kesalahan besar jika dia sampai mengatakan pada kekasihnya. Ini bukan waktu yang tepat. Jinhwan tidak sanggup untuk mendengar jawaban dari kekasihnya. Ini pasti akan menyakiti hatinya, dan itu sangat jinhwan benci.
"Jinannie?"
Jinhwan tersadar dari lamunannya. Dengan kasar, tangannya usapkan pada pipi basahnya.
"Aku tidak apa-apa hanbin. Ini sudah malam kau tidurlah. Besok kau kembali bekerja kan?" Mencoba menghindarinya.
"Aku tau kau sedang menangis. Ada apa? Masalah apa yang membuatmu menangis seperti itu?" Tebak hanbin dari seberang.
"Tidak ada, aku hanya merindukanmu. Sudahlah kau istirahatlah, nee?"
'Tut'
Panggilan diputuskan dari belah pihak. Hanbin mengernyitkan dahinya. Matanya masih memangdang ponsel yang sudah tak bercahaya itu.
●●●
"Eomma pergi dulu, nee?"
"Eomma aku juga ingin ikut" rengek donghyuk.
"Hah.. pasar hari ini sangat ramai. Kau bisa hilang nanti" tolaknya.
"Hmm baiklah"
"Kau jaga diri dirumah"
"Nde"
Beberapa menit berlangsung, donghyuk mencoba bangkit dari duduknya. Dia merasa bosan duduk disitu.
'Knock-knock'
Baru saja bangkit dari duduknya, suara ketukan pintu membuat donghyuk mematung. Setelah kesadarannya terkumpul kembali, dia mulai melangkah menuju pintu utama.
'Klek'
"Nugu?" Tanya donghyuk yang sudah berhadapan langsung dengan seorang namja.
Tak ada sautan sama sekali. Donghyuk mencoba untuk meraba namja dihadapannya, namun gerakan itu terhenti oleh pelukan yang mendadak. Namja dihadapannya memeluk donghyuk dengan erat. Donghyuk sempat terkejut namun ia mulai tenang saat mendengar isakan kecil dari namja itu. Donghyuk sangat mengenal suara itu. June, itu adalah june.

KAMU SEDANG MEMBACA
MY STORY (✔✔)
Fanfic[COMPLITED] Semua tentang dirinya yang menjalani masa-masa sulit. Melihat dunia adalah impiannya selama bertahun-tahun. Banyak yang menghina tentang kondisinya yang tidak sempurna dimata orang. Semua kebahagiaannya seakan memiliki riwayat tersendiri...