12

1.1K 152 3
                                        

HwaYoung dan Minho masih berdiri di pagar pembatas dan mengamati indahnya suasana kota saat malam.

"Ho." Panggil HwaYoung tanpa mengalihkan pandangannya.

Minho menoleh. "Hmm?"

"Kenapa lo ajak gue kesini?" Tanya HwaYoung yang akhirnya menoleh.

"Ya gapapa." Jawab Minho singkat.

"Cih, sok cool." Cibir HwaYoung.

Minho hanya tersenyum samar dan kembali memperhatikan pemandangan.

"Tapi thanks ya, seengganya gue bisa melepas beban gue hehe." Kata HwaYoung tulus.

Minho hanya mengangguk dan tentu saja HwaYoung tidak bisa melihatnya.

"MAKASIH MINHOOOOOO." HwaYoung berteriak sehingga orang orang disekitarnya menoleh, termasuk Minho yang melonjak keget.

"Anjir kaget gua." Kata Minho

"Habisnya lo ga jawab tadi, wleeee." HwaYoung menjulurkan lidahnya meledek Minho.

"Gua udah ngangguk dan jawab dalem hati." Jawab Minho tidak mau kalah.

"Ya mana gue tau kalo lo jawab dalem hati, gue kan gabisa denger suara hati lo." Jawab HwaYoung.

"Dasar cewek aneh." Ucap Minho dingin.

"Dasar manusia es." HwaYoung membalas.

HwaYoung memperhatikan punggung Minho dari belakang saat mereka menuruni tangga.

'kalau dipikir pikir, lo tuh baik juga Ho. Cuma dasar aja suka buat onar di sekolah.' Ucap HwaYong dalam hati.

"Ho." Panggil HwaYoung dan menyusul Minho yang berada tiga tangga dibawah HwaYoung.

"Apaan?" Minho berhenti, dan melihat HwaYoung yang menyusulnya.

"Mulai sekarang, lo temen gue dan gue temen lo. Karena lo udah bantu gue, lo juga kalo ada apa apa jangan sungkan cerita ke gue oke?" HwaYoung mengulurkan tangannya.

Minho menatap HwaYoung aneh.

"Apaansi."

"Cih, paldahal gue cuma mau jadi temen doang." HwaYoung mencibir dan hendak menurunkan tangannya.

Minho menjabat tangan HwaYoung. "Cukup jadi diri lo sendiri aja." Kata Minho dengan muka datarnya.

HwaYoung tidak menyangka dengan jawaban Minho itu dan langsung tersenyum sumringah.

"Haha, iya iya. Lo juga Ho."

Minho hanya mengangguk.

Minho mengantar HwaYoung pulang. Mereka hanya terdiam di perjalanan, HwaYoung lagi lagi memperhatikan punggung Minho.

Entah mengapa, HwaYoung merasa nyaman bersama Minho. Begitu pula Minho, HwaYoung adalah perempuan pertama yang bisa menggerakkan hatinya. Semenjak pertemuannya dengan HwaYoung di belakang sekolah, hatinya mulai tergerak.

"Thanks Ho." Kata HwaYoung sambil memberikan helm pada Minho.

"Yo." Jawab Minho tetap singkat.

"Yaudah sono balik, hati hati lu Ho." Kata HwaYoung

"Iya, sono masuk."

"Iye ini juga gue mau masuk." Kata HwaYoung dan langsung masuk ke rumahnya.

Minho hanya terkekeh.

Tidak disangka, HwaYoung muncul lagi dibalik pagar. "Cie bisa ketawa juga."

Minho yang salah tingkah langsung memacu motornya. Membuat HwaYoung semakin tertawa keras.

"Siapa Young?" Tanya Mama yang sudah berdiri di pintu.

"Eh Mama. Itu Minho ma temen HwaYoung." Jawab HwaYoung.

"Temen apa temen?" Tanya Mama menggoda.

"Beneran temen ko Ma hehehe."

"Lebih dari temen juga gapapa ko." Kata mama lalnjut menggoda HwaYoung.

"Ih mama, ayo ayo masuuuuk." HwaYoung menggandeng Mamanya.











Minho masuk perlahan ke dalam rumah. Mobil Papanya sudah terparkir di garasi, pastinya Papanya itu sudah pulang.

"Akhirnya Minho pulang." Kata Papanya dengan suara yang berbeda dari biasanya.

Minho menoleh dan melihat segelas red wine di tangan Papanya, lalu Minho mendengus.

Minho tidak menghiraukan Papanya yang sepertinya mabuk itu, tapi Papanya bangun dan menghampiri Minho.

"Anak Papa sudah besar." Kata Papanya sambil memegang bahu Minho.

"Ck, Minho mau istirahat Pa." Elak Minho yang mencium bau wine yang menyeruak.

Papanya hanya mengangguk dan berjalan sedikit lunglai ke sofa dan kembali meminum wine nya. Memang kebiasaan Papa Minho adalah minum wine.




Minho merebahkan badannya ke kasur setelah selesai mandi dan berganti pakaian. Minho melihat foto ia, Papa dan Mamanya di nakas.

"Ma, Minho kangen Mama. Minho mau cerita banyak sama Mama." Ucap Minho.

Tanpa sadar, Papanya berdiri di depan pintu kamar Minho dan mendengar perkataan Minho, setelah itu, Papanya langsung pergi.


😽😽😽😽😽

Last Dance [Lee Know] ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang