HwaYoung langsung berdiri dari duduknya saat Hyunjin sampai.
"Ayo Young." Ajak Hyunjin
HwaYoung langsung mengangguk dan naik ke atas motor Hyunjin.
"Ini tokonya?" Tanya Hyunjin saat mereka sudah sampai di toko milik Bunda.
Tokonya tampak sepi. Tulisan 'TUTUP' terpampang di kaca pintunya. Hyunjin dan HwaYoung beranjak ke pintu kecil sebelah toko. Mereka menekan bel rumah Bunda.
Lama sekali tidak ada yang membuka pintu. setelah sabar menunggu, akhirnya Bunda membuka pintunya.
"Bunda?" Panggil Hyunjin.
"Hai Hyunjin, kamu sudah besar. HwaYoung." Bunda tersenyum, lalu memeluk Hyunjin, matanya masih menampakkan jejak air mata.
HwaYoung tersenyum menanggapi Bunda. Masih terasa tidak enak karena kejadian tadi.
Hyunjin dan HwaYoung masuk ke dalam rumah Bunda.
"Hmm, Bi.. eh Bunda, maaf ya atas kejadian tadi pagi. HwaYoung bener bener gatau Bun." Ucap HwaYoung.
"Ga apa apa. Salah Bunda juga Young. Bunda udah siap kalau Minho akan benci sama Bunda."
HwaYoung menatap Bunda yang mencoba tegar.
"Ngga Bun, Minho gaakan benci sama Bunda. Mungkin dia cuma kaget aja, ga nyangka kalau Bunda ada disini. Kan Minho taunya Bunda masih di Kanada." Hyunjin mencoba untuk meyakinkan Bunda.
"Iya Bun, Minho anak yang baik Bun, HwaYoung percaya kalau Minho ga akan Benci sama Bunda." HwaYoung juga meyakinkan.
"Terimakasih anak anak."
"Sama sama Bunda. Bun, Hyunjin bakal bantuin bunda biar ketemu Minho Bun."
"HwaYoung juga bakal bantu Bun. Kalau perlu hari ini HwaYoung sama Hyunjin bawa Minho. Ya ga Hyun?"
"Bener tuh Bun, Bunda tenang aja."
Bunda hanya berterimakasih sekali lagi. HwaYoung dan Hyunjin pamit setelah pertemuan singkat itu.
"Hyun, sekarang cari Minho yuk. Gue takut dia kenapa napa."
"Ayo aja. Lo ga cape? Udah sore banget ini, mau gelap."
HwaYoung menggeleng. "Gue gacape, gapapa sekarang aja kita cari Minho, ya."
"Dasar bucin. Ayo lah."
"Hyun, kita ke taman bunga Hyun." Kata HwaYoung saat Hyunjin memacu motornya.
"Heh ngapain anjir?"
"Udah kesana aja."
"Iya deh."
"Hyun, gue pernah denger rumor tentang Bunda yang ninggalin Minho? Jadi.. semua bener?" Tanya HwaYoung hati hati.
"Hmm secara garis besar bener, tapi yang gue tau, Bunda sayang sama Minho. Gamungkin sih kalo Bunda ninggalin Minho gitu aja." Jelas Hyunjin.
"Iya Hyun gue juga mikir gitu. Semoga Minho ga salah paham."
Hyunjin mengangguk.
Setelah sampai, HwaYoung dan Hyunjin naik ke atas, tempat yang pernah Minho dan HwaYoung datangi. Suasana telah gelap dan lampu sudah menyala.
HwaYoung hanya berharap ia menemukan Minho.
Setelah sampai, Hyunjin menepuk pundak HwaYoung dan menunjuk ke salah satu arah. Minho. Ia sedangmelihat pemandangan kota yang perlahan menampilkan lampu lampu.
"Sono samperin, gue ke bawah ya." Kata Hyunjin.
HwaYoung hanya mengangguk.
HwaYoung perlahan mendekat. "Ekhm, ada baiknya kalo punya beban itu jangan ditanggung sendiri."
Minho menoleh. "HwaYoung? Lo kok disini? Sama siapa?"
"Sama Hyunjin. Gue khawatir sama lo makannya nelpon Hyunjin."
"Makasih udah khawatirin gue." Minho mengusak rambut HwaYoung.
"Ho, tadi kita ke rumah Bunda. Gue mungkin emang gatau masalah sebener benernya apa. Tapi bunda sayang sama lo Ho."
Minho membuang muka, ia melihat ke arah lain.
"Kalo sayang sama gue, kenapa Bunda ninggalin gue? Kenapa Bunda ga berusaha ngehubungin gue? Kenapa?"
"Ho.." Suara HwaYoung melembut. "Lo gaakan tau kalo ga nanya Bunda langsung. Dengan lo kayak gini malah bikin perasaan lo makin sakit Ho. Semuanya pasti ada jawabannya."
"Selama ini dengan gue jadi anak bandel di sekolah gue pikir itu bakal buat Bunda balik dan nemuin gue. Atau ngga buat Papa bikin Bunda balik lagi, ternyata ngga Young. Udah lima tahun bunda ninggalin gue." Suara Minho bergetar.
HwaYoung kehabisan kata kata. Ia langsung beranjak memeluk Minho, untuk menyalurkan emosi yang Minho rasakan.
Minho memeluk HwaYoung erat. Ia menangis tanpa suara, tapi HwaYoung bisa merasakan isakannya.
"Nangis Ho, gapapa, ada gue. Jangan ditahan." HwaYoung menepuk nepuk punggung Minho untuk menenangkannya.
😽😽😽😽😽
KAMU SEDANG MEMBACA
Last Dance [Lee Know] ✓
Fanfiction"Ya lo pake otak lah." Minho "Ya mana gue tau kalo ada tangga disitu." HwaYoung Yang satu dingin, yang satu aneh, apa mereka bisa berdamai? Atau akan selalu mengibarkan bendera perang? Ayo kita baca aja supaya tau cerita mereka 😉
![Last Dance [Lee Know] ✓](https://img.wattpad.com/cover/207483987-64-k336747.jpg)