39

851 98 0
                                        

Tiga jam lagi waktu prom tiba. HwaYoung beberapa kali melirik handphonenya. Ia dan Minho belum berbicara semenjak kejadian kemarin.

HwaYoung menghela napasnya panjang dan mengambil handphonenya.









Minho sedang berbaring di ranjangnya. Ia sama sekali kelihangan minat untuk menghadiri prom. Ia ingin sekali datang ke prom bersama HwaYoung, namun, ia masih belum berbicara dengan HwaYoung.

"Ah gaboleh gini. Gue harus coba ajak dia ngobrol lagi." Ucap Minho dan langsung mengambil handphonenya yang tergeletak di meja belajar.

Mata Minho membulat saat panggilan masuk berbunyi tepat saat ia mengambil handphonenya. Ternyata HwaYoung yang menelpon. Minho segera mengangkatnya.

"H..halo Young?"

'Hai Ho..'

Minho tidak bisa menyembunyikan senyumnya.

"Lo mau dateng prom ga? Ah maksudnya lo apa kabar?" Minho merutuki dirinya yang terlalu to the point.

Terdengar suara HwaYoung yang terkekeh pelan.

'Gue baik ko Ho.. hmm maaf ya gue kemaren ngediemin lo.'

"Gapapa ko, salah gue juga Young."

Mereka terdiam beberapa saat.

'Hmm Ho, nanti... Lo.. mau berangkat sama siapa?'

"Awalnya sih maunya sama lo.. kalo mau."

'Gue mau ko. Hehe.'

"Serius????"

'Iya Minhooooo. Kalo nanti lo telat, gue berangkat sama yang lain loh.'

"Siaaaap tunggu gue ya Young."

'I'll wait for you. Bye Ho'

"I'll come to you.. bye.."

"Love You Young." Minho tersenyum miris.. melihat panggilan yang sudah berakhir di layar handphonenya.

Tapi senyuman kembali mengembang di wajah Minho. Setidaknya HwaYoung kembali menghubunginya.
















HwaYoung sudah bersiap dengan gaunnya. Ia hanya tinggal menunggu Minho yang datang untuk menjemput.

Tidak lama kemudian Minho datang.

Keduanya saling menatap kagum. Mama HwaYoung hanya bisa tersenyum simpul, sedangkan Jeongin yang juga ada disitu berinisiatif mengeluarkan kameranya.

"Ayo dong berdirinya deketan, Jeongin fotoin." Ucap Jeongin yang sudah memegang kameranya.

HwaYoung dan Minho hanya tersenyum canggung dan saling mendekat.

"Ish kak HwaYoung sama kak Minho kayak habis musuhan aja mukanya. Relax dong." Omel Jeongin yang dari tadi tidak puas dengan gaya keduanya yang lebih mirip pas photo.

Akhirnya Minho merangkulkan tangannya di bahu HwaYoung.

"Nahhh gitu dong." Jeongin tersenyum memamerkan giginya yang rapi.

Setelah selesai berfoto dan pamit, HwaYoung dan Minho berangkat.

Minho membawa mobil. Tentu saja ia tidak akan membawa motor sportnya. HwaYoung duduk di samping kursi kemudi.

Sudah lima menit perjalanan tapi keduanya hanya diam.

"Young."

"Ya?"

"Lo.. cantik." Ucap Minho malu malu.

"Thanks Ho. Lo juga.."

"Hah gue cantik?" Tanya Minho terkejut.

"Ih b..bukan gitu.. maksudnya lo keren Ho. Ganteng." Ralat HwaYoung dengan wajahnya yang panik.

"Ppfffft iya iya gausah grogi gitu doooong." Canda Minho

"Iiiih siapa sih yang grogi geer banget lo." Omel HwaYoung.

"Itu pipinya merah gitu." Minho menoleh ke arah HwaYounng.

"MINHO IH PERHATIIN JALANNYA LO LAGI NYETIR." HwaYoung mendorong pipi Minho supaya memperhatikan jalan.

"Hahaha iya siap nanti pas di prom aja deh gue merhatiin lo nya."

"Ish apaan si." HwaYoung melihat kearah luar jendela, untuk menetralkan jantungnya yang berdetak sangat cepat











HwaYoung dan Minho turun dari mobil. Minho membukakan pintu mobil untuk HwaYoung. HwaYoung hanya terkekeh, ia turun lalu menerima uluran tangan Minho.

Banyak pasang mata yang melihat ke arah mereka. HwaYoung yang cantik serta manusia es yang.. sudah tidak membeku lagi.

"Akhirnyaaaaa." Yena menyambut HwaYoung dengan pelukan. Sementara Minho, Hyunjin dan Jungwoo saling tos.

Mereka saling berbincang dan  saling tertawa.

"Guys gue sama Yena mau ngambil minum dulu ya." Kata Jungwoo sambil menggandeng tangan Yena.

"Ah gue juga nih, mau tebar pesona. Siapa tau pulang dari sini gue udah ga jomblo." Hyunjin sudah mulai memasang muka sok tampannya.

Tersisalah HwaYoung dan Minho. Keduanya saling menatap dalam diam.

"Young."

"Ho."

😽😽😽😽😽

Last Dance [Lee Know] ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang