OUR BABY - 9

5.2K 569 339
                                        

OUR BABY - 9

Sehun terbangun karena guncangan juga suara panggilan jongin Yang membuat sehun langsung terjaga dan menoleh. Sehun langsung melihat jongin Yang melihatnya dengan tatapan memohon. Sehun melihat sekeliling dan mendapati dirinya tidak berada di dalam kamarnya.

Sepertinya sehun benar-benar menginap di rumah jongin. Sehun kira dirinya bermimpi karena jongin sedikit lunak padanya. Sehun kembali menoleh dan melihat jongin Yang melihatnya dengan tatapan bingung.

"Kamu butuh sesuatu?" Tanya sehun pada jongin kemudian

"Aku tiba-tiba ingin semangka. Tapi dikulkas tidak ada semangka" kata jongin sambil cemberut membuat sehun tersenyum.

"Ingin aku carikan sekarang?"

"Emm tidak besok saja, aku hanya ingin bilang saja"

"Baiklah, tidurlah lagi. Besok saat kamu bangun akan ada semangka di meja makan"

"Beneran ya?"

"Iya" ucap sehun membuat jongin kembali berbaring tapi bukannya tidur jongin malah mengedipkan matanya tanpa berniat menutupnya sama sekali.

"Kenapa?" Tanya sehun kemudian

"Aku tiba-tiba memikirkan semangka lagi" kata jongin sambil mengubah posisinya hingga keduanya berbaring saling berhadapan.

"Ingin mencari semangka sekarang?"

"Emm tidak"

"tutup mata mu" ucap sehun sambil mengelus pipi jongin

"tidak mengantuk sama sekali"

"lalu inginnya apa? ini masih jam 2 malam. besok kamu ke cafe aku kerja jadi harus tidur"

"hanya tidak mengantuk"

"kemarilah" sehun menarik tubuh jongin kedalam pelukannya. mencium dahi jongin sebelum mengusap punggung jongin pelan. membiarkan jongin menyamankan dirinya dipelukannya. sehun terus mengusap punggung jongin hingga sehun mendengar suara dengkuran halus dari jongin. jongin benar-benar tipe jual mahal yang sedikit mengesalkan. tapi sehun suka. sehun mengeratkan pelukannya sebelum ikut menutup mata dan mengarungi mimpi bersama jongin dipelukannya.

🐻🐻🐻

jongin terbangun karena cahaya matahari yang masuk kedalam kamarnya, siapa yang membuka jendela hingga cahaya matahari masuk begitu saja dan membuatnya terbangun? jongin membuka matanya malas dan mendapati gorden jendelanya sudah terbuka lebar membuat jongin mendengus pelan. sehun pasti pelakunya, gumam jongin.

setelah dari kamar mandi jongin langsung berjalan menuju area makan dan menemukan dua semangka bulat utuh yang diinginkannya semalam juga sehun yang sudah berdiri di konter dapurnya entah melakukan apa dan jongin tidak mau tahu.

"Duduklah" kata sehun tanpa menoleh dan terlihat sibuk dengan penggorengan Yang jongin miliki

"Bagaimana kamu tahu aku disini?" Tanya jongin sambil menarik kursi makan dan menepuk semangka Yang entah bagaimana membuatnya tersenyum sendiri.

"Aku mendengar langkah kakimu. Ingin aku potongkan semangkanya sekarang?"

"Iya, tolong ya" jongin tersenyum sangat manis saat sehun menoleh membuat sehun langsung salah tingkah. Karena selama ini jongin kan selalu galak padanya dan begitu jongin tersenyum manis sehun langsung merasa malu.

sehun memotongkan semangka untuk jongin dan menaruhnya di sebuah piring. sehun bahkan sudah membuang bagian kulitnya agar memudahkan jongin untuk memakannya. benar-benar perhatian. tapi sayang jongin hanya sibuk dengan semangkanya dan tidak peduli dengan perhatian kecil sehun yang sebenarnya bisa membuat siapa saja memerah karena malu.

OUR BABY? (END) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang