OUR BABY - 32

4.1K 401 320
                                        

OUR BABY - 32

Si bos kecil kwangmin kini sudah berusia 3 tahun. Sudah bicara sangat pandai dan bisa berdebat dengan sang papa. Pagi ini kwangmin bangun lebih dulu dari papa dan mama. Kebiasaan pagi kwangmin sebelum keluar dari kamarnya adalah melihat luar rumah lewat jendela besar di kamarnya. Berjemur sambil melihat matahari.

Kwangmin menikmati paginya sendirian, biasanya mama akan menemaninya atau bahkan papa

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kwangmin menikmati paginya sendirian, biasanya mama akan menemaninya atau bahkan papa. Tapi entah kemana dua orang kesayangan kwangmin itu berada saat ini hingga kwangmin hanya sendirian saja. Kwangmin menikmati cahaya mataharinya hingga merasa haus dan bayi kecil itu berlari keluar kamar dan menuju kamar papa dan mama.

Kwangmin mendorong pintu besar Yang tidak pernah dikunci itu sekuat tenaga tapi usaha kwangmin tidak membuahkan hasil. Pintunya tertutup rapat membuat kwangmin kesal.

"Mama!!! Papa!!!" Panggil kwangmin dengan nada super kesal

"Mama!! uka!!" Kwangmin melompat-lompat kecil berusaha meraih kenop pintu hingga pintu terbuka dan menampilkan sang papa berdiri di depan kwangmin tanpa atasan.

"Tenapa tutah?" Berondong kwangmin begitu melihat papa

"Apanya Yang susah?" Tanya sehun sambil menahan tawa karena cadelnya kwangmin sungguh luar biasa.

"Pintu"

"Ahh pintunya susah dibuka?"

"Hmm hmm" kwangmin mengangguk dan sehun menggendong kwangmin keluar kamar dan kembali menutup pintu kamarnya

"Soalnya kwangmin pendek sih"

"Bit bit papa kal kal" ucap kwangmin sambil mencubiti bahu sehun membuat sehun tertawa. Ya mana sakit dicubit bayi 3 tahun

"Aduh sakit ih, min min kal kal" balas sehun sambil menggelitiki perut kwangmin, membuat kwangmin tertawa renyah.

Sehun membawa kwangmin ke kamar mandi di kamar milik kwangmin sendiri. Membantu si kecil cuci muka, menggosok gigi juga mengganti popoknya. Setelah kwangmin bersih sehun juga cuci muka sebelum membawa kwangmin ke dapur, karena tahu si gembul pasti kelaparan.

Sehun mendudukkan kwangmin di kursi tingginya menaruh beberapa buah melon potong di sebuah mangkok dari plastik agar kwangmin bisa mengisi perut kecilnya dulu baru kemudian sehun membuatkan si gembul susu didalam dot kesayangan kwangmin.

"Mama?" Tanya kwangmin pada papanya

"Mama masih bobok"

"Hmm" kwangmin mengangguk-anggukkan kepalanya

"Kenapa?"

"Lindu" ucap asal kwangmin membuat sehun tertawa keras.

"Rindu apa? Kakak min tahu apa soal rindu?" Sehun tertawa keras

OUR BABY? (END) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang