OUR BABY - 45

3.2K 323 144
                                        

OUR BABY - 45

Pagi Yang indah untuk sehun karena begitu bangun sehun masih melihat jongin ada di hadapannya, menutup mata, masih terlelap. Sehun tersenyum seperti orang gila sebelum mendekat dan menciumi wajah jongin karena gemas.

Tapi baru dua kali cium perut sehun sudah didorong sesuatu atau seseorang. Membuatnya terganggu dan langsung menoleh kebawah ternyata si gembul Yang mendorong perut papanya dan melihat papa dengan muka jutek. Sehun tertawa gemas melihat wajah mengantuk jaemin Yang sangat jutek.

Sehun bangkit dan menggendong si gembul jaemin dengan aman sebelum mengusap rambut jaemin Yang jarang-jarang, tidak selebat kwangmin memang padahal sehun dan jongin punya rambut tebal. Haruskah jaemin di potong botak dulu biar rambutnya lebat? Entahlah sehun tidak tahu.

Sehun membawa jaemin kekamar mandi terlebih dahulu, mengganti popok, membasuh wajah sebelum keluar dari kamar meninggalkan jongin Yang masih terlelap.

"Good morning good morning" ucap sehun sambil menciumi pipi jaemin dan duduk di sofa di lantai dua rumahnya sambil menunggu kakak min dan juga mama bangun.

"Aaaa~" rengek jaemin membuat sehun tertawa dan turun dari sofa dan duduk dengan nyaman di lantai Yang berlapis karpet tebal.

"Sudah jangan rewel jae gembul, masa sama papa kesal?" Sehun mengusap perut jaemin berusaha membuat bayinya tenang. Setelah baby jae nyaman bersandar di perut papa, sehun kembali fokus pada rambut baby jae Yang sedikit basah dan mulai memainkan rambut tipis jae. Sebelum membuat jae Yang belum mandi itu berdiri dengan kedua kakinya dan sehun mengamati wajah cute putra keduanya itu jangan lupakan rambut jabrik jae.

"Jae" panggil sehun

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Jae" panggil sehun

"Tatatata" jawab jae dengan tangan mengepal

"Jangan kesal-kesal nanti tidak cute lagi lho, jae sayang papa tidak?" Tanya sehun ngawur

"Papapa mamam"

"Papa ganteng kok disamain sama mamam sih? Nakal jae nakal" ucap sehun sambil mencubit pipi gembul jae pelan, takut menangis kalau terlalu kencang, bisa kacau pagi tenang nya. Karena jika jae menangis maka mama jae akan mulai mengomel dan pagi hari tenang sehun akan hilang.

Sehun mendudukkan baby jae di kursi khusus bayi Yang sedang belajar duduk dengan tenang, memberikan baby jae mainan dan mengambil kacamata kwangmin dan memakaikannya pada si bayi kecil Yang hanya melihat kearah papa jahilnya dengan wajah datar dan alis sedikit terangkat.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
OUR BABY? (END) Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang