Hari ini adalah hari sabtu, sesuai dengan rencana mereka berempat, seharusnya hari ini mereka akan menginap dirumah ghesha karena permintaan dari sang pemilik rumah sendiri.
Pastinya kalau urusan menginap seperti ini, rasanya sangat jarang sekali mereka lakukan, karena walaupun mereka sudah berteman selama satu tahun, tetapi baru sekali dalam sejarah jama dahulu ghesha yang pertama kali mengajaknya nginap seperti ini, setahu mereka ghesha adalah tipe orang yang tidak suka dengan keramaian dan sangat benci sekali pada acara. Tapi entahlah, mungkin ghesha ingin merubah dirinya agar tidak terlalu bersikap dingin dan cuek lagi pada ketiga temannya.
Allena sudah mulai merapihkan barang barangnya itu ke dalam tas ransel yang lumayan besar berwarna hijau tosca yang ia pakai. Ia mulai memasukkan pakaian dan segala perlengkapan yang lainnya untuk menginap nantinya, tak lupa juga ia membawa tas kecil yang berisi satu buah farfum beraroma rose, ponselnya dan domper kecilnya yang berwarna hitam itu.
Allena baru saja selesai merapihkan barang barangnya itu, ia segera membuka kenop pintu kamar miliknya itu lalu menuruni setiap anak anak tangga yang berada didalam rumahnya itu. Ia melihat ada kedua sosok yang sangat malas sekali ia temukan, siapa lagi kalau bukan mamah tirinya dan abang tirinya itu.
Ia berjalan menyusuri ruang tengah dengan tatapan yang malas sekali, ia langsung melewati mamah dan abangnya itu begitu saja tanpa pamit terlebih dahulu pada mereka, dan hampir saja ingin membuka kenop pintu rumahnya itu. Tetapi suara yang tidak asing menurutnya itu baru saja memanggil namanya, otomatis ia menoleh dan memutar bola matanya dengan malas.
"mau kemana lo?" tanya rudy, abang tirinya allena. Sementara allena hanya tersenyum miring mendengarnya, baru kali ini abang tirinya menanyakan hal yang tidak pernah sama sekali ditanyakan oleh rudy. Allena hanya diam ditempat sengaja tidak menjawabnya.
"ditanya malah diem, mau kemana lo?" tanyanya lagi ulang yang masih dihiraukan oleh allena.
Mamahnya menghampiri rudy yang sedang berdiri didekat ruang tengah lalu memegang pundak putra sulungnya itu. "biarin aja sih dia" jawab mamahnya itu tanpa rasa peduli satu persen pun pada allena.
"kalau mau pergi sekalian aja pergi selamanya, jangan kembali" tambah mamahnya itu yang membuat allena kesal mendengarnya. Sementara dengan mereka, mereka justru tertawa riang karena akhirnya allena ingin pergi juga dari rumahnya ini.
"apa urusannya sama kalian?" sahut allena ketus.
"woah, udah berani ngelawan dia mah" ujar rudy yang berada disamping mamahnya saat ini.
Dasar, biasanya ngadu doang lo!. Batin allena.
"buat apa punya mamah sama abang tiri nggak guna kayak kalian" ucap allena ketus.
"jaga ucapan kamu!" bentak mamahnya kasar pada allena. Harusnya hal itu membuat dada allena sakit ketika mendengarnya, tetapi kenapa rasa ii berbeda, justru ia senang ketika mamahnya merespon itu padanya.
"toh, emang benar kok kenyataanya. Nikah cuman untuk memanfaatkan kekayaan suaminya" ujar allena yang membuat mereka berdua panas ditempat, sementara allena hanya memiringkan bibirnya.
"nanti juga kalau ada butuh soal keuangan, larinya ke allena juga" tambahnya lagi yang membuat mereka masih diam ditempat.
Dasar manusia ular. Batin allena kesal.
Ia segera melanjutkan membuka kenop pintu rumahnya lalu segera mengangkat ranselnya yang sudah berisikan pakaiannya itu, lalu menutup pintu rumahnya kembali, tanpa disadari satu tetesan air mata itu berhasil keluar dari bola mata milik allena.
***
Xanna yang sedari tadi sudah siap, tetapi masih bermain dengan make upnya, siapa lagi teman bermain xanna kalau bukan make up yang selalu ia koleksi dilemari kamarnya itu. Xanna memang mempunyai lemari yang khusus utnuk tempat make upnya itu, bahkan make upnya itu sudah melebihi toko toko make up di ibu kota ini, hampir semuanya sudah dimiliki oleh xanna.
KAMU SEDANG MEMBACA
FRIENDSHIP : LOVE [END]
Teen FictionSudah pernah dengar/baca cerita tentang persahabatan antara perempuan dan laki-laki belum? Kalau belum mari mampir di cerita ini. Nanti kalian bisa bertemu kisah pertemanan, percintaan, pertengkaran semua menjadi satu. Inilah cerita Friendship Love...
![FRIENDSHIP : LOVE [END]](https://img.wattpad.com/cover/211047491-64-k168725.jpg)