LOLIPOP 48 ✔️

27 7 1
                                        

Chiko bertemu dengan Ara. Mereka selisih jalan seperti orang tidak saling mengenal, semenjak kejadian itu Chiko memutuskan untuk berhenti membantu Ara. Chiko juga sudah merobek surat kontrak di antara mereka. Chiko yang tak sengaja melirik ke arah Ara, ia masih merasa curiga siapa orang yang membantu dia selain dirinya.

Chiko memberhentikan langkahnya, ia membalikan ke belakang melihat Ara berbelok ke arah belakang sekolah, ia pun berlari mengejar Ara agar tidak ketinggalan jejak. Tetapi ia kalah cepat kali ini, Ara sudah tidak ada di sana.

"Sial!" gerutu Chiko. Ia memutuskan untuk menunggu beberapa menit di sana siapa tahu dari hasil menunggu nya ia bisa mendapatkan bukti.

Chiko menunggu dengan tidak tenang, karena di belakang sekolah keadaan yang banyak sekali dengan semak semak, tangannya di gigit nyamuk walau begitu Chiko tetap menunggu dengan sabar.

Sepuluh menit telah berlalu, apa yang tunggu-tunggu tidak ia dapatkan, apakah ini yang di namakan menunggu yang sia-sia?

Chiko ingin pergi dari sana, tetapi ia melihat bayangan seseorang lewat di daerah sana, yaitu Rama.

"Ngapain dia?" Chiko langsung menghalangin jalan Rama. Rama terkejut dengan kehadiran Chiko. Ia kira sekolah ini sudah sepi, karena semua murid sudah pulang.

"Kenapa lo ada di sini?"

"Lo sendiri? Bukannya ini sudah jam pulang," ujar Rama dengan tenang.

"Nggak usah mengalih pembicaraan. Kenapa lo ada di sini? Apa lo yang membantu Ara menyebar foto Acha?" Rama ingin membatah. Tetapi Ara datang dan terbuka dengan Chiko.

"Kalau iya kenapa? Lo mau buat apa Achiko Pramesthu?" ucap Ara dengan soombong.

"Lagipun lo sudah terlambat, informasi susungguhnya sudah gue sebar. Kita lihat aja nanti keributan yang sesungguhnya."

"Lo lakuin ini apa sih tujuan lo sebenarnya, Ra?" tanya Chiko dengan murka.

"Keadilan."

"Bullshit. Gue gak nampak kalau lo benar-benar membutuhkan keadilan di hidup lo. Cara mendapatkan keadilan tidak seperti ini Ra, lo menjatuhkan harga diri seseorang."

"Menurut lo tidak, tapi gue iya."

"Lo tidak menginginkan keadilan, tapi lo menginginkan Sastria kan? Lo tidak mau dia menjadi milik Acha, dan lo sebenarnya udah jatuh cinta dengan Sastria. Benar kan Ra?" Ara tidak menjawab, ia hanya tercengir dengan anggapan Chiko tentang dirinya. Ara yang merasa urusannya sudah selesai, ia pun cabut dari sana. Begitu pun dengan Rama.

LOLIPOP [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang