24. Terluka

54 5 0
                                        

"Aku benci sama diri aku sendiri Arghhhhh" Teriaknya sekencang mungkin, dengan air mata yang tidak bisa untuk dibendung lagi, hancur kata itulah yang mewakili perasaannya saat ini,

"Ternyata bener yah patah hati itu sakit banget, dan aku ngerasainnya sekarang" Lirihnya, menunduk lelah, menanggis ternyata menguras banyak tenaga juga

Mysha menatap lurus ke arah danau "Aku rasa, sekarang waktunya untuk aku lupain kamu ren, adriell bener ren, semakin lama aku mencintai kamu, aku juga yang akan selalu terluka oleh diri aku sendiri ren, bukan bukan oleh diri aku, tapi oleh pengharapan yang begitu besar yang aku langitkan sama kamu ren, aku yang salah, aku yang sudah terlalu jauh melibatkan perasaan dalam hubungan kita yang hanya berstatus sahabat bahkan adik, bukannya gituh kan ren, bahkan aku masih inget ketika kamu ketakutan aku hilang ketika aku beranjak SMA tapi kenyataannya apa ren kamu yang pergi ninggalin aku, bukan aku tapi kamu rren kamu yang ninggalin aku...

Flasback On

" Mysha?" Tanya darren, mysha pun menoleh

"Aku lagi ngelukis ren, jangan panggil panggil aku terus kamu ganggu tau"Omelnya

" Yamaap, abisnya kamu serius banget iss"Ketus darren

"Sampe Darren manisnya dilupain deh" Lanjutnya membuat mysha menoleh

"Kamu cemburu sama kanvas?" Tanya Mysha menahan tawanya

"Engga siapa bilang, aku cuma iri aja gaboleh?" Ungkap darren, membuat mysha mengambil cat dengan kuasnya, dan dengan jailnya mencolekannya di hidung mancung darren, membuat darren meliriknya sebal

"Jail ih kamu mys, nanti kena baju seragam aku mys" Omelnya

"Sekali kali bolehkan, biarin rren bentar lagi kita lulus smp inikan" Pendapat mysha membuat darren menoleh

"Mysh?" Panggil darren

"Apa darren?"

"Nanti kalo kita Sma lo bakal berubah ga sama gue?" Tanya darren

"Eh ko nanya kaya gituh?" Ujar Mysha

"Ya mau aja, tinggal dijawab apa susahnya?" Protes darren

Fairish Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang