Foto prewednyaSeungwoo-Shia bisa dilihat di instagram aku, semoga kelihatan bagaimana bahagianya mereka disana️❤️
Happy reading~
🍫
Aku memandangi pantulan diriku dicermin besar yang di ruang rias pengantin wanita. Jantungku terus berdebar-debar karena sebentar lagi resepsi akan dimulai.
Kami sudah melakukan pemberkatan di gereja tadi sore dan malam ini acara resepsi akan dimulai. Aku berdebar-debar karena berbeda dengan pemberkatan yang hanya diikuti oleh keluarga dan rekan-rekan dekat, acara resepsi diikuti lebih banyak orang—sebagian besar dari mereka adalah kenalan Seungwoo dan tentu saja mereka pasti kenal Seola. Aku harus apa untuk mendapatkan kesan pertama yang baik yah?
"Kok bengong?" tanya bunda memasuki ruang rias dan mendekatiku.
"Hm? Nggak kok. Bunda udah makan di family room?"
"Udah, tadi sekalian ngobrol sama ibunya Seungwoo. Kamu tau kan beberapa hari lalu ibunya Seungwoo minta buatin rangkaian bunga buat di rumahnya?"
"Iya tau, kenapa?"
"Katanya rangkaian bunga bunda bagus, bunda disuruh buka les rangkai bunga buat usaha sampingan."
"Ide bagus tuh, Bun. Sekalian Heejin belajar juga, dia bilang stress sama skripsi padahal baru awal-awal," kekehku.
Bunda lalu menjepitkan sesuatu dirambutku yang sudah ditata. Aku nggak tau apa itu sebelum bunda memberikan handphonenya yang berisi foto rambutku dari belakang beserta sesuatu yang beliau jepit disana.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Jepit rambut? Hair stylist-nya lagi ambil—"
"Itu jepit rambut pemberian ayahmu waktu menikahi bunda dulu."
"Hm? Dari ayah?"
"Iya. Katanya bunda secantik jepit rambut ini, ayahmu gombal banget kan?"
"Iya juga sih hahaha."
"Bunda udah bilang hair stylist-mu buat pasangim kamu ini, katanya gapapa. Semoga bahagia, Sayang, ayah juga pasti senang lihat kamu sampai ditahap ini," ujar bunda mencium pelipisku.
"Bun, aku mau nangis nih gimana nanti make up-nya luntur?" kataku mengipas-ngipas mataku yang ingin mengeluarkan air mata.