Hanya kisah sederhana tentang Yuta dan Marsha (Matcha). Dengan keluarga kecilnya yang......
Aneh!
Start: 29 Agustus 2019
End: 24 Mei 2020
Repost:
Start: 18 Juli 2020
Dibacanya pelan-pelan aja biar makin meresapi, ya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Kepergian Marsha untuk selamanya meninggalkan duka mendalam untuk keluarga besar. Kepergian wanita itu diiringi oleh air mata dari banyak orang yang mengenalnya, termasuk Dokter Yahya dan beberapa perawat yang sudah merawat Marsha. Begitu tahu kalau Marsha sudah lolos, Dokter Yahya masuk ke kamar untuk mendapatkan kesempatan. Sayang, Yuta memberi tahu Dokter Yahya agar membiarkan Marsha lolos karena memang kematian adalah pilihan terbaik untuk istrinya.
Saat dimakamkan, pemakaman berubah menjadi hujan air mata karena banyak yang menangis untuk Marsha. Bahkan Taeil pun menangis histeris tatkala harus mengantarkan Marsha ke peristirahatan terakhirnya. Saat di pemakaman, Yuma sampai tidak sadarkan diri melihat Marsha yang dikebumikan. Semuanya mencoba ikhlas, tetapi air mata tidaklah berbohong. Semuanya berduka atas kepergian Marsha yang hampir tidak dipercaya oleh banyak orang.