Ruby Maxwell, seorang gadis dengan kehidupan yang rumit, berusaha untuk 'tidak terlihat' di kampusnya. Ia hanya ingin menyelesaikan studinya, sesuai dengan keinginan ibunya. Namun semua itu berubah ketika ia harus berurusan dengan lelaki populer di...
Jam sudah menunjukkan pukul setengah satu siang. Sudah waktunya untuk makan siang bagi para mahasiswa dan dosen. Alex duduk di kursi batu yang terletak di taman, bersama Aaron dan Lucas. Mereka menunggu Nick yang masih berkonsultasi dengan Mr. Whitterman mengenai tugas akhirnya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Alex melihat handphonenya, mengetik pesan pada Nick agar segera menyelesaikan konsultasinya. Alex sudah cukup bosan menghabiskan waktu di taman untuk menunggu Nick. Ia pun menyisir seluruh taman.
Taman yang terletak di pelataran depan kampus hari itu tidak seramai biasanya. Beberapa komunitas mahasiswa duduk di tengah taman. Ada pula sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam paduan suara kampus, sedang bermain gitar dan bernyanyi bersama. Namun ada sesosok yang menyita perhatian Alex.
Alex melihat sesosok yang ia kenal beberapa hari ini. Gadis itu sedang duduk sendiri sambil membaca buku di bawah pohon besar. Mata Alex terkunci pada sosok itu untuk beberapa saat.
"Apa itu Ruby Maxwell, Alex?" ujar Aaron sambil merangkul Alex. Ia juga mengarahkan pandangan yang sama dengan sahabatnya itu. Alex hanya menggangguk tanpa mengalihkan pandangannya dari Ruby.
"Dia lebih menarik dari fotonya di album tahunan. Apa dia tidak kepanasan menggunakan jaket di musim panas ini?" ujar Lucas yang ikut menatap Ruby bersama kedua sahabatnya.
Yap, kini Ruby menggunakan jaket jeans, kaos stripes, dan celana panjang hitam. Nampan nyaman di tengah cuaca yang cukup terik di musim panas ini.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Kau benar. Para gadis biasanya menggunakan baju tipis dan rok pendek di musim panas seperti ini." ujar Aaron mengiyakan pernyataan Lucas.
Alex baru menyadari percakapan Lucas dan Aaron barusan. Sejak awal ia bertemu dengan Ruby, gadis itu memang selalu menggunakan baju tangan panjang dan celana panjang jeans.
'Apa gadis itu sedang sakit?' batin Alex.
Ruby terlihat merapikan buku dan earphone-nya, lalu memasukkan barang-barangnya ke dalam tas. Ia lalu beranjak dari tempatnya duduk dan berjalan ke arah gedung kampus, melewati bangku taman yang di duduki Alex, Aaron, dan Lucas.