I WANT YOU part 7

560 48 2
                                    

I WANT YOU (PART 7)

"aiissshhh sofa ini benar-benar tidak nyaman" gumamnya sambil memiringkan tubuhnya kekiri, lalu memiringkannya lagi kekanan, setelah itu merentangkan tubuhnya, "hhaaahh.. bisa-bisa aku tidak tidur sampai pagi" gerutunya, ia berdiri lalu mengambil bantal dan selimutnya lalu berbaring disamping se kyeong, ia menghela nafas panjang, "hhhaaaaahhh... tempat tidurku benar-benar nyaman.." gumamnya tanpa menghiraukan kalau ia seranjang dengan Se kyeong, Se kyeong berbalik kearah Seung jo, "kau benar-benar pria yang jahat.." Se kyeong mengigau, Seung jo berbalik kearah Se kyeong, "apa.. pria jahat?? Apa kau mengataiku haahh..??" ucap seung jo tapi saat ia melihat mata Se kyeong masih tertutup ia pun sadar kalau Se kyeong sedang mengigau, tak lama kemudian, "oppa.. gomawo.." ucap Se kyeong lagi, "oppa.. siapa lagi yang kau panggil oppa? Yang jelas itu bukan aku" gerutu seung jo sambil menunjuk wajahnya, "braaaggg..." tangan Se kyeong menindih tubuh seung jo, "apa-apaan ini..?" gumam Seung jo, ia menatap wajah Se kyeong yang berhadapan dengan wajahnya, "iisshhh... kenapa aku harus seranjang denganmu? Tapi aku juga tidak mau kalau harus tidur disofa" gumamnya lagi, lalu dengan hati-hati memindahkan tangan Se kyeong dari tubuhnya, Seung jo lalu tidur terlentang dan menatap langit-langit kamarnya, "iiihhh..." ia bergidik, "andwe.. andwe.., dia bukan tipeku" ujarnya lalu memejamkan matanya.

Kicauan burung yang bernyanyi seakan menyambut pagi terdengar begitu jelas dari kamar mereka seakan menghibur mereka berdua yang masih terlelap dalam buaian mimpi, bias cahaya matahari yang menembus celah-celah jendela kaca seakan menyiratkan kegalauan sang pemilik kamar, Se kyeong terjaga dan perlahan akan membuka matanya, ia merasakan kehangatan dalam tubuhnya dan itu membuatnya enggan untuk membuka mata, sesaat ia berusaha untuk membuka matanya dan... jeeennggg.... jeeeennggg.....!!!! "yaa... apa yang kau lakukan padaku..??" teriak Se kyeong , ia terbangun dan berada dipelukan Seung jo dan mereka berada dalam satu selimut yang sama, mendengar teriakan Se kyeong, Seung jo pun terbangun, "yaa... kau.. kenapa pagi-pagi kau sudah berteriak sekencang itu??" balas Seung jo, Se kyeong menatapnya tajam, "kau.. kenapa kau tidur bersamaku dan memelukku hhaahhh, apa yang telah kau lakukan padaku semalam..??" bentak Se kyeong, Seung jo balas menatapnya, "apa kau tidak ingat apa yang terjadi semalam? Seharusnya aku yang bertanya kenapa kau tidur ditempat tidurku, apa kau tidak sadar siapa pemilik tempat tidur ini??" balas seung jo berapi-api, Se kyeong mengabaikan kata-kata Seung jo, "aku tahu sekarang... kau memanfaatkan kelemahanku kan, saat aku tidak sadar kau berusaha memperdayaku kan..?" tuduh Se kyeong lagi, "mwwooo..?? memperdayamu..? kau fikir aku akan menidurimu.. begitu?, asal kau tahu walaupun kau merengek ingin tidur dengan ku, aku tidak akan melakukannya dengan wanita sepertimu, ingat kau bukanlah tipeku" kata Seung jo membuat Se kyeong terdiam, "ingatlah baik-baik apa yang kau lakukan semalam sampai-sampai kau tidur ditempat tidurku.." sambung Seung jo lagi, Se kyeong mencoba mengingat-ingat, "oowww.. aku ingat sekarang, semalam aku....." ucap Se kyeong namun ia tak melanjutkan kata-katanya, tiba-tiba ponsel Se kyeong berdering, ia pun mengambilnya lalu menjawabnya, "ne.. oppa.. aku baik-baik saja, terima kasih telah mengantarku pulang" kata Se kyeong, Seung jo tampak menyelidiki siapa yang dipanggil oppa oleh se kyeong, namun saat Se kyeong menoleh kearah Seung jo, Seung jo segera mengalihkan pandangannya dan melangkahkan kakinya menuju kamar mandi.

"Maaf eomoni.. aku bangun terlambat.." ucap Se kyeng saat berada diruang makan, ibu mertuanya tampak tersenyum, "tidak apa-apa Se kyeong aa.. duduklah.." ucap ibu mertuanya, se kyeong menuju ketempat duduk dan Seung jo berjalan dibelakangnya, ibu mertuanya yang akan menuju kedapur lalu berbalik lagi, "aku sangat senang melihat kalian sudah semakin dekat" kata ibu mertuanya, membuat Se Kyeong tersenyum tipis dan menundukkan kepalanya, berbeda dengan Seung jo ia tak bereaksi, "itu tidak akan terjadi" gerutunya didalam hati, ayah mertuanya yang sedari tadi membaca koran lalu meletakkan korannya, "Se kyeong aa.. apa kau sudah memutuskan kemana kau akan berbulan madu?" tanya ayah mertuanya, Seung jo melirik se kyeong dan Se kyeong melirik Seung jo, secara bersamaan mereka menjawab, Seung jo menjawab, "Spanyol" dan Se kyeong menjawab, "Tidak" alhasil ayahnya kebingungan, "yaa.. Seung jo.. apa itu pilihan mu sendiri, bukan pilihannya Se kyeong?" tanya ayahnya, "jawab yang jujur.." sambung ayahnya lagi, "itu benar ayah, kemarin malam Se kyeong bilang ingin ke Spanyol tapi ia malu mengatakannya pada ayah" jawab Seung jo membela diri, ayahnya lalu mengalihkan pandangannya pada Se kyeong, "katakan yang sebenarnya..?" ucap ayah mertuanya pelan, Se kyeong pun mulai berbicara, "Sebenarnya.. aku tidak ingin kemana-mana ayah, aku merasa sangat bahagia menikmati hari disini bersama kalian, ini saja sudah cukup bagiku.." ucap Se Kyeong membuat ayah mertuanya terharu, "apa kau tidak menyesal, telah menyia-nyiakan kesempatan yang ayah berikan padamu..?" canda ayah mertuanya, membuat Se kyeong tertunduk malu, "tidak ayah.." jawab Se kyeong pelan.

I WANT YOUTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang