Happy Reading ✨
Bukan layangan atau pun tali pengerek bendera. Tapi kenapa perasaanku ditarik ulur?
~Abiyan Danish Thana
...............................🖤🖤🖤............................
H
ari ini Indah kembali ke sekolah, setelah beberapa hari tak hadir. Indah yakin, semua pasti ada hikmahnya. Jika dia terus menerus mengurung diri di rumah, kapan dia akan keluar dari zona nyamannya.
Indah memasuki kawasan sekolah. Dia sangat heran, betapa banyaknya papan-papan bunga yang berada di halaman sekolahnya. Dia melirik tanggal yang ada di ponselnya.
Senin / 25 November 2019
Mata Indah membulat. Ternyata hari berlalu begitu cepat. Bagaimana dia bisa nampil hari ini sedangkan dia hanya berlatih satu hari saja.
Indah menghela. Beruntungnya lagu yang akan dia bawakan tidak terlalu sulit. Dia tersenyum dan melanjutkan langkahnya.
"Hey ...," Indah berhenti dan menoleh saat bahunya di tepuk oleh seseorang.
"Abi"
"Kamu, kenapa pergi duluan? Bukannya aku udah bilang, kalo kita pergi ke sekolah barengan?"
Indah mematung. Niatnya sudah bulat, dia akan menjauhi Abi. Dia tak pantas berada bersamanya. Abi mempunyai keluarga yang utuh. Sedangkan dia, orangtuanya saja sudah berpisah. Bahkan tentang perkataan Arham semalam, semakin membuktikan dia tak pantas untuk Abi.
"Kamu gak usah deket-deket sama aku lagi, Bi." Ujar Indah dengan lantangnya. Tak ada ketakutan dimatanya.
Abi terkejut bukan main, dia termangu menatap wajah itu. apa salah dirinya? Bukankah kemarin baik-baik saja?
"Tapi kenapa?"
"Intinya jangan deket-deket sama aku lagi, Bi." Jawab Indah dengan menaikkan nada bicaranya.
"Gak bisa."
Indah menghela, dia telah mengambil keputusan. "Lebih baik kita putus."
"Kamu apa-apaan sih? Enggak ya, aku gak mau." Tegas Abi.
Indah mengangkat tangan Abi, "Abi, ini memang jalan yang terbaik buat kita."
Abi menggeleng keras. "Enggak, ya enggak."
Indah kembali menghela, dia melepaskan tangan Abi. "Terserah kamu, tapi aku keputusan aku udah bulat. Permisi!"
Indah pun pergi meninggalkan Abi yang masih tak menyangka dengan keputusan yang telah Indah ambil. Apa kesalahannya? Bahkan dia selalu menjadi sosok pengertian jika di dekatnya. Namun, kenapa Indah memutuskan sepihak hubungan ini. Kehilangan orang yang sangat dia sayangi untuk kedua kalinya, tak mungkin dia biarkan.
Indah berjalan menuju ruang seni. Dia harus menjumpai Bayu sekarang. Dia juga harus menjelaskan semuanya, dan dia siap untuk tampil apa pun alasannya.
"Permisi"
Semua orang berbalik menghadap dirinya. Terlihat, sepertinya mereka sedang berkumpul dan berdoa agar acara ini berjalan dengan lancar.
"Indah ...," Bayu pun mendekat ke arah Indah yang masih berada di depan pintu.
"Bay, maaf aku gak bisa ikut latihan. Tapi, aku bisa kok nam---"
Saat Indah tengah menjelaskan, Bayu memotong ucapan Indah. "Lo udah digantiin, Ndah."
Indah terkejut, "Hah? Sama siapa?"
"Sama Abi."
"Abi?" Beo-nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Indah [SELESAI]
Teen Fiction-Kehidupan Dirinya Tak Seindah Namanya- Kehidupan yang dijalani Indah berbanding terbalik dengan namanya. Keluarga harmonis tidak ada pertengkaran, itu lah yang didambakannya. Disekolah dibully, di rumah menyaksikan pertengkaran kedua orang tua past...
![Indah [SELESAI]](https://img.wattpad.com/cover/227288084-64-k802690.jpg)