Sebuah mobil alphard berwarna abu-abu berhenti tepat di depan rumah sakit. Berkilau, dengan pita biru di depan kacanya menandakan mobil itu baru. Seles yang mengendari mobil baru Shamira turun. Dia mesem-mesem, menatap Shamira kagum. Memberikan kunci mobil itu dengan tangan yang gemetar.
"Makasih ya. Hm, bisa tolong copot pitanya gak Mas?" pinta Shamira. Seles itu masih menatapnya tak percaya. Shamira berdehem, membuat seles itu salah tingkah. "Bisa tolong copot pintanya gak Mas?"
Seles itu mengangguk, dia langsung mencopot pitanya. "Kamu youtubers itu ya?" tanyanya gugup.
Shamira mengangguk kikuk. "Boleh foto? Hm... satu kali aja," pintanya memohon.
Shamira mengangguk. "Boleh."
Seles itu bersorak ria, dia mengambil handphonenya di tas kecil. Tangan dia gemetar, membuka fitur kamera. Shamira sadar, seles itu tak mungkin berselfi dengan tangan gemetar, langsung saja ia mengambil alih handphone seles itu.
"Masnya abis ngapain si, kok sampe gemeteran gitu." Shamira terkekeh pelan.
"Ketemu idola! Haduh berasa mimpi hahaha."
Shamira menggeleng-gelengkan kepalanya. Ia tersenyum ke arah kamera sedetik kemudian layar berkedip tanda satu jepretan sudah diambil. Shamira memberikan handphone itu pada sales. "Ini Mas."
"Oh iya. Makasih banyak ya hehe."
"Iya makasih juga." Shamira berbalik menatap Anand, Alexsa dan Bu Rani sedang perjalanan menuju ke sini. Tangannya melambai-lambai ke atas, mengode mereka agar sedikit cepat.
Anand berhenti tepat di depan Shamira, matanya menatap ke arah mobil. "Mobil baru Sham?" Shamira mengangguk.
"Yuk masuk!"
***
Shamira mengigit bibir bawahnya pelan. Jantungnya berdebar dengan sangat cepat. Gombalan dari Anand memang bisa menjadi penyebab utama kenapa jantungnya berdebar-debar tak karuan, tapi---bukan itu penyebab utamannya. Sagara tiba-tiba mengirim pesan kepada Shamira agar dia kembali lagi ke rumah sakit tanpa penolakan. Hari ini ia sudah berjanji pada anak-anak untuk mengajaknya pergi jalan-jalan.
Handphonenya kembali bergetar, Sagara kembali meneleponnya. Ia kesal setengah mati, apa Sagara tidak mempunyai pekerjaan? Sampai-sampai menerornya seperti ini?
"Siapa itu Sham?"
Sontak Shamira terkejut, tangannya refleks ke belakang, menyembunyikan handphonenya. "Biasa kakak gue. Repot banget! Gila jadi posesif banget semenjak tau kelakukan gue kayak gini!"
Ting
Pesan baru kembali muncul. Shamira menatap layar handphonenya.
Kak Gara-Gara💕
Shami kembali ke rumah sakit sekarang! Kalau gak mau, kakak jemput kamu.
Kok kk jadi kayak gini si! Aku
cuma ke panti😭
Lupa janji awal? Kamu merengek ingin ikut sama kakak, kamu bilang kamu mau belajar. Sekarang kembali adik kecil😏
Kk kan kerja. Kenapa ngurusin Mira😅
Shamira🤨 tunggu, saya akan kesana.
Eh, iya-iya! Aku ke rumah sakit! Dasar nyebelin! Nyebelin banget! Aku kan jadi---
KAMU SEDANG MEMBACA
Shanand
Fiksi Remaja[SEQUEL RAIRA2] 🍂Dimohon untuk tidak plagiat [Bhatia Series 3] Namanya Shamira. Ia seorang selebram dan youtubers terkenal. Dia sedang mendekati seorang pria berkacamata. Ia mendekati dia bukan karena sebuah taruhan atau truth or dare dari orang, b...
