Bagian 4 : Dare dari kamu yang paling aku benci. Sebab itu sangat berbahaya.
🎶Audi - Dibalas dengan dusta🎶
Malam ini rumah akan rame sepertinya. Karna temen temen Ari akan datang. Biasa kumpul kumpul cogan aja. Citra yang tak mau kebisingan sudah siap dengan headset dan hapenya. Teman teman Ari tergolong orang orang rich semua dan ganteng pastinya
Mereka semua adalah teman teman segeng Ari. Ari dan teman temannya segera duduk melingkar di ruang tamu. Rencananya mereka akan maen truth or dare. Permainan yang cukup pasaran tapi cukup bikin jengkel tatkala dapat dare dari teman. Sudah ada botol diatas meja yang siap diputar oleh Galang.
"Gue putar ya guys satu..dua..tiga!" Galang pun memutar botol. Botol berputar kencang dan perlahan mulai pelan berputar. Botol pun berhenti berputar diarah Farel. Farel berdecak pelan.
"Oke Rel lu pilih Truth or dare?" tanya Galang.
"Truth" jawab Farel singkat.
"Gak seru ya lu pilihnya Truth" kata Vano.
"Kan ada pilihannya ya suka suka gue" ujar Farel.
"Gapapa gue kasi pertanyaan ya lo kudu jawab jujur. Ada rencana buat kiss ama Shasha gak?" tanya Galang.
Fyi, Shasha itu adalah temen sekelas Elena pacar Ari. Ya mereka gak begitu akrab. Tapi sebelas duabelaslah ama Elena hobinya dugem dan agak badgirl. Shasha pacaran dengan sepupu Farel yaitu Dani yang berada di kelas 11 ipa 3. Dan Shasha sering main ke rumah Farel untuk ngapel ama Dani. Maklum Farel dan Dani satu rumah.
"Gak ada. Gue malah benci liat dia" jawab Farel.
"Ey jangan terlalu benci nanti suka loh Rel" ucap Vano.
"Dih ogah banget suka ama dia"
"Oke lanjut" kata Bian yang memulai botol dan botol tepat berhenti berputar di Ari.
"Gue dare!" pungkas Ari langsung.
"Gue mau lu cium Citra sekarang juga!" pinta Bian.
"Yang bener ajalah Citra kan sahabat gue gak masuk akal lo Bi"
"Kalo lo nolak gue kasi hukuman yang pasti lebih berat dari dare lo"
Ari berdecak kesal. Ari pun beranjak ke kamar Citra dan menarik Citra kehadapan teman temannya.
"Lo apa apaan si Ri gue kan lagi belajar! maen tarik tarik aja!" omel Citra.
"Cit gue dapet dare dan itu harus cium lo didepan teman teman gue"
"Hah lo gila? ogah ah!"
Ari langsung saja mencengkeram pergelangan tangan Citra hingga citra meringis kesakitan.
"Oke oke tapi jangan bibir ya"
Ari berdiam sejenak memerhatikan wajah cantik Citra sahabatnya. Pelan pelan Ari coba mendekatkan wajahnya ke wajah Citra. Citra setengah mati menatapnya takut. Tanpa diduga Ari mencium pelan bibir Citra dan menempelkannya cukup lama tanpa pergerakan apapun. Lama kelamaan Ari mulai melumat pelan bibir Citra, mengemut lembut bibir Citra, dan mengecup bibir Citra berkali kali tanpa balasan dari sang empunya bibir. Cukup lama Ari menikmati bibir Citra tanpa peduli tangan tangan kecil Citra yang sudah memukul bahu dan dada Ari. Ini yang pertama kalinya mereka sebagai sahabat melakukan kiss. Teman teman Ari yang menyaksikannya bersorak kencang. Ari pun melepaskan ciumannya setelah merasa Citra kehabisan nafas karna perbuatannya.
"Gila Ari you're so hot kisser bro!" sorak Vano sembari tepuk tangan.
"Sorry Cit gue kelepasan" ucap Ari sembari menunduk.
KAMU SEDANG MEMBACA
Never Change [Complete]
RomantikJudul Awal - Possessive Boy(friend) ⚠️WARNING⚠️ Menyebabkan darah tinggi, emosi yang naik jika merasa mual, tidak dianjurkan untuk membacanya! Jika merasa migrain, silahkan tanggung sendiri😜 Citra Dan Ari bersahabat sejak kecil. Ketika kedua...
![Never Change [Complete]](https://img.wattpad.com/cover/234380479-64-k86907.jpg)