Tolong tekan 🌟 agar author semangat cerita & Comment juga yaa, semangat membaca💞
"Jungkook-ah, Ayo- ayo akhiri hubungan kita" ucap Lisa.
Perkataan gadis itu membuat tubuh Jungkook terasa kaku- hingga buket bunga yang ia pegang terjatuh begitu saja, menggelinding hingga ke belakang pintu kamar Lisa.
"Kau- kenapa kau ingin mengakhiri nya?" Tanya Jungkook dengan bibir bergetar. Lisa tak bergeming, ia memilih mencengkram selimutnya kuat-kuat.
"Apa Soohyang menjadi penyebabnya?" Tanya Jungkook.
"Tidak- ini bukan salahnya. Aku sudah muak pada hubungan ini- aku sudah tidak mencintaimu lagi" ucap Lisa.
Sekali lagi, tubuh Jungkook bagai dihantam benda tumpul.- sangat menyakitkan.
"Bohong" ucap Jungkook. Lisa menatap pemuda itu tajam dan tak mampu menghentikan airmata yang membasahi pipi nya.
"Kau berbohong Lisa" lirih Jungkook.
"Kau pernah berterimakasih pada langit karena aku membahagiakanmu dan kau bilang aku cinta pertama mu yang indah, apa itu semua hanya omong kosong?" Tanya Jungkook dengan suara yang bergetar, apakah pemuda itu boleh berharap jika Lisa tengah bermain-main dengan ucapan nya.
"Benar ,itu hanya omong kosong" ucap Lisa menyeringai, tanpa ia sadari ia meremas selimutnya hingga terobek.
Bohong
Kaki Jungkook begitu lemas, tak mampu lagi untuk menatap sang kekasih.
"Aku juga pernah bilang padamu jika cinta pertama itu tidak akan berhasil" ucap Lisa meneteskan air mata nya meski bibir tetap tersenyum.
"Dan cinta kita tidak berhasil Jungkook-ah, aku tidak menatapmu seperti dulu" ucap Lisa.
Bohong, itu semua bohong- nyata nya Lisa masih menatap Jungkook masih sama seperti dahulu, gadis itu masih mencintainya.
"Lalu apa artinya kau selalu bersamaku saat ini?" Tanya Jungkook memaksakan diri untuk menatap sang gadis.
"Aku hanya kasihan padamu, nyatanya kau hanya ku anggap sebagai pelepas jenuhku dan tidak lebih dari itu- perasaanku sudah mati sejak lama" ucap Lisa.
Kebohongan itu- kebohongan terbesar yang dibuat oleh Lisa.
Jungkook tersenyum kecut, ia rasa hatinya tercabik-cabik tak bersisa.
"Jadi mari kita berpisah" ucap Lisa terisak, entah mengapa- Jungkook tidak bisa mendengarnya. Yang pemuda itu dengar hanyalah permintaan untuk tetap tinggal dari kedua bola mata Lisa yang berair.
Gadis itu ingin Jungkook pergi dari hadapan nya sekarang juga, sebelum Lisa mengeluarkan lebih banyak bisa nya untuk menyakiti hati sang pemuda.
Tetapi Lisa salah, pemuda itu malah melangkahkan kaki padanya lebih dekat.
"Aku anggap kau sedang berbohong, kau menangisi ku saat ingin berpisah denganku apakah itu wajar?" Lirih Jungkook terus mendekat pada Lisa.
"Aku takkan menjawabnya" ucapnya lagi, Jungkook sedikit membungkuk. Mengusap kedua pipi sang gadis yang basah akibat airmata.
"Aku tidak mau berpisah Lily- sekalipun kau membenciku" lirih Jungkook.
Lisa semakin terisak, menepis tangan sang pemuda agar tak menyentuh wajahnya.
Tetapi tangan Jungkook beralih pada bahu Lisa, pemuda itu ingin memeluknya tetapi lebih memilih mengecup puncak kepala sang gadis- mungkin untuk yang terakhir kali.
KAMU SEDANG MEMBACA
IDOL ROOMATE WITH BLACKPINK & BANGTAN
FanfictionPertemuan antara Blackpink dan Bangtan dibalut dengan variety Show bertajuk Idol Roomate With Blackpink & Bangtan. •LIZKOOK •TAENNIE •JIROSE •JINSOO Untuk 3 rapper Bangtan aku masih mikir untuk ship sama siapa but aku udah siapin untuk kalian jadi s...
