Felicia 20 tahun, gadis ceria yang patah hati karena pacar yang mencampakkannya. Pernikahan papanya membawa jalan kedekatanya dengan Reiga Pratama, laki-laki tampan yang merupakan adik dari sang mama tiri.
Hubungan aneh, lucu, menggemaskan dan terla...
Malam Minggu, kafe ramai pengunjung. Terlebih Reiga akan tampil malam ini, banyak pengunjung yang datang hanya khusus untuk melihat penampilannya.
Karena meja terisi penuh, Felicia terpaksa berdiri di belakang meja barista. Menatap para pengunjung dan sesekali membantu mencatat pesanan. Sementara Reiga dan Yuda, sibuk dengan penyajian makanan dan minuman.
Seorang wanita amat cantik dengan gaun tanpa lengan yang menunjukkan belahan yang dada indah, menghampiri meja Felicia dengan gemulia. Wanita itu memesan minuman dengan mata menatap Reiga penuh harap. Saat wanita itu sudah beranjak pergi, Yuda menghampiri Felicia dan berkata cukup serius.
"Aku yakin, Reiga akan bahagia kalau dapat cewek kayak gitu."
"Kenapa, Om?" tanya Felicia bingung.
"Yah, sexy, bahenol, dan dadanya ... wow!"
"Emang Om Reiga suka yang dadanya besar?"
"Siapa yang nggak, Fel. Apalagi Reiga yang terkenal suka mengencani yang sexy."
"Ngarang aja lo!" Reiga mendadak muncul dan mengelak bagian belakang kepala Yuda.
"Emang beneran,'kan? Coba hitung berapa banyak cewek yang coba Lo kencani, mereka rata-rata 36D."
"Hei, makin ngasal lo! Kapan gue lihat ukuran!"
"Normal Bro, gue pun gitu!"
"Lo aja kali. Jangan bawa-bawa gue!"
Felicia mendengarkan perdebatan dua laki-laki di depannya dan berpikir serius.