28. Ungkapan

9 4 0
                                        

Kepada para pembaca setia Remember You. Aku cuman mau ingetin cerita ini akan segera berakhir. Jadi siapin nyali yaa dengan apa yang akan terjadi nanti.
.
.
.
.

Happy Reading.

#####

Hara baru saja sampai rumahnya terlihat orang – orang rumah yang sedang sibuk dengan aktifitasnya masing – masing, hara yang tidak ingin dirinya kembali bad mood pun memilih berjalan kearah kamarnya tanpa berkata apa pun dia langsung memasuki kamar dan mengunci pintu kamarnya.

Apa sesulit ini mencintai seseorang ? apa sesulit ini juga terjebak dengan zona perasaan? pertanyaan itu lah yang belakangan ini muncul di fikiran hara entah karna apa.

Sejujurnya dia merasa bersalah kepada kedua orang tuanya mengenai dirinya yang berpacaran secara diam – diam walau pun ke dua kakaknya mengetahui hara yang memiliki hubungan dengan arul namun kedua kakaknya memilih diam karna pernah merasakan di situasi yang sama, begitu pula dengan naufal yang percaya pada hara aka nada saatnya hara memberitahu orang tuanya bahwa dia memiliki hubungan dengan seorang laki – laki.

Hara pun berjalan ke meja belajarnya mengambil sebuah buku dengan warna cover berwarna coklat, biasanya setiap malam dia selalu mencurahkan segala gundahnya kedalam buku ini. Bahkan hara sudah memiliki banyak buku yang menceritakan kisahnya. Namun sampai saat ini hara jarang mengutarakan kesehariannya. Sekarang – sekarang ini hara hanya menulis di kala dia sedih atau pun merasa itu adalah moment penting dalam hidupnya.

Kali ini fikirannya merasa bercabang di tambah lagi dirinya yang harus tetap meingkatkan kualitas belajarnya. Yang sekarang mampu hara lakukan hanya menulis kegelisahan yang dia rasakan didalam buku itu. Ya tidak ada yang tau, orang tuanya, kedua kakaknya bahkan naufal sekali pun. Hanya dirinya, buku ini dan tuhan yang mengetahui bagaimana dirinya sekarang.

#####

Arul tengah memperhatikan hp miliknya, tidak layar itu sama sekali tidak mati, melainkan layar itu menampilkan wajah seorang gadis yang begitu manis, saat dia tersenyum namun arul tidak tau seberat apa kehidupan dia di balik senyum itu, dia hara. Hara jarang sekali meceritakan masalah yang dia alami, yang arul tau selama ini hanya hara gadis yang sangat bahagia dan tekadang dia lucu. Hingga suatu yang tertutupi dari hara arul mengetahuinya perlahan.

Sebuah notif muncul di layar hpnya, itu chat dari april. Dia tidak ingin membalasnya namun karna suatu hal yang membuat dia harus membalas chat dari april. Ya april menyimpan banyak informasi terkait hara. Tentu saja bukan hal positif melaikan sebaliknya, karna april menyukai arul dan arul memiliki pacar yaitu hara jadi gak mungkin jika dia menyimpan informasi positif terkait hara.

April : yang gw denger info terakhir, kalo hara masih deket sama lo beberapa kakak kelas ada yang punya rencana buat ngelabrak dia atau ngerjain dia, gw gak tau itu kapan

April : inget janji lu ya, setelah gw kasih tau info ini lu mau jalan sama gw besok

Arul menghela nafasnya, ya bilang saja arul cowo paling bego karna mengiyakan persyaratan dari april, ini tidak lain untuk dia mengetahui bagaimana kondisi hara.

######

Hara hampir lupa bahwa hari ini pelajaran olahraga, dan kali ini praktek berenang, kebetulan pula hari ini bertepatan bagian kelas hara dan aure yang mendapatkan prakter berenang tersebut. Kebetulan tempat latihan berenang itu gak jauh dari sekolahnya. Beberapa teman kelasan hara sudah siap untuk berangkat ketempat tujuan, tapi berbeda dengan hara. Kali ini hara sedang berjalan kearah ruang guru dia sedang di temani oleh aure.

Remember YouTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang