Sore ini memang bisa di bilang sore yang melelahkan, hara masih berada di sekolah jam sudah hampir menunjukan pukul 17:30, hara tidak ingin terlalu lama beristirahat menghilangkan rasa lelahnya disini, dia ingin segera pulang beberapa menit yang lalu batre handphone hara mati mengakibatkan ia tidak bisa mengabari orang tuanya dan juga arul. Akhirnya hara memilih meraih tasnya yang ada di dekat tiang bendera dan segera pamit dengan yang lain.
Hara berjalan terburu - buru untuk sampai kedepan pagar sekolah dan mencari angkutan umum yang akan mengantarnya.
"Tin Tin" bunyi klakson motor seseorang, hara pun menoleh dan tersenyum saat melihat siapa pemilik kendaraan roda 2 tersebut.
"Tepat banget si, disuruh siapa kesini?" tanya hara sambil menaiki motor tersebut
"Siapa lagi?" tanyanya balik sambil memberikan helm kearah hara
"Mama, sorry ngerepotin ya?" ucap hara sambil memakai helm yang di berikan.
"Ayo fal jalan" ucap hara sambil menepuk pundak pengemudi itu, ya naufal yang menjemputnya pulang karna pesan dari mamanya.
Tanpa hara sadari ada pengendara motor yang memperhatikan mereka sambil menatap dengan kecewa dan tangan yang mengepal.
#####
Malam ini hara terbebas dari tugas untuk esok hari. Dia pun berjalan mengambil handphonenya yang baru saja selesai di isi daya saat menyalahkan handphone terlihat banyak nontifikasi telphone dan juga chat terlebih dari mamanya. Benar sekali saat tadi hara sampai di rumah mama sudah memarahinya karna terlambat pulang padahal mamanya sendirilah yang menyuruh noufal untuk menjemputnya tapi hal itu tak mengurangi sang mama untuk memarahinya.
Saat melihat chat lainnya itu dari arul, terlihat isi chat yang menampakkan bahwa dia sedang khawatir.
Arul : kamu udah pulang belum? Kok tumben belum ngabarin.
Arul : udah pulang ya bagus deh hati - hati di jalan
Dari mana dia tau kalau hara sudah pulang. Tak ingin berlama membiarkan balasan itu kosong hara pun langsung membalasnya
Hara : iya udah pulang kok, maaf tadi gak ngabarin soalnya batre handphone aku abis
Seusai membalas chat arul tentu aja ada suatu hal yang aneh, ceklis 1 hara pun melihat jam dinding di kamarnya ini baru menunjukkan pukul 08 malam ini tentu bukan jam arul tidur. Mungkin dia sedang mematikan handphonenya.
Krekk
"Anterin cari makan yuk" ucap kakak memasukin kamar hara namun hanya menampakkan kepalanya saja, hara pun menjawabnya dengan anggukan.
Hara pun mengambil jaket yang ada di dalam lemari dan tidak lupa membawa handphonenya langsung menyusul kakaknya yang sudah keluar rumah terlebih dahulu.
"Naik apa?" tanya hara saat melihat kakaknya membuka garasi rumah
"Mobil aja ya, gw mau sate padang deket stasiun yang enak di situ" jelas kakaknya. Hara hanya mengangguk sambil menunggu kakaknya mengeluarkan mobil dari garasi. Setelah selesai hara pun sempat mengechek handphonenya tumben banget belum bales
"Ayo" ucap kakak mengajak hara yang tengah berdiri di samping mobil
Hara yang tersadar pun langsung masuk kedalam mobil. Di dalam mobil mereka berbincang banyak hal tapi hara terus menerus mengechek handphonenya, tetap tidak ada yang berubah, tidak ada notif di sana.
"Udah nyampe ayo turun" ucap kakak sambil melepas bet
"MBA PARKIRNYA AGA KESANAAN DIKIT TAKUT ADA MOTOR KENCENG LEWAT" teriak tukang parkir yang berjaga disana.
"Emangnya siapa yang mau ngendarain motor dengan kecepatan tinggi jam segini" ucap hara heran
"Disini kan jalan yang suka di pake sama orang - orang buat balap motor" ucap kakak
"Emang si jalannya lumayang luas dan gak ada angkutan umum yang lewat tapi tetep aja serem kalo yang lewat motor yang kebut - kebutan" lanjut kakak, sedangkan hara hanya mendengarkan ocehan kakaknya.
Mereka pun turun dari mobil dan berjalan menuju tukang sate padang yang bersebelahan dengan tukang ketoprak.
"Mas bungkus 1 aja ya" ucap kakak sambil menarik salah satu kursi, hara yang ada di belakangnya pun hanya mengikuti sang kakak
"Iya gw tau lu menang"
"Iyaa ini gw lagi beliin ketoprak langganan lu, bawel banget si"
"Hah!! Dia ngajakin satu putaran lagi, gila apa dia gak nerima kalo dia emang udah kalah"
Ucap seseorang yang mengganggu pendengaran hara, saat dia melihat ternyata ada seorang lelaki yang sedang berdiri di balik tukang ketoprak yang bersebelahan dengan sate padang.
Hara sempat mendengar obrolannya karna suaranya yang terlalu besar saat menelphone. Hara pun berusaha melihat siapa yang tadi mengganggu pendengarannya. Saat tukang ketoprak itu menunduk terlihat sudah wajah siapa dia sana
"Riz.."
"Udah lu jangan kebawa emosi, jangan di tanggepin lah, gw tau lu juga tadi emang lagi emosi gara - gara dia, yaudah sekarang lu duel lagi sama rival lu jangan pake emosi juga, nanti lu bukannya menang malah kalah lebih - lebih nanti kalo lu kecelakan gimana"
Hara yang hendak memanggil orang tersebut berhenti karna dia kembali menjawab panggilan telphonenya
"Iya arul gw tau lu jago di arena tapi kalo lu sekarang lagi emosi lu pikir bisa menang, yaudah - yaudah gw langsung ke sono" ucapnya yang membuat hara berfikir sebentar. Orang yang sedari tadi menelphone dan mengganggu pendengaran hara adalah rizki yang ternyata tengah menelphone arul di sebrang sana.
Maksudnya arul lagi main arena, permainan apa yang ngelibatin arena. Jangan - jangan. hara pun langsung berdiri dari posisi duduknya BALAPAN.
"Kak, gw tinggal dulu sebentar" ucap hara sambil berjalan hendak mengejar rizky yang tengah bersiap berjalan menyebrang
"Mau kemana?" tanya kakak yang hara hiraukan begitu saja
Saat rizky hendak menyebrang hara sempat untuk memegang pundaknya.
"Hara, loh.. Ko.. Kok lu bisa di sini" ucap rizky yang sedikit gugup hara yang mendernyanya pun menatap rizky
"Bawa gw ke arena yang lu maksud" ucap hara yang membuat rizky terkejut.
#####
Hai guys,
Yang nunggu cerita ini maaf banget yaa lama updatenya.
Dan kali ini updatenya lama banget ya.
.
.
.
Aku niatnya mau update cerita ini slow update aja. Gak mau terlalu terburu - buru.
Thanks yang udah setia nungguin ceritanya.
Setelah beres cerita ini aku bakal revisi dan bakal siap di terbitin, jadi stay terus yaa.
.
.
.
.
.
Jangan lupa vote and commen yaa
TINGGALKAN JEJAK.
KAMU SEDANG MEMBACA
Remember You
Fiksi Remaja[REVISI] #Don't forget to follow oke #DONT PLAGIAT!! ~Rasa Jatuh Cinta yang Menjerat~ "sebenernya kamu nganggep aku apa rul?" Tanya hara "Seperti kamu nganggep aku" jawab arul ##### Hara Aqie gadis yang merasakan rasanya jatuh cinta dan memiliki...
