25. Ciuman

3.4K 113 9
                                        

"Mau masuk dulu gak?" tanya Mega kepada Kenzie yang sudah sampai di depan rumah nya Mega.

Kenzie berfikir sebentar "Boleh deh. Laper juga" jawab Kenzie sambil menyengir.

Mega menggeleng geleng kepala "Dasar" kata Mega.

Akhirnya Kenzie masuk kedalam rumah nya. Kenzie menunggu di ruang tamu. Sedangkan Mega pergi ke kamar nya untuk menaruh tas sekolah nya dan mengganti pakaian nya.

Kenzie melihat lihat sekeliling rumah nya. Walaupun rumah ini tidak sebesar dengan rumah Kenzie. Karna rumah Kenzie benar benar luas. Bahkan rumah Mega hanya separuh nya rumah Kenzie. Mega kembali dengan kaos biasa dan celana selutut.

"Mau makan apa?" tanya Mega yang duduk di sebelah Kenzie.

"Apa aja bebas" jawab Kenzie santai.

"Bi" teriak Mega yang memanggil pembantu nya.

Kenzie memegang pipi Mega "Aku mau kamu yang masak. Bukan pembantu kamu" kata Kenzie yang tersenyum.

Mega menghela nafas nya "Emang ya cowok tuh ribet" kata Mega yang bangkit dari duduk nya lalu pergi ke dapur.

Kenzie hanya tertawa lalu mengikuti kemana Mega pergi. Mega mulai mempersiapkan bahan bahan nya untuk yang di makan. Sedangkan Kenzie hanya memperhatikan Mega saja yang sibuk mondar mandir kesana kesini.

"Jangan liatin aja, sini bantuin" kata Mega kepada Kenzie.

"Siap ibu negara" jawab Kenzie yang tersenyum.

Akhirnya Kenzie membantu Mega memasak. Walaupun Kenzie hanya memotong bawang saja tetapi itu sudah termasuk membantu Mega walaupun haya sedikit. Mega memasak Mie Tiaw dengan bakso dan sosis.

"Kamu cantik" goda Kenzie yang terus memperhatikan Mega.

Mega tersenyum miring "Gombal terus" jawab Mega yang fokus masak.

Kenzie hanya tertawa kecil. Pada saat Mega ingin mengambil Mie Tiaw nya yang berada di dekat Kenzie, tangan mereka bersetuhan lalu saling menatap. Kenzie mendekat ke arah Mega.

Cup.

Kenzie melumat bibir Mega, Mega yang kaget dengan kelakuan Kenzie kepadanya. Ia bingung harus berbuat apa. Dan akhirnya Mega membalas ciuman Kenzie.

"Ekhem" kata Bagas yang tiba tiba datang.

Mega dan Kenzie langsung melepaskan ciuman mereka. Mega langsung mati kutu. Sedangkan Kenzie ia sangat santai.

"Sejak kapan lo disitu bang?" tanya Mega yang masih kaget dengan kehadiran Bagas.

"Dari tadi makanya jangan keasikan. Kalau mau masak ya masak. Kalau mau ciuman ya ciuman" jawab Bagas yang langsung pergi meninggalkan mereka berdua.

Mega memukul lengan Kenzie "Kamu sih segala cium cium aku" omel Mega.

Kenzie tersenyum "Tpi kamu menikmati nya juga" jawab Kenzie.

Mega menghiraukan omongan Kenzie. Ia lanjut memasak. Kenzie duduk di kursi meja makan sambil menunggu masakan yang di buat Mega selesai. Beberapa menit kemudian akhirnya masakan Mega sudah matang, dan ia langsung menaruh nya di meja makan.

Tidak lama dari itu Bagas datang menghampiri mereka berdua. Bagas mengambil piring nya lalu mengambil Mie Tiaw yang sudah di buat oleh Mega. Bagas dan Kenzie hanya saling menatap tetapi tidak ngobrol satu kata pun kepada nya. Mega hanya memperhatikan mereka berdua..

"Ngobrol dong jangan diem dieman aja" kata Mega kepada Kenzie dan Bagas.

Bagas mendekat ke arah Kenzie "Kalau bukan lo pacar nya Mega udah gue habisin lo disini" kata Bagas pelan lalu pergi meninggalkan nya.

Girlfriend In Enemy [✓]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang