Jangan lupa untuk Vote dan Coment nyaa :)
___________________________________________
Setelah acara makan makan bersama ketiga sahabat nya itu, Mega langsung pergi meninggalkan mereka. Di tengah perjalanan pulang Mega masih melihat Trouble Makers dan Bachelor's masih berantem di tengah jalan. Mega berhenti lalu membuka helm nya dan melihat perkelahian sebentar.
"Serival apa sih mereka" kata Mega kepada diri nya sendiri.
Mega masih memperhatikan mereka yang sedang berkelahi. Tiba tiba ada satu seorang cowo yang mengetahui keberadaan Mega yaitu Kenzie ketua dari Trouble Makers. Mega langsung buru buru pergi meninggalkan tempat itu.
"Gue cabut ada urusan sebentar" kata Kenzie kepada Elang.
"Loh Ken bentar lagi ini perkelahian nya selesai loh. Masa lo mau cabut aja" jawab Elang.
Kenzie menghiraukan omongan Elang. Ia langsung bergegas mengejar Mega yang tampak nya sudah jauh. Mega melihat dari kaca spion motor nya ada seseorang yang mengikuti nya, Mega langsung berhenti di tempat yang cukup sepi.
"Ada apa lo ngikutin gue?" tanya Mega kepada cowok yang sudah berada di hadapan nya itu.
"Seharusnya gue yang nanya sama lo, ngapain lo tadi berhenti?" tanya balik Kenzie.
"Kebetulan gue lewat situ, salah kalau gue liat?" tanya balik Mega.
Cantik sih tapi jutek. Batin Kenzie.
"Buang buang waktu gue aja" kata Mega yang memasangkan helm nya lau melajukan motor nya.
Kenzie masih menatap kepergian Mega. Setelah itu ia kembali ke motor nya lalu pergi ke tempat yang tadi.
***
Malam hari nya Mega sedang menonton televisi bersama Nenek nya di ruang tengah. Mega menatap Nenek nya lalu memeluk nya.
"Makasih ya Nek udah mau ngurus Mega" kata Mega lembut.
Nenek mengelus rambut Mega "Mega gausah berterima kasih sama Nenek. Dan Nenek udah anggep Mega sebagai anak Nenek sendiri" kata nya.
Mega melepaskan pelukan nya "Maksud nya gimana Nek?" tanya Mega bingung.
"Nenek nemuin Mega di dekat tempat sampah. Waktu itu hujan deras yaudah Nenek memutuskan untuk ngerawat Mega sampai sebesar ini" kata Nenek.
Jujur Mega sakit hati mendengar Nenek nya mengatakan nya dengan jujur. Tapi Mega tetep bersyukur, ia di rawat dengan penuh kasih sayang. Mega berjanji kepada diri nya sendiri bahwa Mega tidak akan pernah mencari orang tua nya.
Mega tersenyum "Makasih yah Nek" kata nya.
Nenek nya mengangguk "Mega gamau cari orang tua Mega?" tanya Nenek.
Mega tersenyum sinis "Buat apa Mega cari orang tua Mega? Toh mereka gak sayang sama Mega" jawab Mega.
"Gaboleh gitu Mega. Sejahat jahat nya orang tua bagaimana pun juga itu tetep orang tua kamu" kata Nenek yang mulai menasehati Mega.
"Iya Nek. Tapi sampai kapan pun Mega gamau cari orang tua Mega. Kalau mereka sayang sama Mega pasti mereka bakal nyariin Mega Nek. Buktinya aja sampai Mega sebesar ini mereka gak cari Mega" kata Mega.
"Yasudah, kalau gitu Nenek tidur dulu yah" kata Nenek yang bangkit dari duduk nya.
"Mau Mega anterin ke kamar?" tanya Mega.
"Gausah Nenek bisa sendiri kok, kamu jangan tidur malam malam" kata Nenek yang pergi meninggalkan Mega.
***
KAMU SEDANG MEMBACA
Girlfriend In Enemy [✓]
Novela Juvenil[FOLLOW SEBELUM MEMBACA, SEBAGAI TANDA MENGHARGAI] Kenzie Valerian ketua dari Trouble Makers. Mempunyai sifat yang emosional, cuek, pemabuk, dan bahkan tidak suka dengan orang yang menganggap diri nya rendah. Bagas Maheswara ketua dari Bachelor's. M...
![Girlfriend In Enemy [✓]](https://img.wattpad.com/cover/230004404-64-k919097.jpg)