"Meg" panggil Kenzie yang langsung memegang tangan Mega dan akhirnya mereka berdua berhenti.
"Kenapa?" tanya Mega.
"Jangan marah sayang. Tadi gue cuman nolongin aja, gak ada maksud apa apa" jelas Kenzie.
"Iya" jawab Mega yang langsung masuk kedalam ruangan bioskop itu.
Kenzie hanya menghembuskan nafas nya lalu mengikuti Mega dari belakang. Pada saat Mega menaiki tangga kecil ia kesandung dan cowok di samping Mega langsung menolong Mega dan langsung memegang pundak Mega agar tidak terjatuh. Kenzie yang melihat itu langsung panas hati nya dan melepaskan tangan cowok itu dari pundak Mega.
"Gausah pegang pegang" kata Kenzie yang menatap cowok itu.
Cowok itu hanya tersenyum saja. Kenzie langsung menuntun Mega ke tempat duduk yang sudah di pilih Mega karna Mega memilih bagian atas kursi paling pojok.
"Gue gak rela lo di pegang pegang sama cowok lain" kata Kenzie yang sudah duduk di pojok sedangkan Mega di samping nya.
Mega hanya diam.
"Meg jawab gue" kata Kenzie yang masih memegang tangan nya.
Rasain lo, gak enak kan di gituin. Batin Mega.
Tangan Kenzie mengarahkan wajah Mega agar melihat wajah nya Kenzie "Gue lagi ngomong sama lo" kata Kenzie.
Mega menghembuskan nafas nya "Gak enak kan di gituin? Gue juga gak rela lo pegang pegang cewek lain selain gue" kata Mega yang masih sedikit kesal dengan Kenzie.
Kenzie tersenyum "Cemburu yaa" goda Kenzie.
"Gak" jawab Mega yang melirik Kenzie sinis.
Kenzie senyum senyum dan mencium tangan Mega "Bohong ah" kata Kenzie.
"Bodo amat terserah lo" jawab Mega.
Kenzie langsung merangkul Mega dan memainkan wajah Mega dengan tangan nya itu.
"Jangan marah lagi ya ya ya" kata Kenzie yang tersenyum.
Mega mengangguk.
"Tukeran duduk nya gue mau di pojok" kata Mega.
Kenzie langsung bangkit dari duduk nya dan Mega pun sama karna ia sedang bertukar tempat duduk. Kenzie pun terus memperhatikan wajah pacar nya itu Mega.
"Kenapa liatin gue terus?" tanya Mega heran.
"Enak aja mandang lo, di banding mandang layar bioskop" jawab Kenzie.
"Bucin dasar" kata Mega yang tertawa kecil.
Tidak lama kemudian film horror nya di mulai. Kenzie mulai menatap layar bioskop itu dan sedangkan tangan mereka berdua saling mengeratkan jari jemari nya. Baru 10 menit mulai Kenzie pun mulai merasa bosan dengan film nya itu. Ia langsung menatap wajah Mega.
"Kenapa? Bosen film horror nya?" tanya Mega yang menatap Kenzie juga.
Kenzie mengangguk.
"yaudah liatin gue aja biar ga bosen" jawab Mega yang tersenyum.
Kenzie pun ikut tersenyum. Sepanjang film Kenzie beneran melihat wajah Mega yang berada di samping nya itu, sedangkan Mega ia fokus menonton film horror nya itu.
"Gue ngantuk Meg" kata Kenzie yang memasang wajah imut nya.
"Yaudah tidur sini" kata Mega yang mengarahkan pundak nya itu kepada Kenzie.
Dan akhirnya Kenzie pun tertidur di pundak Mega. Tangan mereka masih menggenggam satu sama lain. Mega pun terkejut dengan film horror nya.
"Kalo takut gausah nonton film horror" kata Kenzie yang mata nya merem.
KAMU SEDANG MEMBACA
Girlfriend In Enemy [✓]
Teen Fiction[FOLLOW SEBELUM MEMBACA, SEBAGAI TANDA MENGHARGAI] Kenzie Valerian ketua dari Trouble Makers. Mempunyai sifat yang emosional, cuek, pemabuk, dan bahkan tidak suka dengan orang yang menganggap diri nya rendah. Bagas Maheswara ketua dari Bachelor's. M...
![Girlfriend In Enemy [✓]](https://img.wattpad.com/cover/230004404-64-k919097.jpg)