BRAK!
Pintu dibuka secara kasar oleh Yeosang, sambil ia menunjukkan wajah kesalnya.
"CHOI JONGHO! CHOI BOMIN! BANGUN!" seru Yeosang membangunkan suaminya dan anak laki-lakinya yang sedikit lagi akan berumur lima tahun.
Jongho pun langsung duduk, walaupun dengan mata yang masih sedikit tertutup. "Hah? Ada apa?"
Yeosang menarik telinga Jongho. "Kamu tuh ya, aku udah panggil berkali-kali untuk minta bangunin Bomin tapi kamu malah ikut tidur."
Jongho mengaduh kesakitan. "Aduh, sakit, Sang."
"Papa, kok telinga Daddy dijewer?" tanya Bomin yang melihat kedua orangtuanya itu.
Yeosang melepaskan tangannya pada telinga Jongho, lalu ia tersenyum pada anaknya dan mengelus kepala anaknya. "Bomin, sayang, lain kali jangan kayak Daddy-mu ya. Kalau denger Papa udah teriak nyuruh bangun, kamu langsung bangun, jangan ngikutin Daddy."
Bomin mengangguk. "Iya, Pa. Papa kok pake baju rapi?"
"Masa kamu lupa? Hari ini kita mau ketemu adik kamu," ucap Yeosang.
Mata Bomin membulat, lalu ia langsung melompat di kasur karena senang. "Hore! Bomin ketemu adik!"
Yeosang tertawa kecil melihat tingkah laku Bomin, lalu mencubit pelan pipi anaknya itu. "Yaudah, kamu mandi dulu, habis itu sarapan. Papa udah bikin sandwich tadi."
Bomin mengangguk, lalu segera turun dari tempat tidur dan pergi ke kamar mandi.
Lalu Yeosang pun menatap Jongho. "Mandi sana."
"Males," ucap Jongho. "Masih ngantuk."
Yeosang kembali menarik telinga Jongho. "Mandi! Salah sendiri kemarin begadang nonton film padahal udah aku suruh tidur."
Jongho tertawa kecil. "Tanggung kalau nggak dilanjutin. Aku tidur lagi ya. Tiga puluh menit aja. Kan rumah sakit nggak jauh ini."
Jongho pun kembali membaringkan tubuhnya, namun keduanya kakinya langsung ditarik oleh Yeosang. "Mandi, Choi Jongho!"
"Hm... Males..."
"Nggak aku kasih jatah ya!"
Mata Jongho membulat. "Iya, iya, aku mandi."
Sebuah jitakan mendarat di kepala Jongho. "Gitu aja semangat. Kamu mandi, aku mau bangunin Beomgyu dulu."
Jongho mengangguk, lalu menuruti perintah Yeosang untuk mandi. Sedangkan Yeosang pergi ke kamar Beomgyu yang berada di sebelah kamarnya dengan Jongho.
Jongho dan Yeosang sudah membeli rumah dan tidak lagi tinggal di apartemen. Beomgyu juga tinggal bersama Jongho dan Yeosang, dan ikut membantu pasangan itu dalam mengurus Bomin. San dan Wooyoung juga sudah kembali menetap di Indonesia, dan memilih untuk tinggal di rumah yang berada di sebelah rumah Jongho dan Yeosang.
Yeosang mengetuk pintu kamar Beomgyu. "Beomgyu? Kakak masuk ya?"
Yeosang pun membuka pintu kamar tersebut, dan masuk ke dalam kamar. Yeosang melihat Beomgyu yang sedang tertidur dengan laptop yang masih terbuka.
Yeosang menggelengkan kepalanya. Pasti Beomgyu tak sengaja tertidur ketika sedang menonton film. Yeosang menutup laptop Beomgyu dan meletakkannya di meja, lalu menghampiri Beomgyu.
"Gyu, bangun, yuk." Yeosang sambil menggoyangkan tubuh Beomgyu.
Berbeda dengan kakaknya, Beomgyu langsung bangun ketika Yeosang membangunkannya.
"Kenapa, Kak?" tanya Beomgyu yang masih mengantuk.
"Kakak, Jongho, sama Bomin mau ke rumah sakit, mau jemput keponakan kedua lo. Lo tunggu di rumah ya. San sama Wooyoung bentar lagi kesini kok," ucap Yeosang.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐋𝐎𝐕𝐄 𝐎𝐑 𝐇𝐀𝐓𝐄 || 𝐉𝐎𝐍𝐆𝐒𝐀𝐍𝐆
FanfictionDimulai dari Jongho dan Yeosang yang saling membenci, namun perlahan mulai merasakan cinta kepada satu sama lain. - - - WARNING! BxB (a little bit of GxG) top jongho bottom yeosang some scenes can make you feel uncomfortable [COMPLETE]
