CHAPTER 12 - My Doctor

8.6K 389 5
                                    

Pikirannya kacau saat melihat wanita yang paling dibencinya datang kembali ke dalam kehidupannya, Arka berdiri didepan kaca melihat keluar dengan melipat kedua tangannya.

Selang 2 jam ada pengumuman bahwa semua dokter diminta berkumpul di ruang pertemuan kecuali dokter yang sedang ada jadwal operasi atau darurat.

Arka memukul pegangan kursi saat mengetahui bahwa pertemuan itu adalah pertemuan untuk memperkenalkan dokter baru yaitu Faya.

"What the f*ck! Apa-apaan ini Kaa?" Ucap Daffa saat dia duduk di pinggir Arka, dia terlambat datang dan melihat Arka sedang menahan amarahnya.

"Halo selamat siang, saya Faya Alisa mulai hari ini saya bergabung dibagian bedah saraf atau neurosurgeon, mohon bantuannya"

Pertemuan belum selesai tapi Arka langsung meninggalkan ruang pertemuan diikuti oleh Daffa, dari kejauhan terlihat Faya sedang berbincang dengan dokter lain yang mengucapkan selamat datang kembali.

"Dokter Santi" panggil Arka saat melihat Santi keluar juga dari ruang pertemuan. "Bareng dokter Ahza gak?"

Santi menggeleng. "Dokter Ahza lagi ada operasi dok, kayaknya bakal standby malam ini"

Arka mengangguk lalu menginggalkannya. "Dokter Santi, makasih ya infonya, sorry temen gw emang gak punya akhlak" ucap Daffa yang dibalas dengan senyuman.

Daffa yang mengekorinya masuk ke ruangan Arka baru membuka suara saat sudah berada didalam. "Kok bisa sih Ka?"

"Gw juga gak tau!" Ucapnya kesal. "Sialam emang tu cewe, harus gw apain!" Sambil memukul meja.

"Chill bro! Lo udah ngomong ke WaDir belum?"

"Belum, sialan tuh orang juga ingkar janji!"

Daffa menghela nafas, tidak ada yang bisa dilakukan karena ini adalah masalah Arka yang harus dibereskannya sendiri seperti 2 tahun lalu.

"Faya tau gak kalo lo udah nikah sama Ahza?"

"Mana gw tau! Buat ngobrol aja gw udah jijik!"

"Lo mending cerita sama Ahza soal ini, jangan sampe dia salah paham"

"Iya nanti, gw mau nenangin diri dulu, sekarang gw mau ketemu si gila WaDir itu!"

"Oke, untung Ahza standby malam ini jadi lo bisa nenangin diri dulu. Lagian si uler ngapain lagi sih dateng, dunia udah adem ayem tanpa dia" gerut Daffa.

Arka menghiraukannya, tak lama dia keluar menemui wakil direktur sesuai dengan ucapannya pada Daffa.

...

Arka: Mas pulang duluan ya
Kamu standby kan malam ini
Takecare

Ahza membaca pesan dari suaminya, tidak biasanya dia seperti ini karena biasanya Adka pasti akan menunggu diruangan Ahza jika sudah waktunya pulang.

"San, pasien stabil kan?"

"Iya dok, 5 menit yang lalu aku cek stabil, kalo dokter mau pulang gak apa-apa pulang aja, aman ko, kalo ada masalah aku langsung telepon dokter deh"

"Oke thank you ya"

Taksi yang dipesannya sudah berada di lobby, Ahza masuk dan meninggalkan rumah sakit tepat pukul 11 malam. Saat memasuki penthousenya hanya kegelapan yang terlihat, seperti tidak ada orang karena lampu masih padam.

"Mas?" Tidak ada jawaban, Ahza berjalan masuk dan menyalakan lampu. "Mas Arka...?"

Penthouse sudah dia cek dan hasilnya tidak ada orang di penthouse ini padahal Arka sudah pulang dari jam 8 malam dari pesan yang dia terima.

My Doctor Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang